Syarat SBU BS011 2026 Terbaru: 9 Dokumen Wajib Pelabuhan

Tim Konsultan Mitra Konstruksi
- Terbit
- Diperbarui
- Waktu baca
- 8 menit baca
Seri panduan · bagian 2 dari 5
- 1. Panduan SBU BS011 Konstruksi Pelabuhan Bukan Perikanan 2026
- 2. Syarat SBU BS011 2026 Terbaru: 9 Dokumen Wajib Pelabuhan
- 3. Biaya Pengurusan SBU BS011 2026: Paket All-In & Perbandingan Lengkap
- 4. Kendala Pengurusan SBU BS011 dan Solusi Praktisnya
- 5. Beda SBU BS011 dan Subklasifikasi Terkait 2026: Panduan Lengkap
Untuk mengurus SBU BS011 Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan tahun 2026, badan usaha wajib menyiapkan 9 dokumen utama yang diverifikasi melalui sistem SIKI LPJK, SIMPK, dan SIMPAN sesuai SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025. Dokumen yang paling sering menyebabkan permohonan tertahan adalah NIB dengan KBLI yang belum dikonversi ke KBLI 2025 — bukan masalah teknis SKK seperti yang banyak diasumsikan. Subklasifikasi ini menggunakan KBLI 42912 dan mencakup pekerjaan dermaga, jetty, serta infrastruktur pelabuhan non-perikanan yang proyeknya banyak berasal dari Kemenhub. Seluruh persyaratan mengacu pada PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025.
Apa Saja Daftar Lengkap Syarat Dokumen SBU BS011?
Berikut seluruh dokumen yang diperlukan untuk pengajuan SBU BS011 kualifikasi Kecil, Menengah, Besar, maupun Spesialis. Perhatikan kolom "Yang Sering Salah" — hampir semua penolakan bersumber dari satu dari tiga poin di sana.
| No | Dokumen | Detail Ketentuan | Yang Sering Salah |
|---|---|---|---|
| 1 | Akta pendirian dan perubahan terakhir | Disahkan Kemenkumham. CV cukup akta notaris; PT wajib SK pengesahan Kemenkumham. | Menggunakan akta lama sebelum perubahan susunan pengurus terkini — LSBU menolak otomatis. |
| 2 | NIB dari OSS RBA memuat KBLI 42912 | KBLI harus sudah dikonversi ke KBLI 2025. Cek di OSS RBA sebelum mendaftar. | KBLI masih versi lama (KBLI 2020) atau KBLI 42912 belum tercantum — penyebab tertahan paling umum. |
| 3 | NPWP badan usaha aktif | Status wajib aktif, bukan non-efektif. Verifikasi di ereg.pajak.go.id. | NPWP berstatus non-efektif karena tidak lapor SPT 2 tahun berturut-turut. |
| 4 | Neraca keuangan dengan ekuitas minimum | Kecil: Rp300 juta tanpa audit KAP. Menengah dan Besar wajib audit KAP terdaftar OJK. | Ekuitas tidak mencapai ambang batas karena belum menghitung akumulatif seluruh subklasifikasi yang diajukan sekaligus. |
| 5 | SKK PJTBU jenjang aktif di SIKI LPJK | Status tenaga tetap di badan usaha ini, tidak merangkap di badan usaha lain. Cek lpjk.pu.go.id. | SKK masih terdaftar aktif di badan usaha lain — sistem SIKI otomatis menolak. |
| 6 | SKK PJSKBU jenjang aktif di SIKI LPJK | Ketentuan non-rangkap jabatan sama dengan PJTBU. PJBU tidak dipersyaratkan ber-SKK. | Menggunakan SKK yang sedang dalam proses perpanjangan — status belum aktif di sistem. |
| 7 | Satu peralatan utama tercatat di SIMPK | Milik sendiri atau sewa dengan perjanjian minimal 1 tahun. Pemilik yang menyewakan juga harus mencatatkan di SIMPK. | Perjanjian sewa tidak mencantumkan durasi 1 tahun secara eksplisit — verifikator SIMPK menolak. |
| 8 | Dokumen SMAP atau surat komitmen | Pilihan: ISO 37001, dokumen penerapan SMAP, PANCEK KPK minimal 70% indikator, atau surat komitmen (berlaku 3 tahun — hanya untuk pengajuan baru Kecil, tidak berlaku perpanjangan). | Mengajukan surat komitmen untuk perpanjangan — tidak diterima oleh sistem. |
| 9 | Rekaman pengalaman kerja di SIMPAN | Hanya wajib untuk perpanjangan. Kontrak harus tercatat di SIMPAN sesuai subklasifikasi BS011. Pengajuan baru tidak dipersyaratkan penjualan tahunan. | Kontrak belum terinput di SIMPAN — fisik kontrak ada tetapi tidak tercatat di sistem. |
Dokumen Apa yang Paling Sering Menyebabkan Penolakan?
