Logo Mitra Jasa Legalitas — jasa pengurusan SBU konstruksi, SKK, dan legalitas usaha

Panduan SBU BS013 Konstruksi Sipil Minyak dan Gas 2026 Lengkap

Ilustrasi panduan Panduan SBU BS013 Konstruksi Sipil Minyak dan Gas 2026 Lengkap — Mitra Jasa Legalitas
Bagikan halaman ini:

Tim Konsultan Mitra Konstruksi

Terbit
Diperbarui
Waktu baca
10 menit baca
SBU BS013 Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi (KBLI 42991) adalah sertifikasi wajib bagi badan usaha yang membangun terminal minyak, depot BBM, pondasi tangki, galian pipa, dan bangunan sipil kilang berdasarkan PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025. Tanpa SBU BS013, perusahaan gugur otomatis pada tender SKK Migas dan Pertamina, dikenai PPh Final 4% (selisih Rp67.500.000 pada kontrak Rp5 miliar), serta tidak dapat mengakses CAPEX perusahaan migas nasional dan internasional. Kualifikasi Kecil mensyaratkan ekuitas minimum Rp300.000.000, SKK PJTBU jenjang 6, SKK PJSKBU jenjang 5, dan satu peralatan utama tercatat di SIMPK. Biaya pengurusan all-in melalui Mitra Konstruksi untuk kualifikasi Kecil adalah Rp8.000.000 selesai 5 hari kerja, dibanding urus sendiri yang menghabiskan Rp4.850.000–6.100.000 ditambah 30–45 hari kerja waktu Anda.

SBU BS013 Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi adalah sertifikat badan usaha jasa konstruksi yang wajib dimiliki kontraktor sipil di sektor migas berdasarkan PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025. Kode ini mengatur pekerjaan pondasi tangki, bund wall, galian pipa, depot BBM, dan seluruh bangunan sipil fasilitas migas — bukan pemasangan pipa proses aktif. Tanpa SBU BS013, badan usaha gugur otomatis di tender SKK Migas dan Pertamina. Biaya pengurusan all-in kualifikasi Kecil: Rp8.000.000 sudah termasuk biaya LSBU, KTA asosiasi, dan seluruh koordinasi. Selesai 5 hari kerja. Urus sendiri membutuhkan 30–45 hari kerja dengan pengeluaran Rp4.850.000–6.100.000 ke LSBU dan asosiasi. Selisih hanya Rp1.900.000–3.150.000 untuk menghemat satu bulan penuh waktu kerja Anda.

Apa Itu SBU BS013 dan Siapa yang Wajib Memilikinya?

SBU BS013 adalah kode subklasifikasi Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi yang ditetapkan dalam SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025 sebagai turunan pelaksanaan Permen PU 6/2025 dan PP 28/2025. Kode ini terhubung langsung dengan KBLI 42991 pada NIB yang diterbitkan sistem OSS RBA.

Lingkup pekerjaan yang tercakup BS013 meliputi 7 jenis pekerjaan sipil utama di sektor migas:

  • Terminal dan tangki timbun minyak — pondasi tangki baja, bund wall kedap, drainase berminyak, dan infrastruktur sipil pendukung operasional terminal
  • Infrastruktur sipil pipa minyak dan gas — galian parit pipa, pondasi pipe support, crossing sungai atau jalan, dan bangunan katup beserta pondasi valve station
  • Fasilitas pengolahan gas (gas plant) — pondasi peralatan proses, bund wall, drain pit, dan bangunan sipil pendukung kompresi dan pencairan gas
  • Depot bahan bakar minyak (BBM) — pondasi tangki, bund wall kedap, sistem drainase berlemak, area pembongkaran dan pengisian, serta jalan internal depot
  • Infrastruktur sipil kilang minyak — pondasi kolom distilasi, pipe rack, bangunan pompa, flare pit, dan seluruh bangunan sipil pendukung proses kilang
  • Fasilitas LNG dan storage gas — terminal LNG, tangki penyimpanan gas cair, regasifikasi, dan bangunan sipil distribusi gas
  • Rehabilitasi infrastruktur sipil migas — perbaikan bund wall bocor, penggantian pondasi tangki yang mengalami penurunan, dan peningkatan kapasitas terminal atau depot existing

Badan usaha yang wajib memiliki BS013 adalah kontraktor yang membangun infrastruktur sipil terminal minyak, depot BBM, atau fasilitas migas berdasarkan gambar rencana dari perencana; ekuitas pada neraca minimal Rp300.000.000 untuk kualifikasi Kecil; dan akan mengikuti tender SKK Migas, Pertamina, PHM, PHE, atau perusahaan migas nasional maupun internasional yang beroperasi di Indonesia.

