Logo Mitra Jasa Legalitas — jasa pengurusan SBU konstruksi, SKK, dan legalitas usaha

Panduan SBU AT001 Pengujian Analisis Teknis Geologi Geofisika 2026

Ilustrasi panduan Panduan SBU AT001 Pengujian Analisis Teknis Geologi Geofisika 2026 — Mitra Jasa Legalitas
Bagikan halaman ini:

Tim Konsultan Mitra Konstruksi

Terbit
Diperbarui
Waktu baca
14 menit baca
SBU AT001 adalah Sertifikat Badan Usaha untuk Jasa Pengujian dan Analisis Teknis Geologi, Geofisika, dan Geokimia — wajib dimiliki badan usaha yang mengerjakan pengujian batuan, analisis geokimia, evaluasi geohazard, dan pengujian geofisika bawah permukaan untuk proyek konstruksi. Dasar hukumnya adalah PP 28/2025, Permen PU 6/2025, dan SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025. Tanpa AT001, badan usaha tidak dapat mengikuti tender pengujian geologi dari BBWS, PUPR, maupun proyek infrastruktur besar. Biaya pengurusan mandiri berkisar Rp4.850.000–Rp6.100.000 ditambah 30–45 hari kerja. Mitra Konstruksi menawarkan paket all-in Rp8.000.000 untuk kualifikasi Kecil — sudah mencakup biaya resmi LSBU, KTA asosiasi, dan seluruh koordinasi — selesai dalam 5 hari kerja. Selisih hanya Rp1.900.000–Rp3.150.000 untuk menghemat satu bulan penuh waktu operasional Anda.

SBU AT001 adalah Sertifikat Badan Usaha subklasifikasi Jasa Pengujian dan Analisis Teknis Geologi, Geofisika, dan Geokimia — diterbitkan berdasarkan PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025 untuk badan usaha jasa konstruksi dengan KBLI 71109. Jika perusahaan Anda mengerjakan pengujian sampel batuan, analisis geokimia tanah, pengujian geofisika bawah permukaan, atau evaluasi geohazard untuk proyek infrastruktur, SBU AT001 adalah syarat mutlak untuk mengikuti tender pemerintah maupun swasta. Biaya pengurusan lengkap all-in kualifikasi Kecil bersama Mitra Konstruksi adalah Rp8.000.000 — sudah termasuk biaya resmi LSBU, iuran KTA asosiasi, biaya administrasi, dan seluruh koordinasi pengurusan. Bukan biaya jasa yang terpisah dari komponen lain. Proses dijamin selesai dalam 5 hari kerja.

Apa Itu SBU AT001 dan Siapa yang Wajib Memilikinya?

SBU AT001 adalah sertifikat klasifikasi jasa konstruksi spesifik untuk subklasifikasi Pengujian dan Analisis Teknis Geologi, Geofisika, dan Geokimia. Sertifikat kelayakan ini secara resmi diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) yang telah terakreditasi oleh pemerintah, kemudian dicatat secara elektronik di dalam sistem SIKI LPJK pada portal resmi lpjk.pu.go.id. Sertifikat ini juga harus terintegrasi penuh dengan SIMPK (Sistem Informasi Material dan Peralatan Konstruksi) serta OSS RBA. Landasan hukum utama yang mengatur kewajiban ini adalah PP 28/2025, Permen PU 6/2025, dan secara teknis diatur dalam SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025.

Kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang melekat dan diwajibkan untuk SBU AT001 adalah 71109 — Aktivitas Enjinering dan Konsultansi Teknis Terkait Lainnya. Perusahaan wajib memastikan Nomor Induk Berusaha (NIB) dari OSS RBA sudah memuat KBLI 71109 dalam versi KBLI 2025 yang terbaru sebelum permohonan sertifikasi diajukan ke LSBU.

Apa saja yang tercakup secara detail dalam lingkup kerja AT001?