Dari data pengurusan yang kami tangani, tiga dokumen berikut bertanggung jawab atas lebih dari 70% kasus permohonan BS011 yang tertahan atau ditolak di tahap verifikasi LSBU.
1. NIB dengan KBLI yang Belum Dikonversi ke KBLI 2025
Masalah: Sistem OSS RBA mewajibkan seluruh badan usaha konstruksi menggunakan KBLI 2025. Banyak perusahaan yang berdiri sebelum 2024 masih memiliki NIB dengan kode KBLI versi lama. Bahkan jika angka KBLI-nya sama (42912), sistem SIKI LPJK tetap mendeteksi versi KBLI yang digunakan. Ketidaksesuaian ini adalah penyebab tertahan paling umum berdasarkan data internal kami — lebih sering dari masalah SKK.
Solusi: Login ke OSS RBA (oss.go.id), masuk ke menu perubahan data NIB, dan lakukan konversi KBLI 2025. Pastikan KBLI 42912 tercantum eksplisit di NIB yang terbit ulang. Unduh NIB baru setelah konversi berhasil dan verifikasi nomor NIB tidak berubah.
Estimasi waktu penyelesaian: 3–7 hari kerja jika data perusahaan di OSS sudah lengkap dan tidak ada persyaratan tambahan dari sistem RBA.
2. SKK PJTBU atau PJSKBU Masih Terdaftar Aktif di Badan Usaha Lain
Masalah: SIKI LPJK di lpjk.pu.go.id menerapkan validasi otomatis yang menolak SKK yang masih aktif terdaftar sebagai tenaga tetap di badan usaha lain. Satu SKK hanya bisa menjadi tenaga tetap di satu badan usaha pada waktu yang sama. Banyak kasus di mana SKK sebenarnya sudah tidak aktif bekerja di perusahaan lama, tetapi proses pelepasan di sistem belum dilakukan.
Solusi: Minta badan usaha lama melakukan pelepasan SKK melalui SIKI LPJK. Jika badan usaha lama tidak kooperatif, pemegang SKK dapat mengajukan permohonan pelepasan mandiri ke LPJK dengan melampirkan surat keterangan tidak aktif bekerja. Proses ini memerlukan koordinasi langsung dengan LPJK di lpjk.pu.go.id.
Estimasi waktu penyelesaian: 5–14 hari kerja tergantung respons badan usaha lama dan antrian di sistem SIKI.
3. Perjanjian Sewa Peralatan Tidak Memenuhi Syarat SIMPK
Masalah: Untuk peralatan sewa, verifikator SIMPK memeriksa tiga hal: (a) durasi sewa minimal 1 tahun tercantum eksplisit, (b) pemilik peralatan telah mencatatkan alat tersebut di SIMPK atas namanya sendiri, dan (c) spesifikasi alat di perjanjian sewa cocok dengan data di SIMPK. Perjanjian sewa yang menggunakan frasa "minimal satu tahun" atau "jangka panjang" tanpa tanggal mulai dan akhir yang spesifik sering ditolak.