Kapan Harus Memilih BS013 dan Bukan Kode Lain?

Kebingungan kode adalah masalah paling umum yang kami temui dari 5–8 permohonan per bulan yang ditangani. Tabel di bawah membandingkan BS013 dengan empat kode yang paling sering tertukar:

Kode Judul Pembeda Utama Kapan Pilih
BS013 Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bangunan sipil pasif: pondasi, bund wall, galian pipa, terminal Pekerjaan sipil pondasi dan infrastruktur migas
IN004 Instalasi Minyak dan Gas Pemasangan sistem perpipaan proses dan peralatan aktif migas Pipa proses dan sistem aktif; bukan bangunan sipil
BS014 Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan Infrastruktur sipil tambang mineral dan batubara Infrastruktur sipil tambang non-migas
ST006 Konstruksi Sipil Migas Terintegrasi Rancang bangun EPC migas, hanya kualifikasi Besar Kontrak EPC yang mencakup perancangan sekaligus pelaksanaan
BS011 Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan Pelabuhan umum dan penyeberangan Pelabuhan umum; bukan terminal khusus migas

Pekerjaan yang di luar lingkup BS013 dan tidak boleh dikerjakan dengan kode ini: pemasangan pipa proses dan peralatan aktif migas (gunakan IN004); bangunan gedung kantor atau fasilitas administrasi migas (gunakan kode BG yang sesuai); terowongan pipa panjang dengan HDD (pertimbangkan KK010 atau IN004); dan infrastruktur sipil pertambangan non-migas (gunakan BS014).

Untuk penjelasan lengkap persyaratan teknis, baca juga panduan syarat dokumen SBU BS013.

Apa yang Terjadi Jika Tidak Punya SBU BS013?

Lima konsekuensi konkret berikut ini bukan sekadar risiko teoretis — ini adalah kerugian langsung yang dapat dihitung secara finansial:

1. Gugur Otomatis di Tender SKK Migas dan Pertamina

Paket pembangunan infrastruktur sipil migas yang dilelang SKK Migas, Pertamina, PHM, dan PHE mensyaratkan SBU BS013 dalam dokumen prakualifikasi. Tanpa SBU, badan usaha gugur sebelum penawaran harga diperiksa — tidak peduli seberapa kompetitif harga yang ditawarkan.

2. Tarif PPh Final Lebih Tinggi 1,35%

Ini adalah kerugian yang dapat dihitung langsung. Kontraktor tanpa SBU dikenai PPh Final 4% atas nilai kontrak bruto. Pemegang SBU aktif hanya dikenai 2,65%. Simulasi pada berbagai nilai kontrak:

Nilai Kontrak PPh Final Tanpa SBU (4%) PPh Final Dengan SBU (2,65%) Selisih Kerugian
Rp1.000.000.000 Rp40.000.000 Rp26.500.000 Rp13.500.000
Rp5.000.000.000 Rp200.000.000 Rp132.500.000 Rp67.500.000
Rp10.000.000.000 Rp400.000.000 Rp265.000.000 Rp135.000.000
Rp25.000.000.000 Rp1.000.000.000 Rp662.500.000 Rp337.500.000

Pada kontrak Rp5 miliar saja, Anda kehilangan Rp67.500.000 — jauh melebihi biaya pengurusan SBU all-in sebesar Rp8.000.000.

3. Tidak Dapat Akses CAPEX Perusahaan Migas

Proyek CAPEX Pertamina, PHM, PHE, dan perusahaan migas internasional yang beroperasi di Indonesia mensyaratkan SBU BS013 sebagai bagian dari proses vendor qualification. Tanpa SBU, nama badan usaha tidak lolos tahap registrasi vendor, artinya tidak pernah mendapat undangan penawaran sejak awal.

4. Sanksi Administratif UU 2/2017

Mengerjakan pekerjaan konstruksi yang memerlukan SBU tanpa memilikinya merupakan pelanggaran UU 2/2017 juncto PP 28/2025. Sanksi administratif meliputi peringatan tertulis, penghentian pekerjaan di lapangan, denda administratif, hingga pencabutan NIB.