Berdasarkan regulasi terbaru, AT001 mencakup 7 kelompok pekerjaan laboratorium dan analisis kritis berikut ini yang sangat krusial dalam tahapan pra-konstruksi:

  • Pengujian dan analisis sampel batuan dan tanah: Meliputi deskripsi petrografi mendalam, analisis mineralogi, dan uji fisik batuan di laboratorium untuk memastikan daya dukung material terhadap beban konstruksi berat.
  • Analisis geokimia tanah dan air tanah: Meneliti kadar pH, tingkat konduktivitas, kandungan logam berat, dan berbagai parameter geokimia relevan untuk memprediksi potensi korosi pada pondasi baja atau degradasi beton.
  • Pengujian geofisika bawah permukaan: Pemrosesan dan analisis data hasil uji geolistrik, survei seismik, Ground Penetrating Radar (GPR), dan metode geofisika lainnya untuk karakterisasi lapisan bawah permukaan secara presisi.
  • Evaluasi dan interpretasi data geologi: Melakukan interpretasi komprehensif terhadap data bor, log bor, dan data stratigrafi lapangan guna mendukung perancangan pondasi tiang pancang, bore pile, maupun infrastruktur bawah tanah.
  • Pengujian kualitas material alam untuk konstruksi: Uji kelayakan laboratorium untuk batu quarry, pasir, agregat, dan material alam lainnya guna memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi standar sebagai material konstruksi utama.
  • Analisis risiko geologi dan geohazard: Evaluasi ilmiah terhadap potensi bahaya geologi seperti kerentanan likuefaksi, pergerakan tanah (landslide), dan ekspansivitas tanah lempung yang sangat menentukan desain struktur tahan gempa.
  • Sertifikasi dan pelaporan hasil uji geologi: Penyusunan laporan akhir pengujian geologi dan geoteknik yang bersifat legal dan bersertifikat, yang nantinya digunakan sebagai prasyarat utama dalam pengurusan perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan pelaksanaan konstruksi.

Apa saja pekerjaan yang BUKAN merupakan lingkup AT001?

Sangat banyak pelaku usaha yang salah menafsirkan lingkup kerja ini. Empat jenis pekerjaan berikut sering dikira masuk ke dalam AT001, padahal secara tegas mensyaratkan kode subklasifikasi yang berbeda:

  • Survei geologi lapangan secara langsung (pemetaan permukaan) → wajib menggunakan IT001.
  • Pelaksanaan pengeboran geoteknik di lapangan (sondir, boring) → wajib menggunakan PL007 atau KK010.
  • Pengujian mutu material hasil pekerjaan konstruksi seperti kuat tekan beton dan kuat tarik baja → wajib menggunakan AT003.
  • Kegiatan eksplorasi untuk kepentingan pertambangan mineral dan batubara → bukan merupakan lingkup SBU jasa konstruksi, melainkan tunduk pada regulasi Kementerian ESDM.

Bagi badan usaha yang model bisnisnya mengerjakan survei lapangan sekaligus memiliki laboratorium analisis sendiri, kami sangat menyarankan untuk mengajukan SBU AT001 dan IT001 secara bersamaan. Proses pengurusan kedua kode ini bisa berjalan paralel tanpa saling menghambat. Untuk memahami detail perbedaan kode ini, Anda dapat merujuk ke halaman syarat SBU AT001 yang kami sediakan.

Apa yang Terjadi Jika Tidak Punya SBU AT001?

Menunda atau mengabaikan kewajiban memiliki SBU AT001 bukanlah sekadar masalah ketidaklengkapan administrasi biasa. Terdapat lima konsekuensi hukum dan finansial yang sangat nyata, yang akan langsung berdampak pada stabilitas pendapatan dan legalitas operasional perusahaan Anda di mata hukum dan instansi pajak.