Solusi: Buat perjanjian sewa dengan mencantumkan tanggal mulai, tanggal berakhir (minimal 12 bulan dari tanggal permohonan SBU), spesifikasi alat lengkap, dan nomor registrasi SIMPK milik pemilik alat. Pastikan pemilik alat mendaftarkan alatnya terlebih dahulu di SIMPK sebelum perjanjian sewa dibuat.
Estimasi waktu penyelesaian: 2–5 hari kerja untuk perjanjian sewa baru; 7–14 hari kerja jika pemilik alat belum mendaftarkan di SIMPK.
Bagaimana Persyaratan Keuangan Ekuitas, Neraca, dan KAP?
Persyaratan keuangan SBU BS011 berbeda signifikan antar kualifikasi — terutama pada kewajiban audit KAP dan ambang ekuitas minimum. Kualifikasi Kecil memiliki keringanan berupa tidak wajib audit KAP dan tidak ada persyaratan penjualan tahunan untuk pengajuan baru.
| Kualifikasi | Ekuitas Minimum | Penjualan Tahunan Minimum | Wajib Audit KAP | Masa Berlaku SBU |
|---|---|---|---|---|
| Kecil | Rp300.000.000 | Tidak dipersyaratkan (pengajuan baru) | Tidak | 3 tahun |
| Menengah | Rp2.000.000.000 | Rp2.500.000.000 | Ya — KAP terdaftar OJK | 3 tahun |
| Besar | Rp25.000.000.000 | Rp50.000.000.000 | Ya — KAP terdaftar OJK | 3 tahun |
| Spesialis | Tidak ditetapkan | Tidak dipersyaratkan | Tidak | 3 tahun |
Catatan penting ekuitas akumulatif: Jika badan usaha mengajukan lebih dari satu subklasifikasi sekaligus, ekuitas dihitung secara akumulatif. Contoh: badan usaha yang mengajukan BS011 dan satu subklasifikasi lain secara bersamaan di kualifikasi Kecil harus memiliki ekuitas total yang memenuhi persyaratan gabungan. Neraca keuangan untuk kualifikasi Kecil boleh dibuat sendiri tanpa audit KAP, namun harus ditandatangani oleh pimpinan badan usaha dan memuat data yang dapat diverifikasi. Untuk kualifikasi Menengah dan Besar, laporan keuangan wajib diaudit oleh Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di OJK — bukan hanya akuntan publik individual.
Komitmen SMAP untuk kualifikasi Kecil menggunakan surat komitmen dengan masa berlaku 3 tahun — tetapi perhatikan bahwa surat komitmen ini tidak berlaku untuk perpanjangan. Pada saat perpanjangan, badan usaha Kecil harus sudah memiliki dokumen SMAP aktual (ISO 37001 atau PANCEK KPK minimal 70% indikator).
Bagaimana Persyaratan SKK PJTBU dan PJSKBU untuk SBU BS011?
Penanggung Jawab Teknik Badan Usaha (PJTBU) dan Penanggung Jawab Subklasifikasi Badan Usaha (PJSKBU) adalah dua posisi SKK yang wajib terpenuhi sebelum permohonan SBU BS011 dapat diproses. Jenjang SKK yang disyaratkan berbeda per kualifikasi dan harus aktif terverifikasi di SIKI LPJK pada lpjk.pu.go.id.
