Logo Mitra Jasa Legalitas — jasa pengurusan SBU konstruksi, SKK, dan legalitas usaha

Panduan SBU IN008 Instalasi AC dan Ventilasi 2026: Syarat, Biaya, dan Proses

Ilustrasi panduan Panduan SBU IN008 Instalasi AC dan Ventilasi 2026: Syarat, Biaya, dan Proses — Mitra Jasa Legalitas
Bagikan halaman ini:

Tim Konsultan Mitra Konstruksi

Terbit
Diperbarui
Waktu baca
10 menit baca
SBU IN008 Instalasi Pendingin dan Ventilasi Udara adalah sertifikat badan usaha wajib bagi kontraktor yang memasang AC split, sistem chiller, VRF/VRV, AHU, dan sistem ventilasi dalam bangunan komersial, perkantoran, hotel, dan rumah sakit di Indonesia. Kode KBLI yang melekat adalah 43224. Tanpa SBU IN008, badan usaha tidak dapat mengikuti tender HVAC gedung pemerintah maupun swasta, dikenai PPh Final 4 persen alih-alih 2,65 persen, dan berisiko sanksi administratif berdasarkan UU 2/2017 jo. PP 28/2025. Pengurusan SBU IN008 kualifikasi Kecil melalui Mitra Konstruksi dikenai biaya all-in Rp8.000.000 dan selesai dalam 5 hari kerja. Artikel ini membahas secara menyeluruh syarat dokumen, perbandingan biaya, simulasi PPh, studi kasus nyata, dan perbedaan IN008 dengan kode subklasifikasi lain seperti IN001 dan IN007.

SBU IN008 Instalasi AC dan Ventilasi adalah Sertifikat Badan Usaha subklasifikasi spesialis yang wajib dimiliki perusahaan jasa konstruksi yang memasang sistem pendingin dan ventilasi udara dalam bangunan, mulai dari AC split, sistem VRF, chiller plant, hingga exhaust. Dasar hukumnya adalah PP 28/2025, Permen PU 6/2025, dan SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025. Tanpa SBU IN008, perusahaan Anda tidak bisa mengikuti tender HVAC gedung komersial, hotel, atau kantor pemerintah. Biaya pengurusan all-in melalui Mitra Konstruksi dimulai dari Rp8.000.000 untuk kualifikasi Kecil, selesai dalam 5 hari kerja.

Apa Itu SBU IN008 dan Siapa yang Wajib Memilikinya?

SBU IN008 adalah sertifikasi resmi dengan kode subklasifikasi IN008 — Instalasi Pendingin dan Ventilasi Udara, berdasarkan KBLI 43224 (Pemasangan Pendingin dan Ventilasi Udara). Sertifikat ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) yang teregistrasi di lpjk.pu.go.id dan tercatat dalam sistem SIKI LPJK.

Berbeda dengan subklasifikasi umum seperti Sipil atau Arsitektur, IN008 bersifat spesialis. Artinya, tidak ada jenjang Kecil–Menengah–Besar berbasis nilai kontrak. Perusahaan yang memiliki kompetensi teknis cukup dapat langsung mengajukan sertifikasi ini, selama memenuhi persyaratan aset, SDM, dan peralatan.

Lingkup pekerjaan yang dicakup SBU IN008 sangat luas:

  • Pemasangan AC split dan multi-split — AC wall, ceiling, cassette untuk gedung perkantoran, pertokoan, dan hunian, termasuk penarikan pipa refrigeran dan kabel kontrol.
  • Sistem AC central dan chiller plant — chiller, cooling tower, pompa chilled water, AHU, dan FCU untuk gedung komersial skala besar.
  • Sistem VRF/VRV — pemasangan Variable Refrigerant Flow/Volume dengan outdoor unit, multiple indoor unit, dan kontrol terpusat untuk gedung mixed-use.
  • Sistem ventilasi dan exhaust — kipas axial, exhaust fan, fresh air unit, dan ducting untuk parkir, dapur komersial, toilet, dan ruang produksi.
  • Pressurization system dan smoke control — sistem pressurization tangga darurat dan pengendalian asap kebakaran pada gedung tinggi.
  • Pendingin ruang server dan data center — precision cooling, CRAC/CRAH unit, dan aisle containment untuk server room.
  • Komisioning dan balancing HVAC — Testing, Adjusting, and Balancing (TAB) seluruh sistem sebelum penyerahan proyek.