Lima risiko fatal yang wajib Anda ketahui sebagai direktur perusahaan

  1. Tidak dapat mengikuti tender pengujian geologi proyek infrastruktur. Seluruh paket pengujian geologi dan geofisika dari kementerian, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), proyek bendungan strategis nasional, dan infrastruktur besar lainnya secara eksplisit mensyaratkan bukti kepemilikan SBU AT001 yang aktif terverifikasi di dokumen lelang LPSE.
  2. Tidak dapat menjadi laboratorium geologi bersertifikat yang diakui. Layanan pengujian laboratorium geologi untuk keperluan konstruksi yang invoice-nya dapat ditagihkan secara sah ke pemilik proyek (Owner) mensyaratkan AT001 sebagai bukti kompetensi dan kelayakan laboratorium.
  3. Kehilangan akses ke paket uji material geologi pada proyek skala besar. Proyek vital seperti pembangunan bendungan, terowongan MRT, jalan tol, dan infrastruktur nasional lainnya mutlak mensyaratkan bahwa pengujian geoteknik dan geologi harus dilakukan oleh laboratorium bersertifikat AT001.
  4. Risiko sanksi administratif berdasarkan UU 2/2017 jo. PP 28/2025. Mengerjakan pekerjaan jasa konstruksi, termasuk di dalamnya pengujian laboratorium geologi konstruksi, tanpa memiliki SBU yang valid dapat dikenai sanksi administratif yang berat, mulai dari surat peringatan, denda finansial, hingga penghentian paksa kegiatan usaha oleh pihak berwenang.
  5. Tidak dapat bermitra dalam konsorsium investigasi geoteknik. Tim investigasi geoteknik untuk proyek berskala raksasa selalu membutuhkan kolaborasi. Konsorsium tersebut diwajibkan memiliki minimal satu anggota (perusahaan) yang bertindak sebagai laboratorium bersertifikat AT001. Tanpa ini, Anda tidak akan diajak bergabung dalam konsorsium menguntungkan tersebut.

Simulasi kerugian finansial akibat beban pajak tambahan tanpa SBU aktif

Selain kehilangan proyek, beroperasi tanpa SBU AT001 yang aktif akan membuat perusahaan Anda kehilangan margin keuntungan akibat pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) Final yang jauh lebih besar oleh pihak pemberi kerja.

Kondisi Legalitas Perusahaan Nilai Kontrak Pengujian Tarif Potongan PPh Final Beban Pajak yang Dipotong
Memiliki SBU AT001 aktif di SIKI LPJK Rp500.000.000 2,65% Rp13.250.000
Tanpa SBU / SBU kedaluwarsa / SBU tidak valid Rp500.000.000 4% Rp20.000.000
Selisih kerugian mutlak per kontrak Rp6.750.000

Mari kita cermati tabel di atas secara saksama. Dari satu kontrak senilai Rp500 juta saja, selisih PPh Final yang hilang menguap begitu saja adalah Rp6.750.000 — angka ini hampir setara dengan total biaya pengurusan SBU kualifikasi Kecil itu sendiri secara all-in. Jika dalam satu tahun perusahaan Anda menangani total kontrak senilai Rp2 miliar tanpa SBU, selisih kerugian pajaknya mencapai Rp27.000.000. Ini adalah kebocoran finansial yang seharusnya bisa dengan mudah dihindari dengan mengurus SBU AT001 sejak awal.

Apa Saja Syarat Dokumen SBU AT001 2026?

Proses permohonan SBU sering kali terhambat berminggu-minggu hanya karena kesalahan elementer pada kelengkapan dokumen. Berikut adalah checklist lengkap dokumen persyaratan SBU AT001 berdasarkan regulasi mutakhir PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025. Perhatikan kolom "Kesalahan Umum" agar Anda tidak mengulangi kesalahan yang sama yang dilakukan oleh ratusan pemohon lainnya.

