Panduan Lengkap SBU RT001 Studi Investasi Infrastruktur: Syarat, Biaya & Cara Mengurus [2026]
![Ilustrasi panduan Panduan Lengkap SBU RT001 Studi Investasi Infrastruktur: Syarat, Biaya & Cara Mengurus [2026] — Mitra Jasa Legalitas](/gambar/cover/panduan/panduan-sbu-rt001-studi-investasi-infrastruktur.webp?v=dd8bf8ff)
Tim Konsultan Mitra Konstruksi
- Terbit
- Diperbarui
- Waktu baca
- 11 menit baca
Seri panduan · bagian 1 dari 5
- 1. Panduan Lengkap SBU RT001 Studi Investasi Infrastruktur: Syarat, Biaya & Cara Mengurus [2026]
- 2. Syarat SBU RT001 Studi Investasi 2026: Checklist
- 3. Biaya Pengurusan SBU RT001 2026: Rincian + Simulasi PPh
- 4. 5 Kendala SBU RT001 yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya
- 5. RT001 vs RK003 vs RT002: Pilih Subklasifikasi Konsultansi Infrastruktur yang Tepat
SBU RT001 adalah Sertifikat Badan Usaha wajib untuk perusahaan yang menjual jasa studi investasi infrastruktur — feasibility study proyek, structuring KPBU/PPP, transaction advisory, analisis kelayakan finansial, dan advisory pengembangan proyek infrastruktur. KBLI 70209 (berbeda dari semua SBU RK/RT lain yang memakai 71109 — ini sering menjadi kesalahan fatal yang menyebabkan pengajuan ditolak). Kualifikasi tersedia untuk Kecil, Menengah, dan Besar. SKK PJTBU jenjang 7 bidang ekonomi atau keuangan infrastruktur. Tidak perlu peralatan. Biaya pengurusan all-in mulai Rp8.000.000 per subklasifikasi, selesai 5 hari kerja.
Pasar studi investasi infrastruktur Indonesia terus berkembang: Program KPBU dalam RPJMN 2025–2029 menargetkan pembiayaan swasta Rp250 triliun untuk infrastruktur. Setiap proyek KPBU memerlukan satu set konsultan teknis dan finansial — dan konsultan studi investasi harus bersertifikat RT001 agar dapat ikut seleksi resmi.
Dasar hukum: PP 28/2025 · Permen PU 6/2025 · SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025 · OSS RBA · SIKI LPJK · SIMPK · SIMPAN · lpjk.pu.go.id
Apa Itu SBU RT001 dan Siapa yang Wajib Memilikinya?
SBU RT001 adalah subklasifikasi SBU jasa konsultansi konstruksi untuk pelayanan studi investasi infrastruktur berdasarkan PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025. Berbeda dari semua subklasifikasi RK yang fokus pada rekayasa teknis, RT001 bergerak di sisi finansial dan investasi: analisis ekonomi proyek, pemodelan keuangan, structuring KPBU, analisis EIRR dan FIRR, serta advisory untuk pengembang dan pemerintah selaku Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK).
Badan usaha yang wajib memiliki SBU RT001 mencakup: firma konsultansi finansial yang mengerjakan feasibility study infrastruktur, perusahaan transaction advisory untuk KPBU, konsultan yang menyiapkan Outline Business Case (OBC) dan Final Business Case (FBC) KPBU, advisor yang mengelola proses pengadaan KPBU dari sisi pemerintah, serta konsultan yang melakukan investor sounding dan financial close support untuk proyek infrastruktur strategis nasional.
Mengapa RT001 Menggunakan KBLI 70209, Bukan 71109?
Ini pertanyaan paling kritis sebelum mengajukan SBU RT001. Layanan studi investasi infrastruktur diklasifikasikan sebagai aktivitas konsultansi manajemen dan bisnis (KBLI 70209), bukan rekayasa teknik (KBLI 71109). Studi kelayakan finansial, structuring KPBU, dan advisory investasi lebih dekat ke konsultansi bisnis daripada ke rekayasa teknis — dan PP 28/2025 menetapkan klasifikasi ini secara eksplisit. Kesalahan mengisi KBLI 71109 di NIB OSS RBA menyebabkan sistem SIKI LPJK menolak pengajuan sebelum proses verifikasi bahkan dimulai.