5. Kehilangan Peluang Proyek Transisi Energi dan Jaringan Pipa Gas Kota

Program pembangunan jaringan pipa gas kota, infrastruktur distribusi BBM, dan proyek infrastruktur transisi energi yang masuk dalam RPJMN 2025–2029 semuanya mensyaratkan kontraktor BS013. Tanpa SBU ini, badan usaha tidak dapat berpartisipasi dalam gelombang besar proyek infrastruktur migas nasional beberapa tahun ke depan.

Apa Saja Syarat Dokumen SBU BS013 2026?

Berikut adalah checklist lengkap 9 dokumen yang diperlukan, dilengkapi kolom "yang paling sering salah" berdasarkan pengalaman kami menangani permohonan BS013:

No Dokumen Ketentuan Yang Paling Sering Salah
1 Akta pendirian dan perubahan terakhir Disahkan Kemenkumham. CV cukup akta notaris; PT wajib SK pengesahan. Perubahan terakhir belum dilampirkan karena dianggap tidak relevan
2 NIB dari OSS RBA dengan KBLI 42991 Pastikan KBLI sudah dikonversi ke KBLI 2025. KBLI masih menggunakan kode lama — penyebab tertahan paling umum
3 NPWP badan usaha aktif Status aktif, bukan non-efektif. Cek di ereg.pajak.go.id sebelum mengajukan. Status NPWP non-efektif karena tidak lapor SPT beberapa tahun terakhir
4 Neraca keuangan ekuitas minimal Rp300 juta Kualifikasi Kecil boleh neraca sendiri tanpa audit KAP. Hitung akumulatif untuk seluruh subklasifikasi yang diajukan sekaligus. Ekuitas dihitung per subklasifikasi, bukan total — salah interpretasi ketentuan
5 SKK PJTBU jenjang 6 aktif di SIKI LPJK Wajib berstatus tenaga tetap di badan usaha ini, tidak merangkap di badan usaha lain. Cek lpjk.pu.go.id sebelum mendaftar. PJTBU masih tercatat aktif di badan usaha lain di sistem SIKI
6 SKK PJSKBU jenjang 5 aktif di SIKI LPJK Tidak boleh merangkap jabatan. PJBU tidak disyaratkan ber-SKK. PJSKBU dirangkap oleh PJTBU — sistem SIKI menolak otomatis
7 Satu peralatan utama tercatat di SIMPK Bisa milik sendiri atau sewa dengan perjanjian minimal 1 tahun. Pemilik alat yang menyewakan juga harus mencatatkan alatnya di SIMPK. Alat sewa tidak memiliki perjanjian sewa tertulis minimal 1 tahun
8 Dokumen SMAP atau surat komitmen Pilihan: sertifikat ISO 37001, dokumen SMAP, lembar PANCEK KPK minimal 70% indikator, atau surat komitmen (berlaku 3 tahun untuk Kecil — tidak berlaku untuk perpanjangan). Saat perpanjangan menggunakan surat komitmen yang tidak lagi diterima
9 Rekaman pengalaman kerja di SIMPAN (perpanjangan) Kontrak yang tercatat di SIMPAN sesuai subklasifikasi BS013. Untuk pengajuan baru, tidak dipersyaratkan. Kontrak yang dikerjakan tidak pernah didaftarkan ke SIMPAN selama masa berlaku SBU

Persyaratan per Kualifikasi BS013

Kualifikasi Ekuitas Minimum Jenjang PJTBU Jenjang PJSKBU Peralatan Audit KAP
Kecil Rp300.000.000 Jenjang 6 Jenjang 5 1 unit Tidak wajib
Menengah Rp2.000.000.000 Jenjang 7 Jenjang 6 2 unit Wajib
Besar Rp25.000.000.000 Jenjang 8 Jenjang 7 3 unit Wajib
Spesialis Jenjang 8 Jenjang 7 2 unit Tidak wajib

Seluruh verifikasi dokumen dilakukan melalui sistem SIKI LPJK dan SIMPK yang terintegrasi dengan portal lpjk.pu.go.id. Detail teknis kendala yang sering ditemui tersedia di artikel kendala pengurusan SBU BS013.

Berapa Biaya Pengurusan SBU BS013?

