Logo Mitra Jasa Legalitas — jasa pengurusan SBU konstruksi, SKK, dan legalitas usaha

Panduan SBU AT004 Pengujian Parameter Fisikal 2026: Syarat, Biaya, dan Proses

Ilustrasi panduan Panduan SBU AT004 Pengujian Parameter Fisikal 2026: Syarat, Biaya, dan Proses — Mitra Jasa Legalitas
Bagikan halaman ini:

Tim Konsultan Mitra Konstruksi

Terbit
Diperbarui
Waktu baca
13 menit baca
SBU AT004 Pengujian Parameter Fisikal wajib dimiliki usaha pengujian teknis KBLI 71204 sesuai PP 28/2025. Mitra Konstruksi menyediakan pengurusan lengkap kualifikasi Kecil seharga Rp8.000.000 all-in selesai 5 hari kerja, memangkas waktu dari proses mandiri yang memakan 30 hingga 45 hari dengan biaya hingga Rp6.100.000.

SBU AT004 Pengujian Parameter Fisikal adalah Sertifikat Badan Usaha wajib bagi perusahaan jasa konstruksi yang menjalankan pengujian beban struktur, NDT (Non-Destructive Testing), pengujian sifat mekanik material, pressure test pipa, dan kalibrasi peralatan konstruksi — sesuai KBLI 71204 Jasa Pengujian Teknis. Tanpa AT004, badan usaha Anda tidak dapat mengikuti tender uji beban jembatan, program bridge management Bina Marga, atau menerbitkan sertifikat uji beban yang diakui secara resmi. Biaya pengurusan SBU AT004 kualifikasi Kecil melalui Mitra Konstruksi adalah Rp8.000.000 all-in — sudah mencakup biaya resmi LSBU, iuran KTA asosiasi, biaya administrasi, dan seluruh koordinasi pengurusan — selesai murni dalam 5 hari kerja. Perbandingan: urus sendiri membayar Rp4.850.000 hingga Rp6.100.000 ke LSBU atau asosiasi ditambah 30 hingga 45 hari kerja waktu Anda sendiri. Selisih hanya Rp1.900.000 hingga Rp3.150.000 untuk menghemat sebulan kerja.

Apa Itu SBU AT004 dan Siapa yang Wajib Memilikinya?

SBU AT004 adalah subklasifikasi dalam kelompok Jasa Konsultansi Pengujian dan Analisis Teknis yang diatur secara ketat berdasarkan PP 28/2025, Permen PU 6/2025, dan SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025. Kode AT004 secara resmi terdaftar dengan judul Jasa Pengujian dan Analisis Teknis Parameter Fisikal dan memetakan langsung ke KBLI 71204 Jasa Pengujian Teknis pada sistem OSS RBA.

Apa saja lingkup pekerjaan yang dicakup AT004?

AT004 mencakup 7 lingkup pekerjaan utama yang bersifat teknis tinggi dan tidak dapat digantikan oleh subklasifikasi lain. Memahami lingkup ini sangat krusial agar Anda tidak salah memilih kode saat pendaftaran di portal lpjk.pu.go.id:

  • Pengujian beban dan kapasitas struktural — mencakup proof load test, load rating, dan verifikasi kapasitas desain jembatan, lantai gedung, dan elemen struktural lainnya. Ini adalah layanan paling dicari oleh Bina Marga.
  • Pengujian non-destruktif (NDT) struktur — mencakup metode ultrasonic pulse velocity, rebound hammer, pull-out test, radiografi, serta Penetrant Test (PT) dan Magnetic Particle Test (MT) untuk evaluasi material konstruksi baja dan beton tanpa merusak komponen.
  • Pengujian sifat mekanik material — meliputi uji tarik, uji tekan, uji lentur, dan uji fatigue untuk memverifikasi sifat mekanik material konstruksi di laboratorium maupun lapangan.
  • Pengujian tekanan pipa dan sistem perpipaan — pelaksanaan hydrostatic test dan pneumatic test untuk pipa HDPE, baja, dan GRP, serta verifikasi integritas sistem perpipaan skala besar pada infrastruktur air minum dan migas.
  • Pengujian ketebalan dan dimensi material — meliputi pengukuran ketebalan cat, lapisan galvanis, beton selimut, dan dimensi material menggunakan peralatan presisi terkalibrasi.
  • Pengujian vibrasi dan dinamika struktur — pelaksanaan pengukuran frekuensi natural, redaman, dan respons dinamis struktur jembatan, gedung tinggi, dan fondasi mesin berat.
  • Kalibrasi dan verifikasi peralatan konstruksi — menyediakan jasa kalibrasi alat ukur tekanan, gaya, dan dimensi yang digunakan dalam konstruksi agar sesuai standar metrologi nasional.