| Kualifikasi | Jenjang PJTBU | Jenjang PJSKBU | Jumlah PJSKBU | Jumlah Peralatan di SIMPK | Tenggat SMAP |
|---|---|---|---|---|---|
| Kecil | Jenjang 6 | Jenjang 5 | 1 orang | 1 unit | 3 tahun (komitmen) |
| Menengah | Jenjang 7 | Jenjang 6 | 1 orang | 2 unit | 2 tahun |
| Besar | Jenjang 8 | Jenjang 7 | 1 orang | 3 unit | 1 tahun |
| Spesialis | Jenjang 8 | Jenjang 7 | 1 orang | 2 unit | 2 tahun |
Aturan non-rangkap wajib dipahami: Satu orang pemegang SKK hanya boleh menjadi PJTBU atau PJSKBU di satu badan usaha pada waktu yang sama. Jika seorang tenaga ahli saat ini terdaftar sebagai PJSKBU di perusahaan A, ia tidak dapat sekaligus menjadi PJSKBU di perusahaan B. Verifikasi status tenaga ahli di lpjk.pu.go.id sebelum mulai menyiapkan dokumen — jangan menunggu hingga tahap upload di SIKI.
PJBU (Penanggung Jawab Badan Usaha) atau direktur perusahaan tidak dipersyaratkan memiliki SKK untuk subklasifikasi BS011 kualifikasi Kecil hingga Besar. Persyaratan SKK hanya berlaku untuk posisi PJTBU dan PJSKBU.
Untuk proyek-proyek BS011 yang bersumber dari Kemenhub — seperti pembangunan dermaga, jetty, dan fasilitas pelabuhan non-perikanan — kualifikasi jenjang SKK yang relevan biasanya di bidang Sipil dengan kompetensi spesifik pada pekerjaan pelabuhan. Pastikan bidang kompetensi SKK yang dimiliki sesuai dengan lingkup pekerjaan BS011 sebelum mendaftar.
Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Menyiapkan Semua Dokumen SBU BS011?
Estimasi waktu persiapan dokumen sangat bervariasi tergantung kondisi awal badan usaha. Tabel berikut memberikan gambaran realistis berdasarkan kondisi dokumen yang paling umum ditemukan.
| Dokumen | Kondisi Ideal (sudah ada, tinggal cek) | Kondisi Perlu Perbaikan | Kondisi Harus Dibuat Baru |
|---|---|---|---|
| Akta pendirian + SK Kemenkumham | 1 hari kerja | 7–14 hari (perubahan pengurus) | 14–21 hari (pendirian baru) |
| NIB OSS RBA KBLI 42912 versi 2025 | 1 hari kerja | 3–7 hari (konversi KBLI) | 3–5 hari (NIB baru) |
| NPWP aktif badan usaha | 1 hari kerja | 7–14 hari (reaktivasi non-efektif) | 3–5 hari (pendaftaran baru) |
| Neraca keuangan ekuitas Rp300 juta | 2–3 hari kerja | 5–7 hari (penyesuaian akumulatif) | 7–14 hari (audit KAP untuk Menengah/Besar) |
| SKK PJTBU jenjang sesuai di SIKI | 1 hari kerja (cek saja) | 5–14 hari (pelepasan dari BU lain) | 30–90 hari (uji kompetensi baru) |
| SKK PJSKBU jenjang sesuai di SIKI | 1 hari kerja (cek saja) | 5–14 hari (pelepasan dari BU lain) | 30–90 hari (uji kompetensi baru) |
| Peralatan utama tercatat di SIMPK | 1–2 hari kerja | 3–5 hari (revisi perjanjian sewa) | 7–14 hari (daftar + verifikasi SIMPK) |
| Dokumen SMAP / surat komitmen | 1 hari kerja | 3–5 hari (PANCEK KPK) | 1–2 hari (surat komitmen pengajuan baru) |
| Rekaman pengalaman di SIMPAN (perpanjangan) | 1–2 hari kerja | 5–10 hari (input kontrak ke SIMPAN) | Tidak berlaku untuk pengajuan baru |
Total estimasi waktu persiapan mandiri: Jika semua dokumen dalam kondisi ideal, persiapan bisa selesai dalam 5–7 hari kerja. Namun jika ada satu atau lebih dokumen yang perlu diperbaiki — terutama SKK yang masih terdaftar di badan usaha lain atau NIB yang perlu konversi KBLI — total waktu persiapan mandiri bisa mencapai 30–45 hari kerja sebelum permohonan bahkan bisa diajukan.