Pertanyaan yang paling sering ditanyakan sebelum memutuskan apakah mengurus sendiri atau menggunakan layanan pengurusan profesional. Jawaban jujurnya: selisihnya lebih kecil dari yang Anda bayangkan, tetapi waktunya jauh berbeda.

Biaya Urus Sendiri

Bila Anda mengurus BS013 secara mandiri, komponen biaya yang harus dibayarkan ke lembaga resmi antara lain: biaya sertifikasi LSBU yang bervariasi per asosiasi, iuran KTA asosiasi, biaya administrasi sistem, dan biaya koordinasi dokumen. Total komponen biaya resmi yang harus dikeluarkan berkisar Rp4.850.000–6.100.000, belum termasuk waktu yang dihabiskan. Waktu yang dibutuhkan: 30–45 hari kerja untuk menyelesaikan seluruh proses dari persiapan dokumen hingga SBU terbit.

Paket All-In Mitra Konstruksi

Paket pengurusan all-in Mitra Konstruksi mencakup seluruh komponen: biaya resmi LSBU, iuran KTA asosiasi, biaya administrasi, dan seluruh koordinasi pengurusan dari awal hingga SBU terbit. Ini bukan biaya jasa terpisah — semua sudah termasuk dalam satu angka.

Kualifikasi Biaya All-In Mitra Konstruksi Waktu Selesai
Kecil Rp8.000.000 5 hari kerja
Menengah Rp12.000.000–15.000.000 5–7 hari kerja
Besar Rp20.000.000–30.000.000 Dikonfirmasi saat konsultasi
Spesialis Rp8.000.000–12.000.000 5–7 hari kerja

Perbandingan Keputusan Kualifikasi Kecil

Aspek Urus Sendiri Paket Mitra Konstruksi
Total biaya keluar Rp4.850.000–6.100.000 Rp8.000.000 (all-in)
Waktu selesai 30–45 hari kerja 5 hari kerja
Selisih biaya Rp1.900.000–3.150.000 lebih mahal paket all-in
Nilai waktu yang dihemat 25–40 hari kerja — setara 1 bulan proyek
Risiko dokumen tertahan Tinggi — tanpa pengalaman sistem SIKI/SIMPK Rendah — sudah terverifikasi prosedur

Perlu diingat: keterlambatan 30 hari dalam memiliki SBU BS013 berarti 30 hari tidak dapat berpartisipasi di tender SKK Migas atau Pertamina. Nilai satu tender yang gagal diikuti jauh melebihi selisih Rp1.900.000–3.150.000. Perbandingan lengkap tersedia di artikel biaya pengurusan SBU BS013.

Bagaimana Kasus Nyata Pengurusan SBU BS013 di Lapangan?

Dari permohonan BS013 yang ditangani, satu kasus paling informatif adalah PT kontraktor kualifikasi Besar berdomisili di Jakarta dengan ekuitas Rp30 miliar yang mengajukan permohonan baru SBU BS013.

Situasi: Perusahaan sudah memiliki seluruh dokumen administratif lengkap — akta, NIB, NPWP, neraca, dan SKK personil. Namun tidak memiliki CSMS (Contractor Safety Management System) yang dipersyaratkan untuk proyek migas.

Masalah yang ditemukan: Untuk sektor BS013 (konstruksi sipil migas), CSMS adalah persyaratan tambahan wajib yang tidak tercantum eksplisit dalam checklist dokumen LSBU standar. CSMS dipersyaratkan oleh SKK Migas dan Pertamina dalam proses vendor qualification — berbeda dari SBU yang dikeluarkan LSBU. Banyak permohonan BS013 kualifikasi Besar tersandung di tahap ini karena dokumen SBU sudah terbit, tetapi saat digunakan untuk tender migas langsung gugur karena tidak ada CSMS.

Tindakan yang diambil: CSMS diurus melalui proses penilaian SKK Migas atau Pertamina sebelum SBU diajukan, sehingga begitu SBU terbit, badan usaha sudah siap langsung mengikuti tender tanpa hambatan vendor qualification.

Hasil: SBU terbit dalam 5 hari kerja setelah seluruh dokumen lengkap. Pelajaran utama: Untuk BS013 di kualifikasi Besar, rencanakan pengurusan CSMS paralel dengan persiapan dokumen SBU — jangan tunggu SBU terbit baru mulai mengurus CSMS.