No Nama Dokumen Syarat Keterangan dan Ketentuan Spesifik Kesalahan Umum yang Menyebabkan Penolakan
1 Akta pendirian dan akta perubahan terakhir badan usaha Harus dilampirkan beserta SK Pengesahan dari Kemenkumham. Akta perubahan terbaru belum terdaftar secara sah di sistem AHU Online Kemenkumham.
2 NIB dari OSS RBA yang memuat KBLI 71109 Pastikan KBLI yang tertera sudah dikonversi ke KBLI versi 2025. KBLI masih menggunakan versi lama atau terdaftar di KBLI 71102 yang tidak sesuai lingkup.
3 NPWP badan usaha aktif Status wajib pajak harus aktif, tidak ada tunggakan mencurigakan. Status NPWP Non-Efektif (NE) di sistem DJP karena laporan SPT tahunan terlambat atau tidak dilaporkan.
4 Neraca keuangan badan usaha Ekuitas minimum Rp100 juta untuk Kecil. Wajib Audit KAP jika nilai aset melebihi Rp250 juta. Neraca dibuat asal-asalan dan tidak memperlihatkan ekuitas bersih positif yang memenuhi syarat minimum kualifikasi.
5 SKK PJTBU jenjang 7 yang aktif di SIKI LPJK Berstatus sebagai tenaga tetap perusahaan, tidak boleh merangkap di badan usaha lain. Sertifikat SKK sudah kedaluwarsa atau nama tenaga ahli masih terdaftar aktif di perusahaan lama tanpa proses pencabutan.
6 SKK PJSKBU jenjang 6–7 yang aktif di SIKI Minimal 1 orang, tidak boleh merangkap, harus sesuai dengan subklasifikasi. PJSKBU masih berstatus merangkap di badan usaha lain yang belum dilepas secara resmi di sistem.
7 Data tenaga ahli geologi dan geofisika bersertifikat Tidak memerlukan penginputan peralatan berat/laboratorium di dalam SIMPK. Pemohon kebingungan dan menunda pengajuan karena mengira wajib input data seluruh peralatan lab ke SIMPK — padahal ini sama sekali tidak diperlukan.
8 Dokumen Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) atau surat komitmen Bisa berupa Sertifikat ISO 37001, Dokumen SMAP internal, atau surat komitmen sesuai format LSBU. Surat komitmen SMAP diwakilkan penandatanganannya dan tidak ditandatangani langsung oleh direktur utama di atas materai.
9 Rekaman pengalaman pengujian geologi di SIMPAN Khusus untuk perpanjangan SBU. Syarat penjualan tahunan tidak dipersyaratkan untuk pengajuan SBU baru. Permohonan SBU baru salah dinput di sistem portal perizinan sehingga diproses sebagai perpanjangan yang meminta data masa lalu.

Apa saja syarat detail jenjang SKK untuk setiap tingkatan kualifikasi?

Memilih kualifikasi yang tepat sangat bergantung pada modal disetor dan ketersediaan tenaga ahli bersertifikat (SKK). Berikut rinciannya:

Kualifikasi SBU Syarat Ekuitas Minimum Syarat Penjualan Tahunan Minimum Jenjang SKK PJTBU Minimum Jenjang SKK PJSKBU Minimum Kewajiban Audit KAP Masa Berlaku SBU
Kecil Rp100.000.000 Tidak dipersyaratkan (pengajuan baru) Jenjang 7 Jenjang 6 Tidak wajib (kecuali aset > Rp250 juta) 3 tahun
Menengah Rp250.000.000 Rp1.000.000.000 Jenjang 8 Jenjang 7 Wajib diaudit Kantor Akuntan Publik 3 tahun
Besar Rp500.000.000 Rp2.500.000.000 Jenjang 9 Jenjang 8 Wajib diaudit Kantor Akuntan Publik 3 tahun
Spesialis Tidak dipersyaratkan secara khusus Tidak dipersyaratkan secara khusus Jenjang 7 Jenjang 7 Tidak wajib 3 tahun

Satu catatan yang sangat penting dan krusial: Untuk AT001, sistem tidak mensyaratkan input peralatan di SIMPK maupun SIMPAN. Banyak konsultan amatir yang memaksa kliennya mendata mikroskop, oven lab, atau alat uji tekan ke dalam SIMPK. Padahal, meskipun sebuah laboratorium geologi di dunia nyata memerlukan banyak peralatan fisik yang mahal, regulasi konstruksi saat ini hanya mensyaratkan eksistensi dan kompetensi tenaga ahli geologi bersertifikat sebagai pondasi penerbitan SBU — bukan inventaris peralatan laboratorium. Anda bisa menghemat waktu berhari-hari dengan mengetahui fakta ini.

Untuk mempelajari detail teknis yang lebih mendalam mengenai hambatan-hambatan spesifik di lapangan, kami telah menyusun panduan resolusi masalah di halaman kendala SBU AT001.

Berapa Biaya Pengurusan SBU AT001?

Kami sangat memahami bahwa anggaran adalah faktor penentu. Banyak badan usaha yang pada awalnya memilih untuk mengurus sendiri proses sertifikasi ini dengan asumsi bisa menghemat jutaan rupiah, tanpa memperhitungkan biaya siluman, ongkos transportasi, dan terlebih lagi, biaya dari hilangnya waktu produktif. Berikut adalah transparansi perbandingan biaya secara jujur antara jalur mengurus sendiri berhadapan langsung dengan birokrasi, dibandingkan dengan memanfaatkan layanan paket all-in dari Mitra Konstruksi.

