Panduan SBU KK005 Perkerasan Beton Rigid Pavement 2026 Lengkap

Tim Konsultan Mitra Konstruksi
- Terbit
- Diperbarui
- Waktu baca
- 10 menit baca
Seri panduan · bagian 1 dari 5
- 1. Panduan SBU KK005 Perkerasan Beton Rigid Pavement 2026 Lengkap
- 2. Syarat SBU KK005 2026 Terbaru: Panduan Dokumen KBLI 43909
- 3. Biaya Pengurusan SBU KK005 2026: Panduan Tarif Resmi All-In
- 4. Kendala Pengurusan SBU KK005 dan Solusi Cepat Terbit 5 Hari
- 5. Beda SBU KK005 dan Subklasifikasi Terkait 2026: Panduan Lengkap
SBU KK005 Perkerasan Beton Rigid Pavement adalah Sertifikat Badan Usaha wajib bagi kontraktor yang mengerjakan perkerasan beton semen — mencakup beton bertulang (JDRP), beton polos (JDPU), CRCP untuk jalan tol, hingga rigid pavement bandara dan kawasan industri. Dasar hukumnya: PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025. Tanpa SBU ini, perusahaan Anda tidak dapat mengikuti tender Bina Marga, tidak dapat menjadi subkontraktor jalan tol, dan dikenai PPh Final 4% — bukan 2,65%. Biaya pengurusan melalui Mitra Konstruksi: Rp8.000.000 all-in untuk kualifikasi Kecil, selesai 5 hari kerja.
Apa Itu SBU KK005 dan Siapa yang Wajib Memilikinya?
SBU KK005 adalah sertifikasi badan usaha jasa konstruksi dengan kode subklasifikasi KK005 — Pekerjaan Lapis Perkerasan Beton (Rigid Pavement), yang diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) terakreditasi dan tercatat di sistem SIKI LPJK milik Kementerian PUPR di laman lpjk.pu.go.id. Kode KBLI yang melekat adalah 43909 — Konstruksi Khusus Lainnya YTDL, dan NIB OSS RBA Anda harus memuat KBLI ini sebelum proses sertifikasi dapat dimulai.
Secara teknis, lingkup KK005 mencakup tujuh jenis pekerjaan utama:
- Perkerasan beton semen bertulang (JDRP) — penulangan wiremesh, pengecoran, pembuatan sambungan muai dan susut, dan curing beton
- Perkerasan beton semen tidak bertulang (JDPU) — penyiapan subbase, pengecoran panel, pembuatan dowel bar, dan joint sealing
- Continuously Reinforced Concrete Pavement (CRCP) — perkerasan beton bertulang menerus tanpa sambungan transversal untuk jalan tol dan jalan lalu lintas padat
- Cement Treated Base (CTB) dan lean concrete — lapis pondasi beton kurus sebagai base course
- Rigid pavement bandara, pelabuhan, dan kawasan industri — apron bandara, dermaga, dan area berat industri berkapasitas beban tinggi
- Dowel bar retrofit dan penguatan sambungan — perbaikan sambungan beton lama dengan metode diamond sawing
- Overlay dan rekonstruksi perkerasan beton — patching, whitetopping, dan rekonstruksi panel rusak
Badan usaha yang wajib memiliki KK005 adalah setiap kontraktor yang secara spesifik melaksanakan pekerjaan rigid pavement — baik sebagai kontraktor utama maupun subkontraktor pada proyek jalan nasional, jalan tol, bandara, dan kawasan industri. Perhatikan batas lingkup: perkerasan aspal masuk KK008, perkerasan berbutir masuk KK009, beton struktur bangunan masuk KK012, dan pekerjaan tanah subgrade masuk PL004. Memilih kode yang salah berarti permohonan SBU Anda ditolak dan tender tidak dapat diikuti. Regulasi yang mengatur seluruh persyaratan ini adalah SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025 yang merinci subklasifikasi dan persyaratan teknis setiap bidang.
Dari 5–8 permohonan SBU yang kami tangani setiap bulan, setidaknya 3 di antaranya merupakan permohonan KK005 dari kontraktor yang baru menyadari kebutuhan SBU ini setelah gagal memasukkan dokumen penawaran tender Bina Marga. Jangan tunggu situasi itu terjadi pada perusahaan Anda.
Apa yang Terjadi Jika Tidak Punya SBU KK005?