Perbedaan Kritis RT001 vs Subklasifikasi Konsultansi Lain
| Aspek | RT001 | RK002–RK005 | RT002–RT003 |
|---|---|---|---|
| KBLI | 70209 — konsultansi manajemen | 71109 — rekayasa teknik | 71109 — rekayasa teknik |
| Fokus layanan | Finansial, investasi, KPBU | Rekayasa teknis per sektor | Rekayasa teknis konstruksi |
| SKK PJTBU | Jenjang 7 bidang ekonomi/keuangan | Jenjang 7 bidang teknik sipil/mekanikal | Jenjang 7 bidang teknik |
| Peralatan SIMPK | Tidak diperlukan | Tidak diperlukan | Tidak diperlukan |
| Tender yang dibuka | FS infrastruktur, KPBU advisory | DED dan supervisi teknis | Rekayasa dan supervisi konstruksi |
Lingkup Pekerjaan RT001 yang Diakui Berdasarkan SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025
| Layanan | Deskripsi | Contoh Penugasan Nyata |
|---|---|---|
| Feasibility study infrastruktur | Analisis permintaan, proyeksi pendapatan, model keuangan, analisis sensitivitas, FIRR/EIRR | FS Jalan Tol Yogyakarta–Cilacap |
| Structuring KPBU/PPP | Rancangan skema KPBU, pembagian risiko, Government Support, VGF assessment | Structuring KPBU SPAM Regional Bali |
| Dokumen OBC dan FBC KPBU | Penyusunan Outline Business Case dan Final Business Case sesuai pedoman LKPP | FBC KPBU Rumah Sakit Umum Daerah |
| Dokumen pengadaan KPBU | RfQ, RfP, kriteria penilaian, draft perjanjian konsesi | Dokumen pengadaan KPBU Tol Semarang–Demak |
| Analisis risiko infrastruktur | Risk matrix, kuantifikasi risiko konstruksi/operasional/force majeure, Risk Allocation Matrix | Analisis risiko KPBU PLTS Nusa Tenggara |
| Studi pasar dan permintaan | Survei dan proyeksi trafik tol, penumpang kereta, kebutuhan air, kapasitas energi | Traffic study Jalan Tol Trans Sumatera |
| Advisory pengembangan proyek | Project development services, investor sounding, financial close support | Advisory KPBU Bandara Dhoho Kediri |
Yang Bukan Lingkup RT001 — Penting untuk Tidak Salah Klaim
Empat jenis pekerjaan yang sering dikira masuk RT001 namun sebenarnya bukan: (1) rekayasa teknis infrastruktur — gunakan RK002 untuk SDA atau RK003 untuk transportasi; (2) pelaksanaan konstruksi — gunakan subklasifikasi BS yang sesuai; (3) konsultansi hukum kontrak — bukan lingkup SBU konstruksi; (4) manajemen operasional infrastruktur pasca-konstruksi — di luar lingkup jasa konstruksi. Mengklaim lingkup di luar RT001 dalam dokumen penawaran tender dapat menyebabkan diskualifikasi teknis.
Apa yang Terjadi Jika Firma Advisory Infrastruktur Tidak Punya SBU RT001?
Banyak firma advisory finansial — bahkan yang sudah berpengalaman mengerjakan FS infrastruktur selama bertahun-tahun melalui penunjukan langsung — baru menyadari kebutuhan SBU RT001 saat pertama kali mencoba mengikuti tender resmi dari Kementerian atau Lembaga. Berikut lima dampak konkret yang langsung dirasakan.
Pertama: Tidak Bisa Mengikuti Tender FS dan Advisory KPBU dari Kemenkeu dan Bappenas
DJPPR Kemenkeu dan Bappenas secara rutin mengeluarkan paket pengadaan konsultan studi investasi infrastruktur — FS jalan tol, FS bendungan, structuring KPBU, dan transaction advisory. Seluruh paket ini mensyaratkan SBU RT001 sesuai PP 28/2025. Nilai paket transaction advisory KPBU berkisar Rp1 miliar hingga Rp20 miliar per penugasan, dengan durasi 12–36 bulan. Tanpa RT001, dokumen penawaran langsung gugur di tahap administrasi.
Kedua: Tidak Bisa Menjadi Transaction Advisor KPBU
DJPPR Kemenkeu menetapkan bahwa transaction advisor dalam proses pengadaan KPBU harus memiliki SBU RT001. Transaction advisor mengelola PJPK mulai dari penyiapan dokumen OBC, FBC, dokumen pengadaan, hingga financial close dan penandatanganan perjanjian konsesi. Ini adalah posisi strategis dan bernilai tinggi dalam ekosistem KPBU — dan tertutup sepenuhnya tanpa RT001.
