Logo Mitra Jasa Legalitas — jasa pengurusan SBU konstruksi, SKK, dan legalitas usaha

Panduan SBU PL004 Pekerjaan Tanah 2026: Syarat, Biaya & Proses

Ilustrasi panduan Panduan SBU PL004 Pekerjaan Tanah 2026: Syarat, Biaya & Proses — Mitra Jasa Legalitas
Bagikan halaman ini:

Tim Konsultan Mitra Konstruksi

Terbit
Diperbarui
Waktu baca
10 menit baca
SBU PL004 Pekerjaan Tanah adalah Sertifikat Badan Usaha subklasifikasi KBLI 43120 yang wajib dimiliki kontraktor yang mengerjakan galian massal, cut-and-fill, timbunan berskala besar, subgrade jalan, dan galian basement. Tanpa SBU PL004, badan usaha tidak dapat mengikuti tender earthwork jalan tol, kawasan industri, atau bandara, dan dikenai PPh Final 4% bukan 2,65%. Syarat utama kualifikasi Kecil meliputi ekuitas minimal Rp300 juta, SKK PJTBU jenjang 6, SKK PJSKBU jenjang 5, dan 1 peralatan utama tercatat di SIMPK. Pengurusan melalui Mitra Konstruksi selesai dalam 5 hari kerja dengan biaya pengurusan lengkap all-in Rp8.000.000 untuk kualifikasi Kecil, sudah mencakup biaya resmi LSBU, iuran KTA asosiasi, dan seluruh koordinasi — tanpa biaya tambahan tersembunyi.

SBU PL004 Pekerjaan Tanah adalah Sertifikat Badan Usaha subklasifikasi spesialis yang wajib dimiliki kontraktor yang mengerjakan galian massal, cut-and-fill, timbunan lahan, dan subgrade jalan berskala besar. Dasar hukumnya adalah PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025. Badan usaha yang mengerjakan earthwork tanpa SBU PL004 aktif di SIKI LPJK berisiko kena sanksi administratif dan membayar PPh Final 4% — bukan 2,65%. Biaya pengurusan lengkap all-in kualifikasi Kecil melalui Mitra Konstruksi adalah Rp8.000.000, sudah mencakup biaya LSBU, KTA asosiasi, dan seluruh administrasi. Proses selesai 5 hari kerja.

Apa Itu SBU PL004 dan Siapa yang Wajib Memilikinya?

SBU PL004 adalah subklasifikasi Pekerjaan Tanah dalam kelompok Pekerjaan Spesialis Sipil, yang mengacu pada KBLI 43120 (Penyiapan Lahan). Sertifikat ini diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) yang terakreditasi LPJK, tercatat di portal lpjk.pu.go.id, dan terintegrasi dengan sistem OSS RBA melalui SIMPK dan SIMPAN.

Lingkup kerja PL004 mencakup tujuh kategori utama pekerjaan tanah skala besar:

  • Galian massal dan cut-and-fill — penggalian untuk pembentukan kontur lahan, fondasi kawasan, dan operasi cut-and-fill jalan serta kawasan industri.
  • Timbunan dan urugan lahan — pengurugan dengan material pilihan, pemadatan lapis per lapis sesuai spesifikasi teknis.
  • Penggalian dan penimbunan basement — galian gedung bertingkat termasuk pengendalian air tanah dan disposal galian.
  • Pekerjaan subgrade dan pembentukan badan jalan — pembentukan roadbed dan persiapan permukaan perkerasan.
  • Pekerjaan tanah untuk infrastruktur sipil — galian dan timbunan untuk saluran, gorong-gorong, dan utilitas bawah tanah.
  • Penggalian batu dan blasting terkendali — excavation formasi batu keras dan pengolahan material batuan.
  • Penanganan dan disposal material galian — pengangkutan dan pembuangan ke disposal area atau penggunaan kembali sebagai timbunan.

Siapa yang wajib memilikinya? Setiap badan usaha jasa konstruksi yang hendak: (1) mengikuti tender earthwork jalan tol, bandara, atau kawasan industri; (2) menjadi subkontraktor galian massal pada proyek BUMN; (3) menandatangani kontrak pekerjaan tanah senilai di atas ambang batas kualifikasi. Berdasarkan SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025, SBU PL004 juga menjadi prasyarat mutlak dalam sistem kualifikasi berbasis risiko OSS RBA.