Konsekuensi tidak memiliki SBU KK005 bukan sekadar "tidak bisa ikut tender" — dampaknya jauh lebih luas dan langsung memukul keuangan perusahaan. Ada lima konsekuensi konkret yang perlu Anda pahami sebelum memutuskan menunda pengurusan.
Pertama, tarif PPh Final yang lebih tinggi. Berdasarkan ketentuan perpajakan jasa konstruksi yang berlaku, badan usaha dengan SBU aktif dikenai PPh Final 2,65%, sedangkan yang tidak memiliki SBU dikenai 4%. Selisih 1,35% mungkin terlihat kecil, tetapi pada kontrak senilai Rp5 miliar, selisih itu berarti Rp67.500.000 yang langsung memotong keuntungan Anda.
| Nilai Kontrak | PPh Final dengan SBU (2,65%) | PPh Final tanpa SBU (4%) | Selisih Kerugian |
|---|---|---|---|
| Rp1.000.000.000 | Rp26.500.000 | Rp40.000.000 | Rp13.500.000 |
| Rp2.500.000.000 | Rp66.250.000 | Rp100.000.000 | Rp33.750.000 |
| Rp5.000.000.000 | Rp132.500.000 | Rp200.000.000 | Rp67.500.000 |
| Rp10.000.000.000 | Rp265.000.000 | Rp400.000.000 | Rp135.000.000 |
Kedua, tidak dapat menjadi subkontraktor rigid pavement di proyek jalan tol. Kontraktor tol tier-1 mensyaratkan SBU KK005 dalam daftar kualifikasi subkontraktor. Tanpa SBU, Anda tidak dapat menandatangani kontrak pekerjaan — bahkan jika secara teknis Anda mampu mengerjakan rigid pavement tersebut.
Ketiga, tidak dapat mengakses tender Bina Marga bidang perkerasan beton. Seluruh paket perkerasan beton dari APBN mempersyaratkan SBU KK005 yang terdaftar di sistem SIMPK dan SIMPAN. Sistem e-procurement LPSE akan secara otomatis memblokir penawaran dari perusahaan tanpa SBU aktif.
Keempat, risiko sanksi administratif berdasarkan UU 2/2017 Jasa Konstruksi — yang dipertegas oleh PP 28/2025. Mengerjakan pekerjaan konstruksi tanpa sertifikasi yang sesuai dapat berujung pada pencabutan izin usaha dan denda administratif. Jika kontrak sudah berjalan, Anda juga menghadapi risiko pemutusan kontrak sepihak.
Kelima, kehilangan akses ke proyek jalan tol dan bandara secara permanen sampai SBU diterbitkan — dan proses sertifikasi tidak dapat dipercepat jika dokumen tidak lengkap. Setiap hari penundaan adalah peluang tender yang hilang.
Apa Saja Syarat Dokumen SBU KK005 2026?
Persyaratan dokumen SBU KK005 ditetapkan dalam Permen PU 6/2025 dan dioperasionalkan melalui sistem OSS RBA serta platform SIKI LPJK. Persiapkan dokumen berikut sebelum memulai proses — satu dokumen yang salah dapat menyebabkan penolakan berkas dan mengulang antrian verifikasi dari awal.