Siapa yang wajib memiliki SBU AT004?

Badan usaha Anda wajib memiliki SBU AT004 apabila memenuhi salah satu kondisi berikut di lapangan: (1) mengerjakan atau bermaksud mengerjakan uji beban jembatan resmi untuk dinas PUPR daerah maupun pusat; (2) menawarkan layanan NDT struktur kepada proyek pemerintah maupun swasta yang mensyaratkan vendor bersertifikat; (3) melakukan pressure test sistem perpipaan infrastruktur berskala masif; (4) mendaftar sebagai penyedia jasa di Program Bridge Management Ditjen Bina Marga; atau (5) membutuhkan akses ke portal OSS RBA untuk mengaktifkan KBLI 71204 secara penuh.

Penting dicatat bahwa AT004 tidak tepat untuk pengujian komposisi kimia (wajib gunakan AT002), pengujian beton dan material standar (wajib gunakan AT003), pengujian akustik gedung (wajib gunakan AT006), atau pengujian model hidraulika (wajib gunakan AT005). Perbedaan ini sangat penting karena LPJK melalui portal lpjk.pu.go.id dan sistem SIKI LPJK memantau ketat dan tidak memperkenankan klaim pengalaman lintas subklasifikasi pada saat audit SIMPAN.

Apa yang Terjadi Jika Tidak Punya SBU AT004?

Beroperasi tanpa SBU AT004 bukan sekadar masalah administratif sepele. Berdasarkan aturan terbaru PP 28/2025 Pasal 87 ayat (3), pemerintah menegaskan bahwa badan usaha yang melaksanakan jasa konstruksi tanpa sertifikasi yang sesuai dapat dan akan dikenai sanksi administratif berupa teguran tertulis, penghentian kegiatan sementara, denda finansial, hingga pencabutan NIB dari OSS RBA secara sepihak. Berikut adalah 5 konsekuensi konkret yang paling sering dialami klien kami sebelum mereka memutuskan untuk mengurus AT004:

  1. Tidak dapat melaksanakan uji beban jembatan resmi. Pengujian beban jembatan untuk penerimaan proyek (handover) dan rating kapasitas secara eksplisit mensyaratkan badan usaha pemegang AT004. Tanpa sertifikat tersebut, hasil pengujian dianggap tidak sah, ditolak oleh PPK, dan tidak dapat dijadikan dokumen lampiran penerimaan pekerjaan.
  2. Tidak dapat menjadi penyedia NDT bersertifikat. Layanan NDT struktur untuk proyek konstruksi pemerintah dan BUMN — mulai dari proof test pier jembatan hingga inspeksi las sambungan baja pada struktur kritis — selalu memerlukan SBU AT004 sebagai syarat kualifikasi dasar penyedia vendor.
  3. Kehilangan akses ke tender inspeksi dan pengujian struktur. Program bridge management dan inspeksi struktur rutin dari Ditjen Bina Marga secara konsisten mencantumkan kepemilikan SBU AT004 aktif sebagai persyaratan wajib dan mutlak dalam dokumen pengadaan SIRUP setiap tahun.
  4. Risiko sanksi administratif UU 2/2017 jo. PP 28/2025. Mengerjakan jasa pengujian teknis konstruksi tanpa SBU yang sesuai adalah pelanggaran berat yang dapat berujung pada pemutusan kontrak di tengah jalan, masuk daftar hitam (blacklist) penyedia nasional, dan pelaporan langsung ke LPJK.
  5. Tidak dapat menerbitkan sertifikat uji beban yang diakui. Sertifikat uji beban jembatan yang diakui validitasnya oleh Kementerian PUPR hanya dapat diterbitkan oleh lembaga yang memiliki SBU AT004 aktif terdaftar secara resmi di direktori SIMPK.