Selain waktu persiapan dokumen, badan usaha juga perlu menghitung biaya resmi yang dibayarkan langsung ke LSBU dan asosiasi. Untuk kualifikasi Kecil, total biaya resmi yang perlu disiapkan berkisar Rp4.850.000–Rp6.100.000 — belum termasuk waktu dan tenaga yang Anda curahkan selama 30–45 hari kerja untuk koordinasi mandiri.
Sebagai perbandingan, paket pengurusan lengkap all-in Mitra Konstruksi seharga Rp8.000.000 sudah mencakup seluruh biaya resmi LSBU, iuran KTA asosiasi, biaya administrasi, dan seluruh koordinasi pengurusan — selesai dalam 5 hari kerja. Selisihnya hanya Rp1.900.000–Rp3.150.000 dibanding urus sendiri, untuk menghemat lebih dari sebulan waktu kerja Anda. Dengan proyek-proyek BS011 dari Kemenhub yang memiliki tenggat lelang ketat, keterlambatan 30 hari bisa berarti kehilangan satu siklus tender.
Ringkasan poin kunci
- 19 dokumen wajib berdasarkan SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025 untuk SBU BS011 KBLI 42912
- 2Kualifikasi Kecil: ekuitas minimal Rp300 juta, SKK PJTBU jenjang 6 dan PJSKBU jenjang 5 aktif di SIKI
- 3NIB harus memuat KBLI 42912 versi 2025 — ketidaksesuaian KBLI adalah penyebab penolakan paling umum
- 4PJTBU dan PJSKBU tidak boleh merangkap di badan usaha lain; status harus tenaga tetap di SIKI LPJK
- 5Peralatan utama wajib tercatat di SIMPK, bisa milik sendiri atau sewa minimal 1 tahun
- 6Perpanjangan SBU wajib menunjukkan rekaman pengalaman kerja di SIMPAN sesuai subklasifikasi BS011
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah neraca keuangan untuk SBU BS011 kualifikasi Kecil harus diaudit KAP?
Berapa jenjang SKK yang dibutuhkan untuk SBU BS011 kualifikasi Kecil?
Apa saja peralatan utama yang dibutuhkan untuk SBU BS011?
Apakah SBU BS011 baru perlu melampirkan pengalaman kerja dari SIMPAN?
Berapa lama masa berlaku SBU BS011 dan kapan harus diperpanjang?
Sumber: belum diverifikasi · Diverifikasi:
Bagian dari panduan
Panduan SBU BS011 Konstruksi Pelabuhan Bukan Perikanan 2026SBU BS011 Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan adalah sertifikat wajib bagi badan usaha yang membangun dermaga, breakwater, apron, fasilitas ro-ro, reklamasi, dan terminal penumpang laut berdasarkan KBLI 42912. Tanpa SBU BS011 yang valid, badan usaha gugur otomatis dari seluruh tender Kemenhub Ditjen Perhubungan Laut dan Pelindo, serta dikenai PPh Final 4% dibanding 2,65% untuk pemegang SBU — selisih Rp67.500.000 pada kontrak Rp5 miliar. Dasar hukumnya adalah PP 28/2025, Permen PU 6/2025, dan SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025. Untuk kualifikasi Kecil, ekuitas minimum Rp300.000.000 dengan SKK PJTBU jenjang 6 dan PJSKBU jenjang 5, satu peralatan tercatat di SIMPK, serta NIB OSS RBA memuat KBLI 42912. Biaya pengurusan all-in melalui Mitra Konstruksi Rp8.000.000 dengan target terbit 5 hari kerja.
Perlu bantuan menerapkan panduan ini?
Kami dampingi mulai dari pemetaan subklasifikasi hingga pengajuan ke LSBU.