Penting dicatat: PL004 dan PL003 sama-sama berkode KBLI 43120, tetapi berbeda kode SBU dan syarat aset. PL003 diperuntukkan bagi land clearing dan grubbing (aset minimum Rp75 juta), sedangkan PL004 mensyaratkan aset minimum Rp5 miliar. Jangan keliru mendaftarkan KBLI yang sama lalu berasumsi bisa mengerjakan lingkup PL004 dengan hanya memiliki PL003.

Apa yang Terjadi Jika Tidak Punya SBU PL004?

Banyak kontraktor earthwork yang menganggap SBU sebagai formalitas administrasi semata. Kenyataannya, konsekuensi tidak memiliki SBU PL004 bersifat finansial, operasional, dan legal secara bersamaan — dan semuanya dapat dihitung dengan angka konkret.

1. Tidak bisa mengikuti tender pekerjaan tanah massal. Dokumen lelang proyek jalan tol, bandara, dan kawasan industri secara eksplisit mencantumkan SBU PL004 sebagai persyaratan kualifikasi. Tanpa SBU aktif di SIKI LPJK, dokumen penawaran akan gugur pada tahap evaluasi administrasi sebelum sampai ke penilaian teknis.

2. Tarif PPh Final 4% — bukan 2,65%. Berdasarkan PP 9/2022, kontraktor bersertifikat SBU aktif menikmati PPh Final 2,65% atas penghasilan dari usaha jasa konstruksi. Tanpa SBU, tarif yang berlaku adalah 4% — selisih 1,35% yang pada proyek Rp10 miliar setara Rp135.000.000 pajak tambahan per paket.

Nilai Kontrak PPh Final Dengan SBU (2,65%) PPh Final Tanpa SBU (4%) Selisih Kerugian
Rp5.000.000.000 Rp132.500.000 Rp200.000.000 Rp67.500.000
Rp10.000.000.000 Rp265.000.000 Rp400.000.000 Rp135.000.000
Rp25.000.000.000 Rp662.500.000 Rp1.000.000.000 Rp337.500.000
Rp50.000.000.000 Rp1.325.000.000 Rp2.000.000.000 Rp675.000.000

3. Sanksi administratif UU 2/2017. Mengerjakan pekerjaan konstruksi tanpa SBU yang sesuai kualifikasi dan subklasifikasi merupakan pelanggaran yang dapat berujung pada pencabutan izin usaha, denda administratif, dan pembatalan kontrak berjalan. PP 28/2025 mempertegas kewenangan pengawasan dan penegakan sanksi oleh Kementerian PUPR melalui SIMPK.

4. Kehilangan akses ke porsi anggaran infrastruktur terbesar. Pekerjaan tanah (earthwork) secara konsisten menempati 20–35% total anggaran proyek infrastruktur linier. Tanpa PL004, badan usaha Anda hanya bisa menonton kompetitor memenangkan paket bernilai miliaran yang seharusnya bisa diperebutkan.

Apa Saja Syarat Dokumen SBU PL004 2026?

Permohonan SBU PL004 diajukan melalui portal SIKI LPJK yang terintegrasi dengan OSS RBA. Semua dokumen wajib diunggah secara digital dengan format dan spesifikasi yang ditetapkan LSBU. Berdasarkan Permen PU 6/2025 dan SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025, berikut adalah checklist lengkap beserta catatan kesalahan yang paling sering terjadi di lapangan:

Sebelum melihat tabel, perhatikan tiga poin kritis yang paling sering menjadi penyebab penolakan berkas PL004:

  1. NIB sudah memuat KBLI 43120, tetapi perusahaan mengira otomatis mencakup PL004 — padahal PL003 dan PL004 sama-sama ber-KBLI 43120 dan tetap harus didaftarkan sebagai kode SBU yang berbeda.
  2. Neraca keuangan menunjukkan ekuitas Rp300 juta (cukup untuk kualifikasi Kecil), tetapi nilai total aset perusahaan tidak mencapai Rp5 miliar yang dipersyaratkan PL004.
  3. SKK PJTBU jenjang 8 sudah dimiliki, tetapi orang yang sama merangkap sebagai PJTBU di badan usaha lain — ini terdeteksi sistem SIKI dan akan ditolak otomatis.
Dokumen Keterangan Teknis Kesalahan Paling Sering
Akta pendirian dan perubahan terakhir Disahkan Kemenkumham; wajib menyebut bidang usaha jasa konstruksi Menggunakan akta lama sebelum perubahan terakhir
NIB dari OSS memuat KBLI 43120 PL003 dan PL004 berbagi KBLI ini; kode SBU tetap berbeda Mengira KBLI 43120 di NIB sudah otomatis berlaku untuk PL004
NPWP badan usaha aktif Status aktif (bukan non-efektif atau dikukuhkan) NPWP dalam status non-efektif akibat tidak lapor SPT
Neraca keuangan — aset minimum Rp5 miliar Kecil: ekuitas Rp300 juta; Menengah: Rp2 miliar; Besar: Rp25 miliar. Wajib audit KAP bila aset di atas Rp2 miliar Ekuitas cukup tapi total aset tidak memenuhi ambang Rp5 miliar PL004
SKK PJTBU jenjang yang sesuai (aktif di SIKI) Kecil: jenjang 6; Menengah: 7; Besar/Spesialis: 8. Tenaga tetap, tidak merangkap Merangkap PJTBU di lebih dari satu badan usaha
SKK PJSKBU jenjang yang sesuai (aktif di SIKI) Kecil: jenjang 5; Menengah: 6; Besar/Spesialis: 7. Tidak merangkap SKK kadaluarsa atau belum diregistrasi di SIKI
Peralatan utama tercatat di SIMPK Kecil: 1 alat; Menengah/Spesialis: 2 alat; Besar: 3 alat. Excavator besar dan bulldozer lazim untuk PL004 Peralatan milik pihak ketiga tanpa perjanjian sewa tertulis
Dokumen SMAP atau surat komitmen ISO 37001, SMAP, PANCEK KPK min 70%, atau surat komitmen 2 tahun Surat komitmen tidak ditandatangani direktur atau tidak bermeterai
Rekaman pengalaman di SIMPAN Wajib untuk perpanjangan; tidak dipersyaratkan untuk permohonan baru Pengalaman belum dimasukkan ke SIMPAN sebelum pengajuan perpanjangan

Detail lengkap setiap dokumen dan cara menghindari penolakan berkas dapat dibaca di artikel khusus: Syarat Dokumen SBU PL004 2026 — Panduan Lengkap dan Kendala Umum Pengurusan SBU PL004 dan Cara Mengatasinya.

Berapa Biaya Pengurusan SBU PL004 yang Harus Disiapkan?

Pertanyaan ini selalu muncul di tahap pertama konsultasi. Ada dua skenario yang perlu dibandingkan secara jujur: mengurus sendiri vs menggunakan layanan pengurusan lengkap.

Skenario 1: Urus Sendiri. Jika perusahaan Anda mengurus sendiri seluruh proses, komponen biaya yang harus dibayar langsung ke lembaga resmi mencakup: biaya sertifikasi LSBU (bervariasi per lembaga), iuran KTA asosiasi jasa konstruksi, dan biaya administrasi sistem. Total komponen ini berkisar Rp4.850.000–6.100.000 untuk kualifikasi Kecil. Belum termasuk waktu internal: 30–45 hari kerja untuk bolak-balik sistem SIKI, revisi dokumen, koordinasi asosiasi, dan mengikuti proses asesmen.

Skenario 2: Paket All-In Mitra Konstruksi. Paket pengurusan lengkap Mitra Konstruksi untuk kualifikasi Kecil adalah Rp8.000.000 all-in — sudah mencakup biaya LSBU, iuran KTA asosiasi, biaya administrasi, dan seluruh koordinasi pengurusan hingga SBU terbit. Proses selesai dalam 5 hari kerja.

Selisih biaya antara urus sendiri dan paket Mitra Konstruksi hanya Rp1.900.000–3.150.000. Dengan selisih sekecil itu, Anda mendapatkan penghematan 30–45 hari kerja yang bisa digunakan untuk hal yang lebih produktif: memenangkan tender, mempersiapkan mobilisasi alat, atau menyiapkan dokumen penawaran.