Bagaimana dampak finansial tanpa SBU AT004 pada pajak penghasilan?

Kerugian paling langsung terasa pada pemotongan PPh final. Perhatikan simulasi tabel berikut yang memperlihatkan pemborosan pajak nyata yang terjadi setiap kali Anda menagih invoice tanpa SBU:

Skenario Legalitas Nilai Kontrak Bruto (Rp) Tarif PPh Pasal 4(2) Beban Pajak Dipotong (Rp)
Dengan SBU AT004 aktif 500.000.000 2,65% 13.250.000
Tanpa SBU — tarif sanksi normal 500.000.000 4% 20.000.000
Selisih Kerugian per kontrak 6.750.000
Dengan SBU AT004 aktif 2.000.000.000 2,65% 53.000.000
Tanpa SBU — tarif sanksi normal 2.000.000.000 4% 80.000.000
Selisih Kerugian per kontrak 27.000.000

Pada satu kontrak pengujian senilai Rp2.000.000.000, perbedaan tarif PPh 4(2) antara badan usaha bersertifikat dan tidak bersertifikat mencapai tepat Rp27.000.000 per kontrak. Pemborosan uang pajak ini jauh melampaui biaya pengurusan SBU kualifikasi Menengah itu sendiri. Menyelesaikan SBU bukan beban biaya, melainkan strategi mutlak penyelamatan laba bersih perusahaan.

Apa Saja Syarat Dokumen SBU AT004 2026?

Persyaratan dokumen untuk SBU AT004 secara kaku mengikuti ketentuan Permen PU 6/2025 dan selalu diverifikasi secara berlapis melalui integrasi sistem SIKI LPJK, OSS RBA, dan portal SIMPAN. Berikut adalah daftar lengkap dokumen wajib beserta catatan kesalahan paling sering yang langsung menyebabkan penolakan permohonan oleh asesor LSBU:

No. Dokumen Wajib Disiapkan Keterangan Sistem Kesalahan Paling Sering Terjadi
1 Akta pendirian dan perubahan terakhir Wajib disahkan sistem AHU Kemenkumham Akta perubahan terbaru belum disahkan, nama direksi tidak sinkron dengan data di NIB
2 NIB dari sistem OSS RBA memuat KBLI 71204 Pastikan KBLI sudah dikonversi ke versi KBLI 2025 terbaru NIB masih menggunakan format KBLI lama yang belum dimigrasi mandiri ke KBLI 2025
3 NPWP badan usaha status aktif Status KSWP aktif, nama persis sesuai akta NPWP berstatus non-efektif karena perusahaan lama tidak melaporkan SPT tahunan
4 Neraca keuangan badan usaha terakhir Wajib diaudit KAP bila aset perusahaan di atas Rp250.000.000 Neraca hanya ditandatangani direktur, tidak diaudit akuntan publik padahal total aset melebihi batas ketentuan
5 SKK PJTBU jenjang 7 aktif di SIKI Wajib berstatus tenaga tetap, tidak boleh merangkap di badan usaha lain SKK belum diregistrasikan penuh di SIKI LPJK atau masa berlakunya sudah kadaluarsa saat diajukan
6 SKK PJSKBU jenjang 7 aktif di SIKI Tidak boleh merangkap sebagai PJTBU atau PJSKBU di manapun Nama ahli PJSKBU terdeteksi sistem terdaftar ganda di lebih dari satu badan usaha pesaing
7 Data tenaga ahli NDT bersertifikat Tidak memerlukan peralatan di SIMPK — bukti insinyur NDT bersertifikat adalah syarat utama verifikasi Sertifikat NDT milik tenaga ahli tidak dikeluarkan oleh lembaga resmi yang diakui oleh LPJK
8 Dokumen SMAP atau surat komitmen bermeterai Sertifikat ISO 37001, dokumen SMAP, atau surat komitmen resmi sesuai kebijakan LSBU Pemohon tidak tahu bahwa selembar surat komitmen dapat menggantikan sertifikat SMAP penuh di tahun pertama
9 Rekaman pengalaman di sistem SIMPAN Hanya wajib untuk proses perpanjangan; sama sekali tidak dipersyaratkan untuk pengajuan SBU baru Data bukti pengalaman di SIMPAN tidak diinput bertahap sebelum masa tenggat perpanjangan tiba