Berapa rincian biaya jika Anda memutuskan untuk mengurus sendiri?

Mengurus sendiri bukan berarti gratis. Ada retribusi resmi dan kewajiban iuran yang wajib dibayarkan ke berbagai instansi independen.

Komponen Biaya Jika Urus Sendiri Estimasi Biaya yang Dikeluarkan
Biaya resmi sertifikasi LSBU terakreditasi Rp2.500.000 – Rp3.500.000
Iuran keanggotaan (KTA) asosiasi perusahaan Rp1.500.000 – Rp1.800.000
Biaya administrasi portal, materai, dan legalisasi notaris Rp850.000 – Rp800.000
Total proyeksi biaya resmi murni Rp4.850.000 – Rp6.100.000
Estimasi waktu penyelesaian (trial and error) 30–45 hari kerja (bisa lebih jika ditolak)

Berapa harga paket pengurusan all-in dari Mitra Konstruksi?

Paket layanan kami dirancang khusus agar direktur dan tim administrasi Anda tidak perlu dipusingkan dengan revisi dokumen atau antrean portal OSS RBA. Semua sudah kami integrasikan dalam satu harga pas yang transparan.

Tingkat Kualifikasi Biaya Pengurusan All-In Mitra Konstruksi Jaminan Waktu Selesai Cakupan Fasilitas Layanan (Sudah Termasuk)
Kecil Rp8.000.000 5 hari kerja Biaya resmi LSBU + Iuran KTA + biaya administrasi portal + seluruh koordinasi pengurusan tanpa biaya tersembunyi.
Menengah Rp12.000.000 – Rp15.000.000 7–10 hari kerja Semua fasilitas Kualifikasi Kecil, ditambah koordinasi penyusunan dan verifikasi syarat audit KAP serta sinkronisasi sistem SIMPK.
Besar Rp20.000.000 – Rp30.000.000 Dikonfirmasi saat konsultasi Full koordinasi tingkat tinggi multi-lembaga, penanganan dokumen ekuitas raksasa, dan prioritas layanan eksklusif.
Spesialis Rp8.000.000 – Rp12.000.000 5–7 hari kerja Biaya resmi LSBU + KTA + penyesuaian khusus kriteria spesialis di SIKI LPJK.

Mari kita melakukan kalkulasi bisnis yang realistis. Untuk kualifikasi Kecil, selisih antara mengurus sendiri (sekitar Rp4.850.000–6.100.000) dengan menyerahkan sepenuhnya pada paket pengurusan Mitra Konstruksi (Rp8.000.000) hanyalah sebesar Rp1.900.000–3.150.000. Pertanyaannya, apakah selisih angka tersebut sepadan dengan beban stres dan terbuangnya waktu produktif selama 30 hingga 45 hari kerja? Waktu satu bulan tersebut jauh lebih berharga jika dialokasikan untuk memenangkan tender dan mengeksekusi proyek di lapangan. Hitung sendiri: berapa nilai potensi pendapatan dari satu kontrak pengujian geologi yang terlewat atau hangus hanya karena SBU Anda belum kunjung terbit dari LSBU akibat bolak-balik revisi dokumen?

Analisis tajam mengenai rasionalisasi biaya per komponen dapat Anda temukan selengkapnya di halaman biaya SBU AT001 kami.

Bagaimana Kasus Nyata Pengurusan SBU AT001 di Lapangan?

Sebagai konsultan senior, kami menangani rata-rata 5–8 permohonan SBU secara spesifik setiap bulannya. Agar Anda mendapat gambaran yang utuh, berikut adalah satu rekam jejak studi kasus konkret yang merepresentasikan proses kerja kami yang efisien dan tanpa kompromi.

Studi Kasus: Pengurusan SBU CV Konsultan Geoteknik Skala Kecil di Bandung

Situasi Awal: Sebuah CV berbasis di Bandung dengan catatan ekuitas di neraca sebesar Rp345 juta bermaksud mengajukan permohonan baru untuk SBU AT001 kualifikasi Kecil. Mengingat ini adalah badan usaha yang baru berekspansi ke layanan laboratorium, mereka sama sekali tidak memiliki pengalaman sebelumnya yang tercatat di sistem SIMPAN. Sesuai regulasi terbaru, kami mengkonfirmasi bahwa rekam jejak pengalaman memang tidak dipersyaratkan untuk sebuah pengajuan permohonan baru.