Siapa yang wajib memiliki SBU IN008? Setiap badan usaha jasa konstruksi yang mengerjakan instalasi pendingin dan ventilasi dalam bangunan, baik sebagai kontraktor utama maupun subkontraktor, wajib memegang SBU ini berdasarkan UU 2/2017 jo. PP 28/2025. Penting dicatat: IN008 khusus untuk badan usaha. Untuk pemegang sertifikasi perorangan, subklasifikasi yang relevan adalah IN009 dengan lingkup pekerjaan identik.

IN008 juga perlu dibedakan dari IN001 (Instalasi Mekanikal) yang mencakup HVAC fasilitas industri berskala besar dan proses produksi, serta dari IN006 (Instalasi Elektronika) yang mencakup sistem Building Automation System (BAS). Jika proyek Anda adalah gedung perkantoran, hotel, rumah sakit, atau hunian — IN008 adalah pilihan yang tepat.

Apa yang Terjadi Jika Tidak Punya SBU IN008?

Banyak pelaku usaha HVAC yang belum menyadari bahwa beroperasi tanpa SBU IN008 membawa konsekuensi finansial dan legal yang konkret. Ini bukan sekadar soal formalitas administrasi — dampaknya langsung terasa di pembukuan dan peluang bisnis.

1. Tidak bisa menjadi subkontraktor HVAC di proyek gedung besar. Proyek gedung komersial, hotel bintang, dan rumah sakit secara konsisten mensyaratkan SBU IN008 dalam dokumen tender. Tanpa sertifikat ini, perusahaan Anda bahkan tidak bisa memasukkan penawaran sebagai subkontraktor, apalagi kontraktor utama paket HVAC.

2. Tarif PPh Final lebih tinggi 1,35%. Ini adalah kerugian finansial yang sering diabaikan. Berdasarkan regulasi perpajakan yang berlaku, badan usaha konstruksi tanpa SBU dikenai PPh Final 4% atas nilai kontrak bruto. Pemegang SBU yang memenuhi syarat membayar 2,65%. Selisih 1,35% terlihat kecil, tetapi dalam proyek HVAC senilai Rp2 miliar, kerugian pajaknya mencapai Rp27.000.000.

Nilai Kontrak HVAC PPh Final Tanpa SBU (4%) PPh Final Dengan SBU (2,65%) Selisih Kerugian
Rp500.000.000 Rp20.000.000 Rp13.250.000 Rp6.750.000
Rp1.000.000.000 Rp40.000.000 Rp26.500.000 Rp13.500.000
Rp2.000.000.000 Rp80.000.000 Rp53.000.000 Rp27.000.000
Rp5.000.000.000 Rp200.000.000 Rp132.500.000 Rp67.500.000

3. Tidak bisa mengakses tender HVAC gedung pemerintah. Paket instalasi AC dan ventilasi gedung kantor pemerintah, fasilitas kesehatan publik, dan gedung pendidikan negeri mensyaratkan SBU IN008 secara eksplisit dalam dokumen pengadaan melalui sistem OSS RBA.

4. Risiko sanksi administratif berdasarkan UU 2/2017. Mengerjakan pekerjaan konstruksi yang mensyaratkan SBU tanpa memilikinya adalah pelanggaran hukum. Sanksinya mulai dari peringatan tertulis, penghentian pekerjaan, hingga denda administratif. PP 28/2025 mempertegas mekanisme pengawasan ini.

5. Kehilangan momentum pasar HVAC yang sedang tumbuh. Setiap gedung komersial baru yang dibangun membutuhkan subkontraktor HVAC bersertifikat. IN008 adalah salah satu subklasifikasi spesialis dengan volume tender paling aktif, khususnya di segmen gedung perkantoran, apartemen, dan fasilitas kesehatan.

Apa Saja Syarat Dokumen SBU IN008 2026?

Persiapan dokumen adalah tahap kritis yang paling sering menyebabkan penolakan atau keterlambatan proses di LSBU. Berdasarkan pengalaman menangani 5–8 permohonan SBU per bulan, kami merangkum seluruh dokumen wajib beserta kesalahan yang paling umum terjadi.

Penting dipahami bahwa SBU IN008 hanya tersedia dalam satu tier: Spesialis. Tidak ada jalur Kecil, Menengah, atau Besar untuk subklasifikasi ini. Persyaratan yang berlaku adalah persyaratan Spesialis sebagaimana ditetapkan dalam SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025.