Kualifikasi Biaya Urus Sendiri (komponen resmi) Paket All-In Mitra Konstruksi Waktu Selesai
Kecil Rp4.850.000 – Rp6.100.000 Rp8.000.000 5 hari kerja
Menengah Rp6.500.000 – Rp8.500.000 Rp12.000.000 – Rp15.000.000 7–10 hari kerja
Besar Rp9.000.000 – Rp12.000.000 Rp20.000.000 – Rp30.000.000 Dikonfirmasi saat konsultasi
Spesialis Rp5.500.000 – Rp7.500.000 Rp8.000.000 – Rp12.000.000 5–7 hari kerja

Catatan penting: biaya urus sendiri di atas hanya komponen yang dibayarkan ke lembaga resmi. Biaya waktu internal staf (gaji harian, transportasi, akses sistem) tidak termasuk dalam angka tersebut. Bila dihitung lengkap, total biaya riil urus sendiri hampir selalu lebih tinggi dari paket all-in Mitra Konstruksi. Baca analisis rinci di: Perbandingan Biaya SBU PL004 2026 — Urus Sendiri vs Paket Pengurusan.

Bagaimana Kasus Nyata Pengurusan SBU PL004 di Lapangan?

Data dan angka di atas akan lebih bermakna bila diilustrasikan dengan pengalaman nyata di lapangan. Mitra Konstruksi menangani rata-rata 5–8 permohonan SBU per bulan, termasuk beberapa untuk subklasifikasi PL004. Berikut adalah satu kasus representatif yang menggambarkan kondisi umum kontraktor kecil yang mulai masuk ke segmen earthwork.

Kasus: CV Kontraktor, Bogor — Permohonan Baru Kualifikasi Kecil

CV ini bergerak di bidang pekerjaan sipil umum dengan ekuitas Rp305 juta. Direktur utamanya menghubungi Mitra Konstruksi setelah gagal memenuhi syarat kualifikasi pada satu tender pekerjaan tanah kawasan pergudangan di Bogor Raya — panitia mensyaratkan SBU PL004 yang belum dimiliki perusahaan.

Situasi awal perusahaan ini cukup umum: NIB sudah mencantumkan KBLI 43120 (dari pengurusan sebelumnya untuk PL003), NPWP aktif, dan sudah memiliki satu excavator medium yang tercatat di SIMPK. Yang perlu disiapkan adalah: neraca keuangan terbaru yang mencerminkan ekuitas Rp305 juta, SKK PJTBU jenjang 6 yang belum diregistrasi di SIKI (sudah ada SKK fisik namun belum diinput), dan surat komitmen SMAP bermeterai.

Tim Mitra Konstruksi mengidentifikasi semua gap dalam sesi konsultasi awal, menyiapkan seluruh dokumen secara paralel, dan mengkoordinasikan registrasi SKK di SIKI serta pengajuan ke LSBU secara bersamaan. Hasil: SBU PL004 kualifikasi Kecil terbit dalam 5 hari kerja sejak dokumen lengkap diterima.

Pelajaran utama dari kasus ini: kecepatan pengurusan sangat bergantung pada kelengkapan dokumen di awal — bukan pada kompleksitas proses LSBU. Dengan persiapan matang dan koordinasi paralel, bahkan permohonan baru PL004 bisa selesai jauh lebih cepat dari yang kebanyakan kontraktor bayangkan. CV ini kemudian berhasil mengikuti tender berikutnya dengan SBU aktif dan memenangkan paket senilai Rp3,2 miliar.

Satu hal yang perlu digarisbawahi: kasus ini adalah permohonan baru, bukan perpanjangan. Untuk perpanjangan, rekaman pengalaman kerja di SIMPAN wajib sudah lengkap sebelum permohonan diajukan — ini adalah penyebab paling umum keterlambatan pada perpanjangan SBU PL004.

Apa Saja Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan tentang SBU PL004?

Berdasarkan konsultasi yang kami tangani, ada enam pertanyaan yang berulang muncul dari kontraktor yang hendak mengurus SBU PL004. Jawaban di bawah ini disusun berdasarkan regulasi terkini PP 28/2025, Permen PU 6/2025, dan SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025.

Apa itu SBU PL004 secara singkat?

SBU PL004 adalah Sertifikat Badan Usaha subklasifikasi Pekerjaan Tanah, diterbitkan LSBU terakreditasi LPJK, dengan KBLI 43120. Lingkup kerjanya meliputi galian massal, cut-and-fill, timbunan lahan, subgrade jalan, galian basement, blasting terkendali, dan disposal material galian. Nilai aset minimum yang dipersyaratkan adalah Rp5 miliar — bukan Rp75 juta seperti PL003 yang berbagi KBLI yang sama.