Satu poin kritis yang sering kali disalahpahami dan menjadi sumber kebingungan: AT004 sama sekali tidak memerlukan peralatan fisik yang wajib terdaftar di SIMPK. Berbeda 180 derajat dengan SBU pekerjaan konstruksi murni, kekuatan utama kualifikasi AT004 bertumpu pada pembuktian kompetensi tenaga ahlinya — khususnya ketersediaan insinyur NDT dan ahli pengujian fisikal bersertifikat tingkat lanjut. Pastikan sertifikat kompetensi seluruh tenaga ahli Anda berhasil diverifikasi langsung melalui sistem SIKI LPJK sebelum menekan tombol pengajuan permohonan ke LSBU. Informasi lebih mendalam tentang celah persyaratan tersedia di panduan syarat dokumen SBU AT004.

Berapa syarat ekuitas minimum per kualifikasi AT004?

Modal yang tercatat pada akta dan neraca harus memenuhi ambang batas minimum berikut berdasarkan Permen PU 6/2025:

Klasifikasi Kualifikasi Ekuitas Minimum (Rp) Persyaratan Jenjang PJTBU Persyaratan Jenjang PJSKBU Kewajiban Audit KAP
Kecil 100.000.000 Jenjang 7 Jenjang 6 Tidak wajib
Menengah 250.000.000 Jenjang 8 Jenjang 7 Wajib audit KAP
Besar 500.000.000 Jenjang 9 Jenjang 8 Wajib audit KAP
Spesialis Tidak ada ketentuan minimum pasti Jenjang 7 Jenjang 7 Tidak wajib

Berapa Biaya Pengurusan SBU AT004?

Banyak badan usaha mencoba menghemat anggaran dengan mengurus sertifikasi ini sendiri, namun berujung pada kerugian waktu yang masif. Sebelum memutuskan jalan mana yang diambil, mari membedah dan membandingkan secara matematis antara biaya mengurus mandiri dan menggunakan paket pengurusan all-in dari Mitra Konstruksi.

Apa rincian biaya aktual jika mengurus sendiri?

Mengurus SBU AT004 secara mandiri berarti staf Anda harus membayar tagihan langsung secara terpisah ke LSBU, portal registrasi, dan asosiasi profesi. Berikut adalah estimasi biaya nyata kualifikasi Kecil berdasarkan tarif lembaga aktif per Agustus 2026:

  • Biaya sertifikasi murni LSBU kualifikasi Kecil: Rp2.500.000 hingga Rp3.500.000
  • Iuran KTA asosiasi perusahaan (wajib per tahun, dibayar untuk 3 tahun): Rp900.000 hingga Rp1.500.000
  • Biaya administrasi portal OSS RBA dan legalisasi dokumen tambahan: Rp450.000 hingga Rp600.000
  • Biaya tersembunyi koreksi dokumen akibat penolakan (rata-rata 1 hingga 2 kali revisi pengembalian): Rp1.000.000 hingga Rp1.500.000
  • Total biaya urus sendiri berkisar di angka pasti: Rp4.850.000 hingga Rp6.100.000
  • Waktu total yang dibutuhkan staf Anda: 30 hingga 45 hari kerja penuh (termasuk antrean panjang verifikasi SIKI LPJK dan jadwal sidang LSBU)

Berapa biaya paket all-in Mitra Konstruksi untuk SBU AT004?