Persyaratan utama yang wajib dipenuhi sebelum mengajukan permohonan ke LSBU:

  • Nilai aset badan usaha minimal Rp5 miliar. Tidak ada persyaratan ekuitas minimum yang terpisah untuk kualifikasi Spesialis.
  • Laporan keuangan wajib diaudit KAP jika nilai aset di atas Rp2 miliar.
  • PJTBU (Penanggung Jawab Teknik Badan Usaha) harus memegang SKK jenjang 8 dan terdaftar sebagai tenaga tetap di SIKI LPJK — tidak boleh merangkap di perusahaan lain.
  • PJSKBU (Penanggung Jawab Subklasifikasi Badan Usaha) harus memegang SKK jenjang 7 di bidang HVAC dan tidak boleh merangkap.
  • Minimal 2 unit peralatan utama tercatat di SIMPK — boleh milik sendiri atau sewa minimal 1 tahun.
Dokumen Ketentuan Khusus Kesalahan yang Paling Sering Terjadi
Akta pendirian dan perubahan terakhir Disahkan Kemenkumham Menggunakan akta lama yang belum diperbarui setelah perubahan pengurus
NIB dari OSS dengan KBLI 43224 KBLI sudah dikonversi ke versi 2025 KBLI belum diperbarui, masih menggunakan KBLI 2020 lama
NPWP badan usaha Status aktif, bukan non-efektif NPWP berstatus non-efektif karena tidak lapor pajak beberapa tahun
Neraca keuangan (aset min. Rp5 miliar) Wajib audit KAP jika aset di atas Rp2 miliar Neraca internal tanpa audit KAP padahal aset sudah di atas Rp2 miliar
SKK PJTBU jenjang 8 aktif di SIKI Tenaga tetap, tidak merangkap perusahaan lain SKK sudah kadaluarsa atau PJTBU masih terdaftar di perusahaan lain di SIKI
SKK PJSKBU jenjang 7 aktif di SIKI Tidak boleh merangkap, harus bidang HVAC SKK bidang umum, bukan spesifik HVAC/pendingin
2 peralatan di SIMPK Milik/sewa min. 1 tahun, tercatat di SIMPK Peralatan belum diinput ke SIMPK atau dokumen sewa tidak lengkap
Dokumen SMAP atau surat komitmen Sertifikat ISO 37001, SMAP, PANCEK KPK min 70%, atau surat komitmen 2 tahun Lupa menyiapkan surat komitmen padahal belum punya sertifikat SMAP

Khusus untuk perpanjangan SBU IN008, pemohon juga wajib melampirkan rekaman pengalaman kerja melalui sistem SIMPAN. Namun untuk pengajuan baru, persyaratan penjualan tahunan tidak diberlakukan — artinya perusahaan yang baru berdiri pun bisa mengajukan selama aset, SDM, dan peralatan terpenuhi.

Seluruh pengajuan dilakukan secara elektronik melalui lpjk.pu.go.id dan terintegrasi dengan SIKI LPJK, SIMPK, serta OSS RBA. Pastikan data perusahaan Anda konsisten di seluruh sistem ini sebelum mengajukan permohonan, karena ketidaksesuaian data antar sistem adalah alasan penolakan nomor satu yang kami temukan di lapangan. Baca panduan lengkap dokumen di halaman syarat SBU IN008.

Berapa Biaya Pengurusan SBU IN008?

Pertanyaan yang paling sering diajukan: berapa total yang harus disiapkan? Jawabannya bergantung pada apakah Anda mengurus sendiri atau menggunakan layanan pengurusan profesional. Mari kita hitung secara transparan.

Jika mengurus sendiri: Anda tetap harus membayar komponen biaya resmi ke LSBU dan asosiasi. Estimasi komponen biaya resmi untuk SBU Spesialis IN008 berkisar antara Rp4.850.000 hingga Rp6.100.000, mencakup biaya sertifikasi LSBU, iuran KTA asosiasi, dan biaya administrasi terkait. Belum termasuk waktu yang Anda investasikan: rata-rata 30–45 hari kerja untuk mengurus sendiri, dengan risiko penolakan berkas jika ada ketidaksesuaian dokumen.