Ketiga: Tidak Bisa Mengerjakan OBC dan FBC KPBU yang Dibiayai APBN
Studi OBC dan FBC KPBU yang dibiayai APBN mensyaratkan konsultan bersertifikat RT001. Pemerintah menerbitkan ratusan paket OBC dan FBC setiap tahun untuk proyek KPBU di berbagai sektor — air minum, rumah sakit daerah, jalan, pelabuhan, dan bandara baru. Seluruhnya tertutup bagi badan usaha tanpa RT001.
Keempat: PPh Final Lebih Mahal — Selisih Signifikan untuk Kontrak Advisory Besar
Badan usaha jasa konstruksi yang tidak memiliki SBU dikenakan PPh final 4% dari nilai kontrak bruto. Dengan SBU aktif, tarif PPh final turun berdasarkan kualifikasi. Untuk firma advisory yang mengerjakan kontrak bernilai miliaran rupiah, selisih ini sangat material.
| Nilai Kontrak Advisory | PPh Tanpa SBU (4%) | PPh SBU Kecil (1,75%) | PPh SBU Menengah (2,65%) | PPh SBU Besar (3%) | Hemat vs Tanpa SBU (Kecil) |
|---|---|---|---|---|---|
| Rp500 juta | Rp20 juta | Rp8,75 juta | Rp13,25 juta | Rp15 juta | Rp11,25 juta |
| Rp1 miliar | Rp40 juta | Rp17,5 juta | Rp26,5 juta | Rp30 juta | Rp22,5 juta |
| Rp5 miliar | Rp200 juta | Rp87,5 juta | Rp132,5 juta | Rp150 juta | Rp112,5 juta |
| Rp20 miliar | Rp800 juta | Rp350 juta | Rp530 juta | Rp600 juta | Rp450 juta |
| Rp50 miliar | Rp2 miliar | Rp875 juta | Rp1,325 miliar | Rp1,5 miliar | Rp1,125 miliar |
Kelima: Tidak Bisa Bergabung dalam Konsorsium Advisory Infrastruktur Bernilai Besar
Tender advisory KPBU besar hampir selalu berbentuk konsorsium: satu firma untuk aspek teknis (RK003 untuk transportasi, RK002 untuk SDA, RK005 untuk energi) dan satu firma untuk aspek finansial (RT001). Tanpa RT001, sebuah firma tidak bisa mengambil posisi lead advisor finansial atau co-advisor finansial dalam konsorsium. Konsekuensinya: kehilangan akses ke kategori paket yang paling bernilai di pasar konsultansi konstruksi Indonesia saat ini.
Apa Saja Syarat Dokumen SBU RT001 2026?
Kunci terpenting yang harus diperiksa pertama kali: NIB di OSS RBA harus mencantumkan KBLI 70209, bukan 71109. Ini adalah sumber penolakan pertama dan paling sering terjadi saat pengajuan SBU RT001 ke SIKI LPJK. Periksa NIB Anda sekarang di lpjk.pu.go.id sebelum mengumpulkan dokumen lain. Selengkapnya, berikut checklist dokumen lengkap beserta kolom kesalahan yang paling sering terjadi di lapangan.