Mitra Konstruksi menghadirkan skema tarif tetap tanpa kejutan biaya di belakang, memastikan seluruh proses selesai dalam hitungan hari, bukan bulan.

Kualifikasi SBU Biaya Paket All-In (Rp) Estimasi Waktu Selesai Komponen Sudah Termasuk
Kecil 8.000.000 5 hari kerja Biaya resmi LSBU, KTA asosiasi, seluruh administrasi, dan koordinasi penuh tim
Menengah 12.000.000 – 15.000.000 7 hingga 10 hari kerja Biaya resmi LSBU, KTA asosiasi, audit KAP, dan koordinasi penuh tim
Besar 20.000.000 – 30.000.000 10 hingga 14 hari kerja Biaya resmi LSBU, KTA asosiasi, audit KAP, dan koordinasi penuh tim
Spesialis 8.000.000 – 12.000.000 5 hingga 7 hari kerja Biaya resmi LSBU, KTA asosiasi, seluruh administrasi, dan koordinasi penuh tim

Jika kita menganalisis angka tersebut, selisih antara mengurus sendiri kualifikasi Kecil (Rp4.850.000 hingga Rp6.100.000) dengan membeli paket pengurusan all-in Mitra Konstruksi (Rp8.000.000) hanya sebesar Rp1.900.000 hingga Rp3.150.000. Untuk selisih biaya sekecil itu, perusahaan Anda langsung mendapat penghematan waktu emas 30 hingga 40 hari kerja dan kepastian absolut 100% tidak ada revisi dokumen yang membuang waktu lebih lanjut. Mengingat satu nilai tender uji beban jembatan skala menengah sering kali bernilai mulai dari Rp500.000.000 ke atas, membiarkan staf menunggu antrean 45 hari karena mengurus sendiri sama dengan sengaja membuang peluang dan kehilangan minimal 1 siklus pengadaan tender tahun berjalan. Detail logika perhitungan biaya tersedia rinci di halaman perbandingan biaya SBU AT004.

Bagaimana Kasus Nyata Pengurusan SBU AT004 di Lapangan?

Data internal kami dari 5 hingga 8 permohonan AT004 per bulan yang kami tangani di Mitra Konstruksi menunjukkan sebuah pola konsisten: kecepatan penyelesaian penerbitan SBU sangat bergantung pada kesiapan pra-verifikasi dokumen awal di meja konsultan, dan sama sekali bukan pada kompleksitas proses di dalam LSBU. Berikut adalah dokumentasi studi kasus aktual yang kami tangani belum lama ini:

CV Konsultan Pengujian — Bandung (2026, Kualifikasi Kecil, Ekuitas Rp340.000.000)

Situasi Awal: Klien mengajukan permohonan baru SBU AT004 kualifikasi Kecil. Perusahaan tersebut pada praktiknya sudah sangat aktif mengerjakan proyek lapangan NDT dan uji beban jembatan lokal selama 3 tahun terakhir, tetapi selama ini beroperasi secara subkontrak dan belum pernah mengantongi SBU resmi atas nama perusahaan sendiri. Mereka menghubungi kami dalam kondisi panik karena hampir pasti kehilangan satu proyek tender Bina Marga senilai Rp650.000.000 lantaran persyaratan SBU AT004 aktif baru disadari oleh direksi tepat 2 minggu sebelum tenggat penutupan dokumen kualifikasi tender.

Tindakan Pengurusan Mitra Konstruksi: Tim spesialis pengurusan SBU Mitra Konstruksi mengambil alih kendali penuh dan melakukan verifikasi awal seluruh dokumen mentah klien pada 1 hari kerja pertama. Proses ini mencakup eksekusi cek status sinkronisasi SKK PJTBU dan PJSKBU di sistem SIKI LPJK, melakukan konversi manual KBLI di portal OSS RBA menjadi versi 2025, dan mengonfirmasi keaslian sertifikat NDT milik tenaga ahli utama. Karena dikawal dengan disiplin ketat, tidak ditemukan kendala dokumen mendasar — seluruh berkas telah disiapkan ulang dan dirapikan tim konsultan sebelum kami melakukan submit pengajuan resmi ke sistem LSBU.