Catatan penting untuk kualifikasi Kecil dan Menengah: CSMS bukan persyaratan LSBU, tetapi akan dibutuhkan saat masuk vendor list kontraktor migas. Lebih baik mulai mempersiapkannya sejak awal.

Apa Saja Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan tentang SBU BS013?

Apa itu SBU BS013 secara singkat?
BS013 adalah SBU untuk pembangunan bangunan sipil sektor migas: terminal minyak, depot BBM, pondasi tangki, galian pipa, dan bangunan sipil kilang. Berbasis KBLI 42991, diatur dalam SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025 sebagai turunan Permen PU 6/2025 dan PP 28/2025. Pendaftaran dan verifikasi dilakukan melalui sistem SIKI LPJK yang terakses di lpjk.pu.go.id.
Apa beda BS013 dan IN004 untuk proyek migas?
BS013 mencakup pekerjaan sipil pasif: pondasi, bund wall, galian pipa, dan bangunan. IN004 mencakup pemasangan sistem aktif: perpipaan proses, instrumen, dan peralatan migas yang beroperasi. Satu proyek migas besar biasanya memerlukan kedua kode ini pada kontraktor yang berbeda atau satu kontraktor yang memiliki keduanya.
Apakah bund wall depot BBM masuk lingkup BS013?
Ya. Bund wall dan seluruh pekerjaan sipil depot BBM — termasuk pondasi tangki, sistem drainase berlemak, area pembongkaran dan pengisian, serta jalan internal depot — semuanya masuk lingkup BS013. Ini bukan IN004 karena tidak melibatkan pemasangan sistem aktif perpipaan proses.
Berapa ekuitas minimum untuk BS013 kualifikasi Kecil?
Rp300.000.000 untuk kualifikasi Kecil. Kualifikasi Menengah memerlukan ekuitas Rp2.000.000.000 dengan penjualan tahunan minimal Rp2.500.000.000. Kualifikasi Besar memerlukan ekuitas Rp25.000.000.000 dengan penjualan tahunan minimal Rp50.000.000.000. Ekuitas dihitung akumulatif untuk seluruh subklasifikasi yang diajukan sekaligus.
Jenjang SKK berapa yang dibutuhkan untuk BS013?
Kualifikasi Kecil: PJTBU jenjang 6 dan PJSKBU jenjang 5. Kualifikasi Menengah: PJTBU jenjang 7 dan PJSKBU jenjang 6. Kualifikasi Besar: PJTBU jenjang 8 dan PJSKBU jenjang 7. Kedua personil harus berstatus tenaga tetap di badan usaha yang bersangkutan dan tidak merangkap di badan usaha lain — diverifikasi real-time di sistem SIKI LPJK.
Apakah perusahaan baru yang belum punya proyek bisa mengajukan BS013?
Bisa untuk kualifikasi Kecil. Pengajuan baru tidak mensyaratkan rekaman pengalaman kerja di SIMPAN. Syarat utama: ekuitas Rp300.000.000 pada neraca, SKK PJTBU jenjang 6 dan PJSKBU jenjang 5 yang aktif di SIKI dan tidak merangkap, serta satu peralatan utama tercatat di SIMPK. Surat komitmen SMAP diterima untuk pengajuan baru kualifikasi Kecil.
Berapa lama SBU BS013 berlaku dan bagaimana perpanjangannya?
Masa berlaku SBU BS013 adalah 3 tahun untuk semua kualifikasi. Perpanjangan tidak dapat menggunakan surat komitmen SMAP — harus menggunakan sertifikat ISO 37001, dokumen penerapan SMAP, atau lembar PANCEK KPK dengan minimal 70% indikator terpenuhi. Untuk perpanjangan, rekaman pengalaman kerja di SIMPAN sesuai subklasifikasi BS013 wajib tersedia.

Siap mengurus SBU BS013 Konstruksi Sipil Minyak dan Gas? Tim Mitra Konstruksi menangani 5–8 permohonan per bulan dan memahami seluruh detail teknis sistem SIKI, SIMPK, dan SIMPAN. Konsultasi gratis — tidak ada kewajiban setelah konsultasi.