Apa perbedaan PL004 dan PL003 jika KBLI-nya sama?

PL003 (Penyiapan Lahan Konstruksi) dan PL004 (Pekerjaan Tanah) memang sama-sama berkode KBLI 43120, tetapi berbeda pada tiga hal krusial: (1) kode SBU berbeda sehingga tidak bisa saling menggantikan dalam dokumen tender; (2) nilai aset minimum berbeda jauh — PL003 hanya Rp75 juta, PL004 Rp5 miliar; (3) lingkup kerja berbeda — PL003 untuk land clearing dan grubbing, PL004 untuk earthwork berskala besar. Memiliki PL003 tidak memberi Anda hak mengerjakan lingkup PL004.

Apakah galian basement gedung bertingkat masuk PL004?

Ya. Penggalian dan penimbunan basement gedung bertingkat — termasuk pengendalian air tanah, disposal galian, dan penyiapan dasar galian — masuk dalam lingkup PL004. Namun, jika galian basement merupakan bagian integral dari kontrak utama bangunan gedung (BG) dan dikerjakan sendiri oleh kontraktor utama, maka tidak memerlukan SBU PL004 terpisah. SBU PL004 wajib bila pekerjaan basement dikontrakkan secara terpisah kepada subkontraktor spesialis.

Berapa nilai aset minimum untuk PL004?

Persyaratan aset minimum PL004 adalah Rp5 miliar — ini berlaku lintas kualifikasi sebagai ambang subklasifikasi. Di atas ambang ini, persyaratan ekuitas berbeda per kualifikasi: Kecil Rp300 juta, Menengah Rp2 miliar (wajib audit KAP), Besar Rp25 miliar (wajib audit KAP). Jangan keliru antara ekuitas dan total aset — keduanya dipersyaratkan secara berbeda.

Jenjang SKK apa yang dibutuhkan untuk PL004 kualifikasi Kecil?

Untuk kualifikasi Kecil: PJTBU minimal jenjang 6 dan PJSKBU minimal jenjang 5, keduanya harus aktif terdaftar di SIKI LPJK dan berstatus tenaga tetap yang tidak merangkap jabatan di badan usaha lain. Untuk kualifikasi Spesialis dan Besar, jenjang naik menjadi PJTBU 8 dan PJSKBU 7.

Perusahaan baru bisa langsung mengajukan PL004?

Bisa, dengan catatan semua syarat terpenuhi: nilai aset minimum Rp5 miliar tercermin dalam neraca keuangan, SKK jenjang yang sesuai sudah aktif di SIKI, minimal satu peralatan utama (excavator atau bulldozer) sudah tercatat di SIMPK, dan NIB memuat KBLI 43120. Untuk permohonan baru, rekaman pengalaman di SIMPAN tidak dipersyaratkan — ini hanya wajib untuk perpanjangan.

Kualifikasi Ekuitas Minimum Jenjang PJTBU Jenjang PJSKBU Jumlah Peralatan Audit KAP Masa Berlaku
Kecil Rp300.000.000 6 5 1 alat Tidak wajib 3 tahun
Menengah Rp2.000.000.000 7 6 2 alat Wajib 3 tahun
Besar Rp25.000.000.000 8 7 3 alat Wajib 3 tahun
Spesialis 8 7 2 alat Tidak wajib 3 tahun

Semua SBU PL004 berlaku 3 tahun sejak tanggal terbit dan harus diperpanjang sebelum masa berlaku habis. Perpanjangan yang terlambat menyebabkan SBU non-aktif di SIKI, yang berarti perusahaan tidak dapat mengikuti tender hingga SBU baru terbit. Pantau tanggal kadaluarsa SBU Anda di portal lpjk.pu.go.id dan ajukan perpanjangan minimal 60 hari sebelum expired.

Butuh SBU PL004 selesai dalam 5 hari kerja?
Tim Mitra Konstruksi siap mengecek kelengkapan dokumen Anda hari ini — gratis, tanpa komitmen. Kami menangani 5–8 permohonan SBU per bulan dan tahu persis di mana letak kesalahan yang paling sering terjadi pada pengajuan PL004.