Hasil Akhir: Berkat zero rejection rate, SBU AT004 kualifikasi Kecil klien berhasil terbit sempurna dalam waktu 5 hari kerja. Klien akhirnya berhasil mencetak dokumen dari SIMPK, memasukkan seluruh dokumen kualifikasi ke dalam sistem e-procurement tender Bina Marga tepat 3 hari sebelum deadline penutupan, dan dilaporkan lolos mulus ke tahap evaluasi teknis.

Pelajaran Berharga: Persiapan verifikasi dokumen lapis pertama — dan bukan menunggu teguran dari proses LSBU — adalah kunci absolut penentu kecepatan. Dengan pengurusan dan konsultasi awal yang terstruktur rapi, bahkan permohonan yang mepet deadline sekalipun terbukti dapat diselesaikan tepat waktu. Baca lebih lanjut tentang pola hambatan umum yang menimpa kontraktor lain di artikel kendala pengurusan SBU AT004.

Apa Saja Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan tentang SBU AT004?

Apa itu SBU AT004 secara ringkas?

AT004 adalah subklasifikasi SBU eksklusif untuk layanan Jasa Pengujian dan Analisis Teknis Parameter Fisikal. Ruang lingkupnya mencakup secara spesifik layanan uji beban struktur berat, NDT struktural, pressure test pipa bertekanan, pengujian sifat mekanik material lanjutan, dan kalibrasi peralatan konstruksi berpresisi. Subklasifikasi ini terdaftar resmi di bawah KBLI 71204 Jasa Pengujian Teknis dan datanya diverifikasi secara publik melalui SIKI LPJK serta dapat ditelusuri di situs lpjk.pu.go.id.

Apakah uji beban jembatan mutlak masuk dalam lingkup SBU AT004?

Ya, sangat mutlak. Aktivitas proof load test hancur maupun tidak hancur, serta load rating jembatan secara eksplisit masuk dalam lingkup AT004 menurut regulasi Kementerian PUPR. Setiap badan usaha yang berniat melakukan pengujian beban jembatan untuk tujuan penerimaan pekerjaan serah terima atau mengikuti program bridge management Ditjen Bina Marga diwajibkan oleh hukum untuk memiliki SBU AT004 aktif yang terdaftar di SIMPK. Tanpa sertifikat ini, dokumen laporan uji Anda berstatus tidak sah.

Apa perbedaan paling mendasar antara SBU AT004 dan AT003?

SBU AT003 secara spesifik mencakup lingkup pengujian standar mutu material konstruksi dasar — seperti pengujian kuat tekan silinder beton, uji tarik baja tulangan standar, dan ekstraksi aspal — yang bersifat sangat rutin, harian, dan massal di laboratorium sipil. Sebaliknya, AT004 mencakup level pengujian parameter fisikal tingkat lanjut yang lebih kompleks: uji beban jembatan utuh, inspeksi NDT struktur terpasang, pressure test jalur pipa, dan pengujian dinamika vibrasi gedung. Aturan praktisnya: Jika pekerjaan harian Anda melibatkan sekadar pengujian beton standar batching plant, pilih AT003. Jika layanan inti Anda melibatkan inspeksi NDT khusus atau uji beban, pilih AT004. Kedua SBU ini sangat dianjurkan untuk dimiliki secara bersamaan oleh lembaga pengujian dan laboratorium komprehensif agar dapat menyapu bersih seluruh potensi tender.

Berapa jenjang SKK minimum yang diwajibkan sistem untuk AT004?

Persyaratan jenjang kompetensi tenaga ahli SKK sangat bergantung pada skala kualifikasi perusahaan. Untuk SBU kualifikasi Kecil: diwajibkan 1 PJTBU minimal jenjang 7 dan 1 PJSKBU minimal jenjang 6. Untuk SBU kualifikasi Menengah: diwajibkan PJTBU minimal jenjang 8 dan PJSKBU minimal jenjang 7. Untuk SBU kualifikasi Besar: diwajibkan PJTBU minimal jenjang 9 dan PJSKBU minimal jenjang 8. Khusus untuk kualifikasi Spesialis: diwajibkan PJTBU jenjang 7 dan PJSKBU jenjang 7. Sistem LPJK mensyaratkan dengan tegas bahwa semua sertifikat SKK tersebut wajib berstatus aktif terdaftar di SIKI LPJK dan pemiliknya sama sekali tidak diperbolehkan memiliki riwayat rangkap jabatan di perusahaan konstruksi mana pun.