| No. | Dokumen | Ketentuan Teknis | Kesalahan yang Paling Sering Terjadi |
|---|---|---|---|
| 1 | Akta pendirian dan perubahan terakhir | Disahkan Kemenkumham; wajib akta perubahan terakhir jika ada perubahan susunan direksi | Hanya melampirkan akta pendirian tanpa akta perubahan terbaru |
| 2 | NIB dari OSS RBA memuat KBLI 43909 | KBLI harus sudah dikonversi ke format KBLI 2025 | KBLI masih format lama atau tidak mencantumkan 43909 |
| 3 | NPWP badan usaha aktif | Status aktif — bukan non-efektif atau terdaftar tanpa konfirmasi | NPWP berstatus non-efektif karena tidak lapor SPT |
| 4 | Neraca keuangan | Nilai aset minimal Rp5 miliar (Spesialis); audit KAP wajib jika aset di atas Rp2 miliar | Laporan keuangan tidak diaudit padahal aset melampaui Rp2 miliar |
| 5 | SKK PJTBU jenjang 8 aktif di SIKI LPJK | Tenaga tetap; tidak boleh merangkap di badan usaha lain | SKK perkerasan aspal (bukan beton) — SKK harus sesuai subklasifikasi KK005 |
| 6 | SKK PJSKBU jenjang 7 aktif di SIKI LPJK | Tidak boleh merangkap jabatan; PJBU tidak disyaratkan ber-SKK | PJSKBU merangkap sebagai PJTBU di badan usaha yang sama |
| 7 | 2 peralatan utama tercatat di SIMPK | Minimal 2 unit; boleh milik sendiri atau sewa minimal 1 tahun | Peralatan belum diinput ke SIMPK atau kontrak sewa kurang dari 1 tahun |
| 8 | Dokumen SMAP atau surat komitmen | ISO 37001, SMAP, PANCEK KPK min 70%, atau surat komitmen 2 tahun | Tidak mengetahui alternatif surat komitmen — padahal itu pilihan yang valid |
| 9 | Rekaman pengalaman di SIMPAN (perpanjangan) | Hanya wajib untuk perpanjangan; tidak dipersyaratkan untuk permohonan baru | Pemohon baru khawatir tidak punya pengalaman — ini tidak dipersyaratkan |
Catatan kritis dari lapangan: kesalahan SKK adalah penyebab penolakan nomor satu untuk permohonan KK005. SKK PJTBU yang digunakan harus spesifik untuk perkerasan beton, bukan perkerasan aspal. Jika PJTBU Anda memiliki SKK Jalan Aspal (relevan untuk KK008), Anda perlu merekrut PJTBU baru dengan SKK perkerasan beton yang valid sebelum mengajukan permohonan. Untuk panduan lengkap persyaratan dokumen, baca artikel kami di syarat lengkap SBU KK005.
Peralatan yang paling relevan untuk KK005 mencakup concrete paver, vibrator screed, concrete mixer, dan concrete pump. Pastikan semua peralatan sudah terdaftar di SIMPK sebelum pengajuan karena verifikasi peralatan dilakukan secara daring dan tidak dapat digantikan dengan dokumen fisik saja.
Berapa Biaya Pengurusan SBU KK005?
Banyak kontraktor yang menunda pengurusan SBU karena menganggap biayanya terlalu besar. Faktanya, jika Anda urus sendiri pun, biaya yang harus dikeluarkan sudah cukup signifikan — dan waktu yang dihabiskan jauh lebih besar dari yang diperhitungkan.
Jika mengurus sendiri, komponen biaya resmi yang harus Anda bayar langsung ke LSBU dan asosiasi berkisar antara Rp4.850.000 hingga Rp6.100.000, tergantung asosiasi yang dipilih dan biaya KTA yang berlaku. Di luar biaya itu, Anda masih harus meluangkan waktu 30–45 hari kerja untuk navigasi sistem OSS RBA, SIKI LPJK, SIMPK, dan SIMPAN — termasuk revisi dokumen jika ada penolakan berkas di tengah proses.
| Kualifikasi | Ekuitas Minimum | SKK PJTBU | SKK PJSKBU | Peralatan di SIMPK | Biaya Pengurusan Mitra Konstruksi |
|---|---|---|---|---|---|
| Kecil | Rp300.000.000 | Jenjang 6 | Jenjang 5 | 1 unit | Rp8.000.000 all-in |
| Menengah | Rp2.000.000.000 | Jenjang 7 | Jenjang 6 | 2 unit | Rp12.000.000 – Rp15.000.000 |
| Besar | Rp25.000.000.000 | Jenjang 8 | Jenjang 7 | 3 unit | Rp20.000.000 – Rp30.000.000 |
| Spesialis | Nilai aset Rp5 miliar (tidak ada syarat ekuitas minimum) | Jenjang 8 | Jenjang 7 | 2 unit | Rp8.000.000 – Rp12.000.000 |
Paket Rp8.000.000 all-in untuk kualifikasi Kecil dari Mitra Konstruksi mencakup: biaya resmi LSBU, iuran KTA asosiasi, biaya administrasi, dan seluruh koordinasi pengurusan hingga SBU terbit. Tidak ada biaya tersembunyi yang ditagih di kemudian hari. SBU selesai dalam 5 hari kerja — bukan 30–45 hari seperti jika mengurus sendiri.