Kondisi Verifikasi Dokumen Pra-Pengajuan: Filosofi kerja Mitra Konstruksi adalah pencegahan masalah di hulu. Semua dokumen disiapkan dan dikurasi secara ketat sebelum tombol submit ditekan. Akta pendirian dipastikan terhubung dengan AHU; NIB dipastikan telah mencantumkan KBLI 71109 (dan sudah melalui konversi tuntas ke sistem KBLI 2025); neraca keuangan divalidasi memperlihatkan nilai ekuitas murni di atas ambang batas Rp100 juta; SKK PJTBU jenjang 7 dikonfirmasi aktif di SIKI LPJK; SKK PJSKBU jenjang 6 dipastikan aktif dan berdiri tunggal; serta surat pernyataan komitmen Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) telah ditandatangani basah oleh direktur utama di atas materai sah.

Titik Kritis yang Diselesaikan: Tim ahli kami menemukan fakta dari pengecekan silang bahwa PJSKBU yang diusulkan sempat terdaftar di proyek perusahaan lain dua tahun lalu. Kami memverifikasi dan memastikan pemutusan status aktif di badan usaha lama melalui portal SIKI LPJK selesai secara sempurna sebelum dokumen permohonan SBU AT001 diajukan. Status ganda tenaga ahli ini adalah titik gagal paling umum yang sering menjegal permohonan kualifikasi Kecil hingga memakan waktu berbulan-bulan.

Hasil Eksekusi: Karena verifikasi dokumen awal mencapai tingkat keakuratan 100%, SBU AT001 kualifikasi Kecil untuk CV tersebut berhasil terbit gemilang hanya dalam waktu 5 hari kerja. Tidak ada satupun dokumen yang dikembalikan (return) oleh asesor LSBU atau diminta untuk diperbaiki. Pada minggu berikutnya, CV tersebut sudah bisa dengan percaya diri mendaftar sebagai peserta lelang sah untuk paket pengujian geologi jalan tol di sistem e-procurement LPSE.

Pelajaran Kunci: Kecepatan pengurusan SBU berbanding lurus dan absolut dengan tingkat keabsahan serta kelengkapan dokumen di hari pertama pengajuan. Dengan metodologi verifikasi awal yang presisi dan sistematis dari Mitra Konstruksi, jargon "selesai 5 hari kerja" bukanlah sekadar janji pemasaran kosong — ini adalah standar operasional (SOP) harian kami yang sepenuhnya dapat direplikasi untuk perusahaan Anda.

Apa Saja Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan tentang SBU AT001?

Apa itu SBU AT001 jika dijelaskan secara singkat dan padat?

Secara definitif, SBU AT001 adalah Sertifikat Badan Usaha khusus jasa pengujian dan analisis teknis geologi, geofisika, dan geokimia dalam ranah konstruksi — yang aktivitas utamanya mencakup pengujian kekuatan batuan di laboratorium, analisis sampel geokimia tanah, hingga evaluasi risiko geohazard terstruktur. Kode KBLI yang mengikat layanan ini adalah 71109. SBU ini diterbitkan berlandaskan payung hukum PP 28/2025 dan secara resmi dicatat dalam database nasional SIKI LPJK.

Apa beda mendasar antara AT001 dan IT001?

Perbedaannya terletak pada lokasi dan sifat pekerjaan. IT001 dikhususkan untuk aktivitas survei geologi yang dilakukan secara langsung di lapangan serta penyusunan dokumen prospektus geologi awal. Sebaliknya, AT001 diperuntukkan bagi pengujian fisik dan analisis material geologi yang dilakukan di laboratorium menggunakan sampel yang diambil dari lapangan. Jika entitas bisnis Anda menyediakan layanan terpadu hulu ke hilir (mengambil sampel di lapangan lalu mengujinya di lab internal), Anda diwajibkan mengajukan kedua kode subklasifikasi ini secara sekaligus dan bisa diproses secara paralel.

Apakah analisis potensi likuefaksi benar-benar masuk lingkup AT001?