Apakah SBU AT004 memerlukan daftar inventaris peralatan yang didaftarkan di SIMPK?

Tidak sama sekali. Sistem administrasi AT004 tidak mensyaratkan ketersediaan peralatan fisik berat yang wajib didaftarkan, diinventarisasi, dan dinilai pada platform SIMPK — peraturannya sangat berbeda dibandingkan dengan persyaratan SBU pekerjaan pelaksanaan konstruksi. Pusat fokus evaluasi dan persyaratan kelulusan AT004 sepenuhnya terletak pada pembuktian kompetensi SDM tenaga ahli: dokumen keaslian insinyur NDT bersertifikat, kualifikasi tenaga spesialis pengujian beban, dan sertifikat operator kalibrasi yang keabsahannya dapat dilacak, diverifikasi, dan divalidasi langsung melalui portal SIKI LPJK oleh pihak asesor.

Bolehkah sebuah perusahaan mengajukan SBU AT003 dan AT004 secara bersamaan?

Sangat bisa diperbolehkan, dan pada kenyataannya, langkah ini adalah strategi manajemen paling umum dan sangat direkomendasikan bagi laboratorium dan lembaga pengujian komprehensif yang berambisi menjangkau seluruh segmen pasar pengujian sektor infrastruktur konstruksi secara utuh tanpa hambatan klasifikasi. Pengajuan ganda simultan ini dapat diproses lancar dalam satu tahapan pendaftaran di LSBU yang sama untuk menciptakan efisiensi waktu penyelesaian dan menghemat anggaran pengurusan hingga puluhan persen dibandingkan mengurusnya secara terpisah beda tahun.

Berapa lama sebenarnya masa berlaku SBU AT004?

SBU AT004 memiliki ketetapan masa berlaku hukum selama tepat 3 tahun penuh sejak tanggal diterbitkan, dan aturan ini berlaku seragam untuk semua kelas kualifikasi tanpa pengecualian (Kecil, Menengah, Besar, maupun Spesialis), sesuai dengan standar ketentuan final yang tertuang pada Permen PU 6/2025. Proses permohonan perpanjangan SBU wajib mulai diajukan idealnya 2 bulan sebelum masa berlaku sertifikat saat ini habis, dan mutlak mensyaratkan badan usaha untuk menunjukkan rekaman portofolio pengalaman riwayat pekerjaan teknis pengujian yang telah diinput secara tuntas dan disetujui di dalam sistem basis data SIMPAN PUPR.

Ringkasan poin kunci

  • 1SBU AT004 wajib untuk badan usaha dengan KBLI 71204 Jasa Pengujian Teknis sesuai PP 28/2025.
  • 2Biaya pengurusan paket lengkap kualifikasi Kecil di Mitra Konstruksi adalah Rp8.000.000 all-in selesai dalam 5 hari kerja.
  • 3Mengurus sendiri membutuhkan biaya Rp4.850.000 hingga Rp6.100.000 dengan waktu proses mencapai 30 hingga 45 hari kerja.
  • 4SBU AT004 tidak memerlukan peralatan fisik di SIMPK melainkan fokus pada kompetensi tenaga ahli NDT di SIKI LPJK.
  • 5Tanpa SBU AT004, badan usaha dikenakan sanksi denda, blacklist tender, serta tarif PPh final yang membengkak hingga 4%.

Artikel pendukung

Sumber: belum diverifikasi · Diverifikasi:

Diskusikan kasus badan usaha Anda

Kirim data ringkas badan usaha Anda, kami bantu petakan subklasifikasi dan persyaratan yang perlu dipenuhi.

Cek Kelayakan