Hubungi via WhatsApp — Konsultasi Gratis

Ringkasan poin kunci

  • 1SBU PL004 berlaku untuk galian massal, cut-and-fill, timbunan, subgrade jalan, galian basement, dan earthwork infrastruktur sipil — bukan land clearing (PL003)
  • 2Ekuitas minimum kualifikasi Kecil Rp300 juta; kualifikasi Menengah Rp2 miliar; kualifikasi Besar Rp25 miliar
  • 3PL004 dan PL003 berbagi KBLI 43120 tetapi berbeda kode SBU dan syarat aset — PL004 untuk earthwork besar, PL003 untuk penyiapan awal lahan
  • 4Tanpa SBU PL004, PPh Final naik dari 2,65% menjadi 4% — selisih 1,35% langsung memotong margin proyek
  • 5SKK PJTBU jenjang 6 dan PJSKBU jenjang 5 wajib tercatat aktif di SIKI LPJK sebelum permohonan diajukan
  • 6Biaya pengurusan all-in kualifikasi Kecil Rp8.000.000 selesai 5 hari kerja — selisih hanya Rp1,9–3,15 juta dibanding urus sendiri yang butuh 30–45 hari

Artikel pendukung

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu SBU PL004 Pekerjaan Tanah?
SBU PL004 adalah Sertifikat Badan Usaha subklasifikasi Pekerjaan Tanah dengan KBLI 43120, diterbitkan LSBU berdasarkan PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025. Wajib dimiliki kontraktor yang mengerjakan galian massal, cut-and-fill, timbunan besar, subgrade jalan, galian basement gedung bertingkat, dan earthwork untuk infrastruktur sipil seperti jalan tol dan bandara.
Apa beda SBU PL004 dan PL003 jika KBLI-nya sama?
Keduanya memang menggunakan KBLI 43120, tetapi berbeda di kode SBU, lingkup pekerjaan, dan syarat aset. PL003 untuk penyiapan awal lahan seperti land clearing dan grubbing dengan ekuitas minimum Rp75 juta. PL004 untuk galian massal dan earthwork besar dengan ekuitas minimum Rp300 juta (Kecil) hingga Rp25 miliar (Besar). Bedanya ada di kode SBU, bukan KBLI.
Berapa ekuitas minimum untuk mengajukan SBU PL004 kualifikasi Kecil?
Ekuitas minimum SBU PL004 kualifikasi Kecil adalah Rp300 juta, dibuktikan dengan neraca keuangan badan usaha. Untuk kualifikasi Menengah, ekuitas minimum Rp2 miliar disertai audit KAP. Kualifikasi Besar mensyaratkan ekuitas Rp25 miliar dengan penjualan tahunan minimal Rp50 miliar dan wajib audit KAP.
Jenjang SKK berapa yang dibutuhkan untuk SBU PL004 kualifikasi Kecil?
Kualifikasi Kecil mensyaratkan SKK PJTBU jenjang 6 dan SKK PJSKBU jenjang 5, keduanya harus aktif dan tercatat di SIKI LPJK pada lpjk.pu.go.id. Keduanya tidak boleh merangkap jabatan di badan usaha lain. Kualifikasi Menengah butuh PJTBU jenjang 7, dan kualifikasi Besar butuh PJTBU jenjang 8.
Apakah galian basement gedung bertingkat masuk lingkup SBU PL004?
Ya. Galian basement gedung bertingkat termasuk lingkup PL004, mencakup penggalian, pengendalian air tanah, disposal material galian, dan penyiapan dasar galian. Namun jika pekerjaan tanah merupakan bagian kecil dari kontrak utama gedung (BG) atau struktur (BS), pekerjaan tersebut masuk ke dalam kontrak utama tanpa memerlukan SBU terpisah.
Berapa biaya pengurusan SBU PL004 melalui Mitra Konstruksi?
Biaya pengurusan all-in SBU PL004 kualifikasi Kecil adalah Rp8.000.000, sudah termasuk biaya resmi LSBU, iuran KTA asosiasi, biaya administrasi, dan seluruh koordinasi pengurusan. Selesai dalam 5 hari kerja. Untuk perbandingan, urus sendiri membutuhkan Rp4.850.000–6.100.000 ditambah 30–45 hari waktu sendiri.

Sumber: belum diverifikasi · Diverifikasi:

Diskusikan kasus badan usaha Anda

Kirim data ringkas badan usaha Anda, kami bantu petakan subklasifikasi dan persyaratan yang perlu dipenuhi.

Cek Kelayakan