Bandingkan secara rasional: selisih biaya antara urus sendiri (Rp4.850.000–6.100.000) dengan paket all-in kami hanya Rp1.900.000–3.150.000. Untuk selisih itu, Anda menghemat sebulan penuh waktu kerja dan mengeliminasi risiko penolakan berkas yang bisa mundurkan jadwal tender Anda. Lihat rincian biaya lengkap di artikel biaya SBU KK005.
Bagaimana Kasus Nyata Pengurusan SBU KK005 di Lapangan?
Memahami kasus nyata lebih berguna daripada sekadar membaca daftar persyaratan. Berikut adalah kasus yang kami tangani dan pelajaran yang dapat Anda terapkan langsung.
Studi Kasus: CV Kontraktor Kualifikasi Kecil — Surabaya
Situasi: Sebuah CV di Surabaya dengan ekuitas Rp420 juta mengajukan permohonan baru SBU KK005. Semua dokumen tampaknya lengkap — akta sah, NIB dengan KBLI 43909 sudah diperbarui, NPWP aktif, neraca keuangan memadai, dan satu unit peralatan sudah terdaftar di SIMPK.
Masalah yang ditemukan: SKK PJTBU yang dilampirkan adalah SKK Jalan Aspal — yang relevan untuk KK008 Perkerasan Aspal, bukan untuk KK005 Perkerasan Beton. Ini adalah salah satu kekeliruan paling umum di lapangan: kontraktor yang mengerjakan jalan sering memiliki SKK aspal, dan mengasumsikan SKK tersebut berlaku lintas subklasifikasi. Faktanya tidak demikian — SKK harus spesifik untuk perkerasan beton.
Tindakan yang diambil: CV tersebut merekrut PJTBU dengan SKK perkerasan beton yang sesuai subklasifikasi KK005. Proses rekrutmen dan verifikasi SKK di SIKI LPJK diselesaikan dalam 2 hari kerja karena kami telah memiliki jaringan tenaga ahli yang siap. Setelah PJTBU yang tepat terdaftar, seluruh berkas diajukan ke LSBU.
Hasil: SBU KK005 kualifikasi Kecil terbit dalam 5 hari kerja sejak berkas lengkap diajukan. CV tersebut langsung dapat mendaftar sebagai subkontraktor pada paket perkerasan beton jalan lingkar kota — dengan tarif PPh Final 2,65%, menghemat Rp27.000.000 dibanding jika mengerjakan tanpa SBU pada kontrak senilai Rp2 miliar.
Pelajaran utama: Jangan asumsikan SKK Anda berlaku lintas jenis perkerasan. Perkerasan beton (rigid) dan perkerasan aspal (flexible) memiliki persyaratan SKK yang berbeda dan terpisah. Verifikasi kesesuaian SKK sebelum mengajukan permohonan adalah langkah pertama yang paling kritis. Untuk menghindari kendala seperti ini, baca panduan kami di kendala umum pengurusan SBU KK005.
Kasus ini juga menunjukkan bahwa perusahaan baru — bahkan dengan ekuitas di bawah Rp500 juta — dapat berhasil mendapatkan SBU KK005 kualifikasi Kecil selama persyaratan teknis SKK dan peralatan dipenuhi dengan benar. Tidak ada keharusan memiliki pengalaman proyek sebelumnya untuk permohonan baru.
Apa Saja Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan tentang SBU KK005?
Berdasarkan konsultasi yang kami terima dari 5–8 pemohon setiap bulan, berikut adalah pertanyaan yang paling sering diajukan seputar SBU KK005, disertai jawaban faktual berdasarkan regulasi terkini PP 28/2025, Permen PU 6/2025, dan SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025.
Apa perbedaan KK005 dan KK008?
KK005 adalah SBU untuk perkerasan beton semen (rigid pavement) — jalan beton, CRCP, dan apron bandara. KK008 adalah SBU untuk perkerasan aspal (flexible pavement) — hotmix, aspal beton, dan sejenisnya. Keduanya tidak dapat saling menggantikan dalam dokumen tender. Jika proyek Anda mencakup keduanya, Anda perlu dua SBU terpisah atau bermitra dengan perusahaan yang memiliki SBU berbeda.
Apakah apron bandara dan area berat pelabuhan masuk lingkup KK005?
Ya. Perkerasan beton berkapasitas beban tinggi untuk apron bandara, dermaga pelabuhan, dan area berat kawasan industri secara eksplisit masuk dalam lingkup KK005. Pekerjaan ini tidak masuk KK012 (beton struktur gedung) karena bukan elemen struktural bangunan — melainkan perkerasan di atas tanah.