Paket pengurusan Mitra Konstruksi — all-in Rp8.000.000: Biaya ini sudah mencakup seluruh komponen — biaya resmi LSBU, iuran KTA asosiasi, biaya administrasi, dan koordinasi pengurusan dari awal hingga SBU terbit. Bukan biaya jasa yang terpisah dari komponen lain. Selesai dalam 5 hari kerja.

Komponen Urus Sendiri Paket Mitra Konstruksi
Biaya resmi LSBU + KTA + administrasi Rp4.850.000 – Rp6.100.000 Termasuk dalam paket
Biaya koordinasi dan pengurusan Tidak terhitung (waktu Anda sendiri) Termasuk dalam paket
Total biaya keluar Rp4.850.000 – Rp6.100.000 Rp8.000.000 (tetap, all-in)
Estimasi waktu selesai 30–45 hari kerja 5 hari kerja
Risiko penolakan berkas Tinggi jika dokumen tidak lengkap Diminimalkan dengan verifikasi awal
Selisih biaya vs manfaat waktu Rp1.900.000–3.150.000 untuk hemat 25–40 hari kerja

Selisih antara mengurus sendiri dan menggunakan paket Mitra Konstruksi hanya Rp1.900.000 hingga Rp3.150.000. Dengan selisih tersebut, Anda menghemat 25–40 hari kerja yang bisa digunakan untuk menjalankan bisnis, menyelesaikan proyek, atau menyiapkan penawaran tender. Dalam satu proyek HVAC senilai Rp500 juta, penghematan PPh saja sudah mencapai Rp6.750.000 — jauh di atas selisih biaya pengurusan.

Untuk kualifikasi Menengah, biaya layanan kami berkisar Rp12.000.000–Rp15.000.000. Untuk kualifikasi Besar, Rp20.000.000–Rp30.000.000 tergantung kompleksitas. Detail lengkap tersedia di halaman rincian biaya SBU IN008.

Bagaimana Kasus Nyata Pengurusan SBU IN008 di Lapangan?

Data di atas menjadi lebih nyata ketika kita melihat pengalaman aktual dari perusahaan yang sudah melewati proses ini. Berikut adalah kasus nyata yang kami tangani.

Kasus: CV Kontraktor HVAC, Jakarta — Permohonan Baru SBU IN008 Spesialis

Perusahaan ini adalah CV yang baru berdiri dengan ekuitas Rp400 juta dan spesialisasi pemasangan AC gedung perkantoran di kawasan Jakarta Selatan. Mereka mendekati kami dengan satu pertanyaan sederhana: apakah perusahaan baru bisa mengajukan SBU IN008 Spesialis tanpa track record proyek?

Jawabannya: ya, bisa. Untuk pengajuan baru SBU Spesialis, penjualan tahunan tidak dipersyaratkan. Yang wajib adalah aset minimal Rp5 miliar, PJTBU SKK jenjang 8, PJSKBU SKK jenjang 7, dan 2 peralatan di SIMPK. CV ini memenuhi seluruh persyaratan tersebut — neraca menunjukkan aset Rp5,2 miliar (sebagian besar berupa peralatan dan inventaris), PJTBU dan PJSKBU sudah memiliki SKK yang aktif di SIKI, serta 2 unit peralatan utama sudah tercatat di SIMPK.

Kami melakukan verifikasi dokumen pada hari pertama dan langsung mengidentifikasi satu potensi masalah: KBLI di NIB perusahaan masih menggunakan kode lama dan belum dikonversi ke KBLI 2025 sesuai ketentuan yang berlaku. Tim kami segera berkoordinasi dengan pemohon untuk pemutakhiran NIB melalui OSS RBA sebelum pengajuan resmi ke LSBU.

Setelah seluruh dokumen terverifikasi dan NIB diperbarui, pengajuan dilakukan pada hari kedua. Proses verifikasi di LSBU berjalan lancar karena tidak ada ketidaksesuaian data antara dokumen fisik dengan data di SIKI LPJK, SIMPK, dan OSS. SBU IN008 terbit pada hari ke-5 kerja.

Pelajaran utama dari kasus ini: kecepatan proses sangat bergantung pada kesiapan dokumen dan konsistensi data di seluruh sistem pemerintah. Satu ketidaksesuaian kecil — seperti KBLI yang belum diperbarui — bisa menghentikan proses selama berminggu-minggu jika tidak ditangani sejak awal. Lihat kendala umum lainnya di halaman kendala pengurusan SBU IN008.