Hubungi via WhatsApp — Konsultasi Gratis

Ringkasan poin kunci

  • 1BS013 berlaku untuk pembangunan sipil pasif migas: terminal minyak, depot BBM, pondasi tangki, galian pipa, kilang, LNG — bukan pemasangan sistem aktif (gunakan IN004)
  • 2Kualifikasi Kecil: ekuitas Rp300 juta, PJTBU jenjang 6, PJSKBU jenjang 5, 1 peralatan di SIMPK, neraca tanpa audit KAP
  • 3Tanpa SBU BS013: gugur tender SKK Migas/Pertamina otomatis, PPh Final 4% vs 2,65%, sanksi administratif UU 2/2017
  • 4Biaya all-in Mitra Konstruksi Kecil Rp8.000.000 selesai 5 hari kerja — selisih hanya Rp1,9–3,15 juta dibanding urus sendiri 30–45 hari
  • 5Proyek migas wajib memiliki CSMS dari SKK Migas atau Pertamina sebagai syarat tambahan di luar SBU
  • 6KBLI wajib 42991 di NIB OSS RBA — ketidaksesuaian KBLI adalah penyebab tertahan paling umum

Artikel pendukung

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu SBU BS013 Konstruksi Sipil Minyak dan Gas?
SBU BS013 adalah Sertifikat Badan Usaha untuk subklasifikasi Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi, KBLI 42991. Mencakup pembangunan terminal minyak, depot BBM, pondasi tangki, galian pipa bawah tanah, bangunan sipil kilang, dan fasilitas LNG. Diwajibkan oleh PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025 bagi setiap badan usaha yang mengerjakan konstruksi sipil di sektor migas Indonesia.
Apa perbedaan SBU BS013 dan IN004?
BS013 mencakup pekerjaan sipil pasif: pondasi, bund wall, galian parit pipa, dan bangunan pelindung. IN004 Instalasi Minyak dan Gas mencakup pemasangan sistem perpipaan proses aktif dan peralatan operasional migas. Satu proyek migas besar sering membutuhkan kedua SBU ini untuk kontraktor yang berbeda sesuai lingkup pekerjaannya.
Berapa ekuitas minimum untuk SBU BS013 kualifikasi Kecil?
Ekuitas minimum untuk kualifikasi Kecil adalah Rp300.000.000, dibuktikan dengan neraca keuangan badan usaha tanpa kewajiban audit KAP. Jika mengajukan lebih dari satu subklasifikasi sekaligus, ekuitas dihitung akumulatif. Kualifikasi Menengah memerlukan ekuitas Rp2.000.000.000 dengan audit KAP, dan kualifikasi Besar Rp25.000.000.000.
Apakah perusahaan baru bisa langsung mengajukan SBU BS013?
Ya, perusahaan baru dapat mengajukan SBU BS013 kualifikasi Kecil tanpa riwayat pengalaman kerja. Syarat utama: ekuitas Rp300 juta di neraca, SKK PJTBU jenjang 6 dan PJSKBU jenjang 5 aktif di SIKI LPJK, satu peralatan utama tercatat di SIMPK, NIB dengan KBLI 42991, dan dokumen SMAP atau surat komitmen antikorupsi.
Apa itu CSMS dan apakah wajib untuk BS013?
CSMS (Contractor Safety Management System) adalah sistem manajemen keselamatan kontraktor yang dinilai oleh SKK Migas atau Pertamina. CSMS bukan bagian dari SBU, tetapi merupakan persyaratan tambahan wajib yang diminta dalam vendor qualification proyek migas. Tanpa CSMS, badan usaha pemegang SBU BS013 pun tidak dapat mengikuti tender proyek Pertamina dan perusahaan migas internasional.
Berapa lama proses pengurusan SBU BS013?
Melalui Mitra Konstruksi, SBU BS013 kualifikasi Kecil selesai dalam 5 hari kerja dengan biaya all-in Rp8.000.000 sudah termasuk biaya resmi LSBU, iuran KTA asosiasi, dan seluruh koordinasi. Mengurus sendiri membutuhkan 30–45 hari kerja dengan biaya langsung Rp4.850.000–6.100.000 ke LSBU dan asosiasi, belum termasuk waktu Anda.

Sumber: belum diverifikasi · Diverifikasi:

Diskusikan kasus badan usaha Anda

Kirim data ringkas badan usaha Anda, kami bantu petakan subklasifikasi dan persyaratan yang perlu dipenuhi.

Cek Kelayakan