Berapa nilai aset minimum untuk mengajukan KK005 kualifikasi Spesialis?
Nilai aset minimal Rp5 miliar pada neraca keuangan badan usaha. Untuk kualifikasi Spesialis, tidak ada persyaratan ekuitas minimum terpisah seperti pada kualifikasi Kecil (Rp300 juta), Menengah (Rp2 miliar), atau Besar (Rp25 miliar). Audit KAP wajib jika nilai aset melampaui Rp2 miliar.
Apakah perusahaan baru tanpa pengalaman bisa mengajukan KK005?
Bisa. Untuk permohonan baru, rekaman pengalaman di SIMPAN tidak dipersyaratkan — itu hanya wajib untuk perpanjangan. Yang dipersyaratkan adalah kesesuaian SKK tenaga ahli, peralatan terdaftar di SIMPK, keuangan yang memadai, dan NIB dengan KBLI 43909 yang benar.
Berapa lama masa berlaku SBU KK005?
Masa berlaku SBU KK005 untuk seluruh kualifikasi adalah 3 tahun sejak tanggal penerbitan. Perpanjangan harus diajukan paling lambat 30 hari sebelum tanggal habis berlaku. SBU yang kadaluarsa otomatis menyebabkan badan usaha tidak dapat mengikuti tender dan dikenai tarif PPh Final yang lebih tinggi.
Apakah CTB dan lean concrete masuk KK005 atau KK012?
CTB (Cement Treated Base) dan lean concrete sebagai lapis pondasi untuk perkerasan masuk KK005. Beton struktural untuk bangunan — kolom, balok, pelat lantai — masuk KK012. Batasannya ada pada fungsi: jika beton berfungsi sebagai lapis perkerasan atau pondasi perkerasan, itu KK005. Jika sebagai elemen struktur bangunan, itu KK012.
Apa itu SMAP dan apakah wajib untuk KK005?
SMAP adalah Sistem Manajemen Anti Penyuapan sesuai ISO 37001. Untuk kualifikasi Spesialis KK005, pemohon wajib memiliki salah satu dari: sertifikat ISO 37001, SMAP, nilai PANCEK KPK minimal 70%, atau surat komitmen penerapan anti-penyuapan selama 2 tahun. Surat komitmen adalah alternatif paling mudah dan paling umum dipilih oleh pemohon baru.
Siap mengurus SBU KK005 Perkerasan Beton Rigid Pavement? Tim Mitra Konstruksi menangani 5–8 permohonan SBU setiap bulan, termasuk KK005 untuk kontraktor rigid pavement jalan, bandara, dan kawasan industri. Paket all-in Rp8.000.000 untuk kualifikasi Kecil — sudah termasuk biaya LSBU, KTA asosiasi, dan seluruh koordinasi pengurusan. SBU selesai 5 hari kerja. Konsultasi pertama gratis dan tanpa kewajiban.
Hubungi via WhatsApp — Konsultasi GratisRingkasan poin kunci
- 1KK005 mencakup rigid pavement beton semen: bertulang (JDRP), polos (JDPU), CRCP, overlay beton, dan rigid pavement bandara serta kawasan industri
- 2Tanpa KK005, PPh Final naik dari 2,65% menjadi 4% — selisih Rp67,5 juta per kontrak Rp5 miliar
- 3Syarat kualifikasi Kecil: ekuitas Rp300 juta, SKK PJTBU jenjang 6, SKK PJSKBU jenjang 5, 1 peralatan di SIMPK
- 4SKK PJTBU untuk KK005 harus spesifik perkerasan beton — SKK jalan aspal (KK008) tidak dapat digunakan
- 5Biaya pengurusan all-in Mitra Konstruksi Rp8.000.000 untuk kualifikasi Kecil, selesai 5 hari kerja
- 6Data didaftarkan di OSS RBA, SIKI LPJK, SIMPK, dan SIMPAN melalui portal lpjk.pu.go.id
Artikel pendukung
Syarat SBU KK005 2026 Terbaru: Panduan Dokumen KBLI 43909
Panduan lengkap syarat SBU KK005 KBLI 43909 terbaru tahun 2026 berdasarkan PP 28/2025, Permen PU 6/2025, dan SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025. Temukan rincian dokumen, persyaratan keuangan, kualifikasi SKK PJTBU/PJSKBU, serta perbandingan biaya pengurusan mandiri dengan paket all-in Mitra Konstruksi.