Dalam 5–8 permohonan yang kami tangani setiap bulan, pola ini berulang: perusahaan yang datang dengan dokumen tidak lengkap membutuhkan waktu 3–6 minggu lebih lama karena harus bolak-balik melengkapi persyaratan. Sebaliknya, perusahaan yang mempersiapkan dokumen secara sistematis — dengan panduan checklist yang terstruktur — secara konsisten menyelesaikan proses dalam 5 hari kerja.

Apa Saja Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan tentang SBU IN008?

Berdasarkan konsultasi yang kami terima setiap minggu, berikut adalah pertanyaan yang paling sering muncul — beserta jawaban akurat berdasarkan regulasi terbaru PP 28/2025 dan SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025.

Apa itu SBU IN008 dan apa bedanya dengan SBU lain?

SBU IN008 adalah Sertifikat Badan Usaha subklasifikasi Spesialis untuk instalasi pendingin dan ventilasi udara dalam bangunan, berbasis KBLI 43224. Bedanya dengan IN001: IN008 untuk HVAC gedung komersial dan hunian; IN001 untuk HVAC fasilitas industri berskala besar dan proses produksi. Bedanya dengan IN006: IN008 untuk pemasangan fisik unit AC dan ducting; IN006 untuk sistem kontrol dan BAS. Bedanya dengan IN009: IN008 untuk badan usaha (perusahaan); IN009 untuk pemegang sertifikasi perorangan dengan lingkup pekerjaan yang sama.

Apakah perusahaan baru yang belum punya proyek bisa mengajukan SBU IN008?

Ya. Untuk pengajuan baru SBU Spesialis IN008, penjualan tahunan tidak dipersyaratkan. Yang wajib dipenuhi adalah: aset minimal Rp5 miliar, SKK PJTBU jenjang 8 aktif di SIKI, SKK PJSKBU jenjang 7 aktif di SIKI, dan minimal 2 peralatan utama tercatat di SIMPK. Perusahaan baru yang memenuhi empat syarat ini dapat langsung mengajukan permohonan.

Apakah pemasangan exhaust fan toilet dan dapur komersial masuk IN008?

Ya. Pemasangan kipas axial, exhaust fan, fresh air unit, dan jaringan ducting ventilasi untuk gedung parkir, dapur komersial, toilet, dan ruang produksi secara eksplisit masuk dalam lingkup SBU IN008. Ini termasuk seluruh pekerjaan ventilasi mekanis dalam bangunan komersial dan hunian.

Berapa syarat keuangan untuk mendapatkan SBU IN008?

Nilai aset badan usaha minimal Rp5 miliar. Tidak ada persyaratan ekuitas minimum yang terpisah untuk SBU Spesialis. Jika nilai aset di atas Rp2 miliar, laporan keuangan wajib diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). Tidak ada persyaratan penjualan tahunan untuk pengajuan baru.

Apakah PJTBU juga harus ber-SKK untuk SBU IN008?

Untuk SBU Spesialis IN008, PJTBU wajib memiliki SKK jenjang 8 (tingkat Ahli). PJSKBU wajib memiliki SKK jenjang 7 (tingkat Ahli) di bidang HVAC. Keduanya harus terdaftar sebagai tenaga tetap di SIKI dan tidak boleh merangkap di perusahaan lain secara bersamaan.

Apa yang dimaksud dokumen SMAP dan apakah wajib?

SMAP adalah Sistem Manajemen Anti Penyuapan berdasarkan ISO 37001. Untuk SBU Spesialis, pemohon wajib melampirkan salah satu dari: sertifikat ISO 37001, sertifikat SMAP dari lembaga berwenang, hasil PANCEK KPK minimal 70%, atau surat komitmen untuk memperoleh sertifikasi dalam 2 tahun. Surat komitmen adalah opsi termudah bagi perusahaan yang belum bersertifikat.

Siap mengurus SBU IN008 Instalasi AC dan Ventilasi? Tim Mitra Konstruksi siap membantu dari verifikasi dokumen awal hingga SBU terbit — all-in, tanpa biaya tersembunyi, selesai 5 hari kerja. Konsultasi pertama gratis.