Ya, sangat tepat. Seluruh evaluasi potensi likuefaksi yang dirumuskan berdasarkan pemrosesan data uji geologi laboratorium secara sah masuk ke dalam lingkup AT001. Hal ini mencakup proses perumusan analisis gradasi butiran tanah halus, penentuan batas-batas konsistensi Atterberg, dan interpretasi komputasional terhadap data CPT/SPT lapangan guna menghasilkan laporan penilaian risiko likuefaksi terstandar untuk titik lokasi rencana konstruksi bangunan tahan gempa.

Berapa jenjang SKK yang secara spesifik wajib dimiliki untuk AT001 kualifikasi Kecil?

Untuk menembus syarat kualifikasi Kecil, perusahaan wajib mengikat kontrak kerja dengan tenaga ahli yang memegang Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) berjenjang spesifik: minimal satu orang PJTBU dengan SKK jenjang 7 dan minimal satu orang PJSKBU dengan SKK jenjang 6. Kedua individu ini wajib berstatus sebagai tenaga tetap yang terekam di sistem SIKI LPJK dan dilarang keras merangkap jabatan atau tercatat aktif di badan usaha jasa konstruksi lainnya pada detik permohonan diajukan.

Apakah pemohon AT001 perlu mendaftarkan dan menginput peralatan laboratorium di sistem SIMPK?

Sama sekali tidak perlu. Merupakan sebuah miskonsepsi umum bahwa laboratorium geologi fisik yang dipenuhi peralatan uji canggih harus mendaftarkan asetnya di portal pemerintah. Faktanya, regulasi pelaksanaan PP 28/2025 hanya menitikberatkan persyaratan pada sertifikasi kompetensi tenaga ahli (SKK) untuk subklasifikasi AT001 — bukan keharusan menyertakan inventaris peralatan laboratorium ke dalam aplikasi SIMPK atau SIMPAN. Aturan pendaftaran inventaris alat berat hanya diberlakukan secara ketat pada SBU kategori pelaksana konstruksi fisik, bukan pada entitas penguji laboratorium.

Bisakah pengajuan AT001 dan IT001 diproses secara bersamaan dalam satu waktu?

Tentu saja bisa, dan ini justru praktik yang sangat direkomendasikan. Kedua subklasifikasi tersebut dapat diproses secara paralel dan harmonis oleh LSBU karena masih melekat erat pada payung badan usaha yang sama. IT001 akan mengakomodasi aspek keabsahan legal survei lapangan perusahaan Anda, sementara AT001 memberikan dasar hukum yang kuat untuk aktivitas analisis laboratorium. Secara historis, badan usaha spesialis investigasi geoteknik yang bonafide umumnya selalu memegang kedua SBU ini secara berdampingan sebagai jaminan mutu layanan kepada pemilik proyek.

Setiap SBU AT001 yang diterbitkan secara sah berlaku penuh selama 3 tahun kalender sejak tanggal penetapan, dan ini berlaku universal untuk semua tingkatan kualifikasi (Kecil, Menengah, Besar, hingga Spesialis). Mengingat pentingnya kesinambungan operasional, perpanjangan wajib diinisiasi sebelum masa kedaluwarsa tiba. Penting dicatat bahwa fase perpanjangan ini secara mutlak memerlukan bukti rekaman pengalaman proyek yang tervalidasi di portal SIMPAN — sebuah syarat yang sama sekali berbeda dengan fleksibilitas yang diberikan saat pengajuan permohonan baru yang membebaskan syarat pengalaman lampau.

Apa yang akan terjadi pada perusahaan jika SKK PJSKBU kedaluwarsa di tengah masa berlaku SBU?

Ini adalah risiko kepatuhan (compliance) yang berbahaya. SBU perusahaan Anda dapat dibekukan (suspended) seketika secara sistematis oleh LSBU jika terdeteksi bahwa PJSKBU penanggung jawab lalai memperbarui sertifikat SKK-nya. Pembekuan mendadak ini akan men-diskualifikasi perusahaan Anda dari seluruh keikutsertaan proses tender yang sedang berjalan. Oleh karena itu, lakukan pembaruan (renewal) SKK PJSKBU Anda sekurang-kurangnya 60 hari efektif kerja sebelum tanggal kedaluwarsa yang tertera di sistem database SIKI LPJK.