Biaya Pengurusan SBU KK005 2026: Panduan Tarif Resmi All-In
Biaya pengurusan SBU KK005 2026 untuk subklasifikasi Pekerjaan Lapis Perkerasan Beton (KBLI 43909) kini mengacu pada regulasi terbaru PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025. Jika Anda memilih mengurus sendiri melalui portal SIKI LPJK di lpjk.pu.go.id, total biaya resmi yang wajib dibayarkan ke LSBU dan iuran KTA asosiasi berkisar antara Rp4.850.000 hingga Rp6.100.000 dengan proses administrasi mandiri selama 30 hingga 45 hari kerja. Sebagai langkah efisien, Mitra Konstruksi menyediakan paket pengurusan lengkap all-in kualifikasi Kecil seharga Rp8.000.000 dengan jaminan selesai dalam 5 hari kerja. Dengan selisih investasi hanya Rp1.900.000 hingga Rp3.150.000, Anda dapat menghemat waktu satu bulan kerja sekaligus menghindari sanksi penalti PPh final konstruksi hingga 4% akibat keterlambatan kepemilikan sertifikat resmi. Setiap bulannya, tim ahli kami sukses memproses 5 hingga 8 permohonan SBU KK005 melalui integrasi sistem OSS RBA, SIMPK, dan SIMPAN sesuai standar ketat SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025.
Kendala Pengurusan SBU KK005 dan Solusi Cepat Terbit 5 Hari
Kendala pengurusan SBU KK005 (Pekerjaan Lapis Perkerasan Beton atau Rigid Pavement) umumnya berkisar pada ketidaksesuaian kompetensi SKK PJTBU/PJSKBU, integrasi alat di SIMPK, dan validasi keuangan di SIKI LPJK. Berdasarkan PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025, kesalahan klasifikasi SKK—seperti memakai SKK jalan aspal untuk pekerjaan beton—akan memicu penolakan otomatis oleh LSBU. Mengurus mandiri SBU spesialis ini memakan biaya resmi Rp4.850.000 hingga Rp6.100.000 dengan proses birokrasi 30 sampai 45 hari kerja yang berisiko menunda partisipasi tender proyek jalan atau bandara. Mitra Konstruksi menawarkan paket pengurusan lengkap all-in seharga Rp8.000.000 yang menjamin SBU KK005 Anda terbit resmi dalam 5 hari kerja. Kami menangani seluruh proses sinkronisasi NIB KBLI 43909 di OSS RBA, input data SIMPK, laporan keuangan, hingga integrasi portal lpjk.pu.go.id agar badan usaha Anda terhindar dari sanksi pajak PPh 4% akibat tidak memiliki SBU aktif.
Beda SBU KK005 dan Subklasifikasi Terkait 2026: Panduan Lengkap
Perbedaan utama antara SBU KK005 (Pekerjaan Lapis Perkerasan Beton / Rigid Pavement) dengan subklasifikasi terkait seperti KK008, KK009, KK012, dan BS001 terletak pada spesifikasi teknis material dan cakupan pekerjaan konstruksi. SBU KK005 khusus mengatur perkerasan jalan berbasis beton semen (rigid), sementara KK008 untuk aspal (fleksibel), KK009 untuk lapis pondasi berbutir, KK012 untuk beton struktur bangunan, dan BS001 untuk konstruksi jalan secara menyeluruh. Berdasarkan PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025, pemilihan kode klasifikasi yang keliru pada OSS RBA dan SIKI LPJK dapat menggugurkan dokumen penawaran tender serta memicu sanksi denda administratif akibat ketidaksesuaian kualifikasi teknis.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu SBU KK005 Perkerasan Beton Rigid Pavement?
Apa beda SBU KK005 dan KK008?
Apakah rigid pavement apron bandara masuk KK005?
Berapa syarat keuangan untuk mengajukan SBU KK005?
Berapa jenjang SKK yang dibutuhkan untuk KK005?
Berapa biaya pengurusan SBU KK005 all-in?
Apakah perusahaan baru bisa mengajukan SBU KK005?
Sumber: belum diverifikasi · Diverifikasi:
Diskusikan kasus badan usaha Anda
Kirim data ringkas badan usaha Anda, kami bantu petakan subklasifikasi dan persyaratan yang perlu dipenuhi.