Hubungi via WhatsApp — Konsultasi Gratis

Ringkasan poin kunci

  • 1SBU IN008 berlaku untuk KBLI 43224: pemasangan AC split, chiller, VRF, AHU, exhaust, dan komisioning HVAC gedung komersial
  • 2Syarat Spesialis: aset Rp5 miliar, SKK PJTBU jenjang 8, PJSKBU jenjang 7, dan 2 peralatan tercatat di SIMPK
  • 3Tanpa SBU IN008: PPh Final 4% vs 2,65%, tertutup dari tender gedung pemerintah, dan risiko sanksi UU 2/2017
  • 4Biaya pengurusan all-in Mitra Konstruksi kualifikasi Kecil Rp8.000.000, selesai 5 hari kerja melalui SIKI LPJK dan OSS RBA
  • 5IN008 khusus badan usaha; lingkup industri berat masuk IN001; plambing masuk IN007; perorangan gunakan IN009
  • 6Perusahaan baru tanpa pengalaman kontrak tetap bisa mengajukan IN008 karena penjualan tahunan tidak dipersyaratkan untuk kualifikasi baru

Artikel pendukung

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu SBU IN008 Instalasi AC dan Ventilasi?
SBU IN008 adalah sertifikat badan usaha jasa konstruksi spesialis untuk pemasangan sistem pendingin dan ventilasi udara dalam bangunan, mencakup AC split, sistem chiller, VRF/VRV, AHU, FCU, exhaust fan, dan komisioning HVAC. Kode KBLI yang melekat adalah 43224. Diterbitkan LSBU berdasarkan PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025, wajib dimiliki sebelum mengerjakan atau menawarkan jasa instalasi HVAC gedung komersial di Indonesia.
Apa perbedaan SBU IN008 dan IN001 untuk pekerjaan HVAC?
IN008 mencakup sistem AC dan ventilasi untuk gedung komersial, perkantoran, hotel, dan hunian. IN001 Instalasi Mekanikal mencakup sistem HVAC fasilitas industri berskala besar dan sistem mekanikal proses produksi. Jika proyek Anda adalah gedung kantor atau mal, pilih IN008. Jika proyek menyangkut pabrik atau fasilitas industri berat, pilih IN001.
Berapa syarat keuangan untuk mengajukan SBU IN008 kualifikasi Spesialis?
Nilai aset badan usaha minimal Rp5 miliar. Laporan keuangan wajib diaudit oleh Kantor Akuntan Publik jika aset di atas Rp2 miliar. Tidak ada persyaratan penjualan tahunan untuk pengajuan baru kualifikasi Spesialis, sehingga perusahaan baru yang memiliki aset cukup tetap dapat mengajukan permohonan.
Apakah pemasangan exhaust fan toilet dan dapur komersial masuk lingkup IN008?
Ya. Pemasangan kipas axial, exhaust fan toilet, ventilasi dapur komersial, dan jaringan ducting ventilasi gedung parkir seluruhnya masuk dalam lingkup SBU IN008. Yang tidak termasuk adalah sistem HVAC fasilitas industri berat dan sistem plambing air bersih atau sanitasi.
Berapa lama proses pengurusan SBU IN008 dan berapa biayanya?
Melalui Mitra Konstruksi, pengurusan SBU IN008 kualifikasi Kecil selesai dalam 5 hari kerja dengan biaya all-in Rp8.000.000 — sudah mencakup biaya resmi LSBU, iuran KTA asosiasi, dan seluruh koordinasi. Urus sendiri memerlukan 30–45 hari kerja dengan biaya langsung Rp4.850.000–6.100.000 belum termasuk waktu yang dikeluarkan.
Apakah perusahaan baru tanpa pengalaman proyek bisa mengajukan SBU IN008?
Bisa. Untuk pengajuan baru kualifikasi Spesialis, penjualan tahunan tidak dipersyaratkan. Syarat yang wajib dipenuhi adalah aset Rp5 miliar, SKK PJTBU jenjang 8 dan PJSKBU jenjang 7 aktif di SIKI LPJK, serta minimal 2 peralatan utama tercatat di SIMPK. Rekaman pengalaman di SIMPAN hanya dibutuhkan saat perpanjangan.

Sumber: belum diverifikasi · Diverifikasi:

Diskusikan kasus badan usaha Anda

Kirim data ringkas badan usaha Anda, kami bantu petakan subklasifikasi dan persyaratan yang perlu dipenuhi.

Cek Kelayakan