Ringkasan poin kunci

  • 1AT001 wajib untuk pengujian laboratorium geologi, geofisika, dan geokimia pada proyek konstruksi — bukan survei lapangan (IT001) atau pengujian beton (AT003)
  • 2Syarat utama kualifikasi Kecil: ekuitas minimum Rp100 juta, PJTBU jenjang 7, PJSKBU jenjang 6, NIB dengan KBLI 71109
  • 3Tidak perlu mendaftarkan peralatan laboratorium di SIMPK — yang wajib adalah tenaga ahli geologi bersertifikat di SIKI LPJK
  • 4Tanpa AT001, badan usaha kehilangan akses tender pengujian geologi BBWS dan proyek bendungan, terowongan, serta infrastruktur besar
  • 5Biaya all-in Mitra Konstruksi Rp8.000.000 untuk kualifikasi Kecil sudah termasuk biaya resmi LSBU, KTA asosiasi, dan administrasi — selesai 5 hari kerja
  • 6AT001 dan IT001 dapat diajukan bersamaan untuk layanan geologi lengkap: survei lapangan plus analisis laboratorium

Artikel pendukung

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu SBU AT001 dan untuk apa digunakan?
AT001 adalah SBU Jasa Pengujian dan Analisis Teknis Geologi, Geofisika, dan Geokimia dengan KBLI 71109. Digunakan badan usaha yang menjalankan pengujian laboratorium batuan dan tanah, analisis geokimia, pengujian geofisika bawah permukaan, evaluasi geohazard, dan pelaporan hasil uji geologi bersertifikat untuk keperluan perizinan dan konstruksi sesuai PP 28/2025.
Apa perbedaan AT001 dan IT001?
IT001 mencakup survei geologi lapangan dan pembuatan prospektus geologi dan geofisika. AT001 mencakup pengujian dan analisis laboratorium material geologi, geofisika, dan geokimia. Jika badan usaha Anda melakukan keduanya — survei lapangan sekaligus analisis lab — Anda perlu mengajukan IT001 dan AT001 secara bersamaan.
Apakah AT001 perlu mendaftarkan peralatan di SIMPK?
Tidak. Meski laboratorium geologi memerlukan peralatan seperti XRF dan perangkat geolistrik, regulasi SBU konstruksi hanya mewajibkan pendaftaran peralatan konstruksi di SIMPK. Untuk AT001, fokus persyaratan ada pada tenaga ahli geologi bersertifikat yang terdaftar aktif di SIKI LPJK — bukan peralatan laboratorium.
Berapa jenjang SKK yang dibutuhkan untuk AT001 kualifikasi Kecil?
Untuk kualifikasi Kecil, diperlukan PJTBU jenjang 7 dan PJSKBU jenjang 6. Kedua tenaga ini wajib terdaftar sebagai tenaga tetap badan usaha di SIKI LPJK, tidak boleh merangkap jabatan yang sama di badan usaha lain sesuai Permen PU 6/2025.
Apakah analisis risiko likuefaksi dan geohazard masuk lingkup AT001?
Ya. Evaluasi potensi likuefaksi, gerakan tanah, dan ekspansivitas tanah berdasarkan interpretasi data uji geologi masuk dalam lingkup AT001. Namun jika pekerjaan mencakup pelaksanaan SPT atau sondir di lapangan, komponen tersebut masuk lingkup PL007 — bukan AT001.
Berapa lama dan berapa biaya mengurus SBU AT001 sendiri dibanding lewat Mitra Konstruksi?
Mengurus sendiri membutuhkan pembayaran Rp4.850.000–Rp6.100.000 ke LSBU dan asosiasi, ditambah 30–45 hari kerja untuk koordinasi mandiri. Melalui Mitra Konstruksi, paket all-in Rp8.000.000 untuk kualifikasi Kecil sudah mencakup seluruh komponen resmi dan selesai dalam 5 hari kerja. Selisih biaya hanya Rp1.900.000–Rp3.150.000.

Sumber: belum diverifikasi · Diverifikasi:

Diskusikan kasus badan usaha Anda

Kirim data ringkas badan usaha Anda, kami bantu petakan subklasifikasi dan persyaratan yang perlu dipenuhi.

Cek Kelayakan