| # | Dokumen | Detail Persyaratan | Kesalahan Paling Sering | Estimasi Waktu Penyiapan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Akta pendirian dan perubahan terakhir | SK Kemenkumham untuk PT; CV cukup pendaftaran pengadilan negeri | Akta tidak mencerminkan susunan direksi aktif terkini | Langsung jika sudah terkini |
| 2 | NIB KBLI 70209 dari OSS RBA | KBLI 70209 wajib — bukan 71109 | Paling sering: KBLI 71109 di NIB → SIKI LPJK menolak otomatis | 2–3 hari kerja untuk update di OSS RBA |
| 3 | NPWP badan usaha aktif | Status aktif, cek di ereg.pajak.go.id | Status non-efektif karena tidak lapor SPT tahunan | 3–7 hari kerja reaktivasi di KPP |
| 4 | Neraca keuangan badan usaha | Tidak ada ekuitas minimum untuk kualifikasi Kecil. Audit KAP wajib bila aset melebihi Rp250 juta. | Neraca tidak ditandatangani KAP padahal aset di atas Rp250 juta | 1 hari jika tidak perlu KAP; 14–30 hari jika perlu audit KAP |
| 5 | SKK PJTBU jenjang 7 aktif di SIKI LPJK | Tenaga tetap, tidak merangkap. Bidang: ekonomi infrastruktur, keuangan proyek, atau perencanaan wilayah. | SKK bidang teknik sipil diajukan — tidak sesuai spesialisasi RT001; atau masih aktif di badan usaha lain | 3–5 hari kerja untuk proses pelepasan jika merangkap |
| 6 | SKK PJSKBU jenjang 7 aktif di SIKI LPJK | Tidak merangkap di badan usaha lain | PJSKBU masih tercatat aktif di perusahaan lama | 3–5 hari kerja proses pelepasan |
| 7 | Data tenaga ahli finansial/ekonomi di SIKI LPJK | Analis keuangan infrastruktur, ekonom infrastruktur, atau perencana wilayah bersertifikat. Tidak perlu peralatan di SIMPK. | SKK tenaga ahli belum terdaftar atau belum aktif di SIKI LPJK | 1–14 hari tergantung status SKK |
| 8 | Dokumen SMAP atau surat komitmen | Kecil: surat komitmen cukup. Menengah: dokumen penerapan SMAP. Besar: ISO 37001 atau setara. | Surat komitmen diajukan untuk kualifikasi Menengah — tidak memenuhi syarat | Komitmen: 1 hari. ISO 37001: 2–3 bulan. |
| 9 | Rekaman pengalaman di SIMPAN | Khusus perpanjangan. Pengalaman studi investasi infrastruktur sesuai lingkup RT001 harus sudah diinput. | Pengalaman bertahun-tahun tidak diinput ke SIMPAN sehingga perpanjangan tidak bisa diproses | 1–5 hari kerja input SIMPAN |
Syarat Per Kualifikasi SBU RT001 — Perbandingan Lengkap
| Kualifikasi | Ekuitas Minimum | Penjualan Tahunan | Jenjang PJTBU | Jenjang PJSKBU | Audit KAP | SMAP | Masa Berlaku |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Kecil | Rp100.000.000 | Tidak dipersyaratkan | Jenjang 7 | Jenjang 6 | Tidak wajib | Surat komitmen (3 tahun) | 3 tahun |
| Menengah | Rp250.000.000 | Rp1.000.000.000/tahun | Jenjang 8 | Jenjang 7 | Wajib | Penerapan SMAP (2 tahun) | 3 tahun |
| Besar | Rp500.000.000 | Rp2.500.000.000/tahun | Jenjang 9 | Jenjang 8 | Wajib | ISO 37001 atau setara (1 tahun) | 3 tahun |
| Spesialis | Tidak ada minimum | Tidak dipersyaratkan | Jenjang 7 | Jenjang 7 | Tidak wajib | Penerapan SMAP (2 tahun) | 3 tahun |
Berapa Biaya Pengurusan SBU RT001?
Pertanyaan ini selalu diikuti pertanyaan lanjutan: apakah lebih baik urus sendiri atau menggunakan layanan pengurusan? Jawabannya bergantung pada nilai waktu dan risiko penolakan. Berikut perbandingannya secara jujur.
Biaya Urus Sendiri vs Paket Mitra Konstruksi
Mengurus SBU RT001 secara mandiri berarti membayar biaya resmi LSBU dan iuran KTA asosiasi sebesar Rp4.850.000–Rp6.100.000, ditambah 30–45 hari kerja waktu staf untuk koordinasi, pengiriman dokumen, dan tindak lanjut. Bila ada kesalahan KBLI atau SKK yang tidak sesuai, proses bisa mundur 2–4 minggu lagi.
Paket pengurusan Mitra Konstruksi: Rp8.000.000 all-in untuk kualifikasi Kecil, selesai 5 hari kerja. Biaya ini sudah mencakup biaya resmi LSBU, iuran KTA asosiasi, biaya administrasi, dan seluruh koordinasi pengurusan — termasuk koordinasi perubahan KBLI di OSS RBA bila diperlukan. Selisih nominal hanya Rp1.900.000–Rp3.150.000 dibandingkan urus sendiri, untuk menghemat sebulan kerja staf dan menghindari risiko penolakan berkas.
| Kualifikasi | Biaya Paket All-In | PPh Final Berlaku | Ekuitas Minimum | Waktu Selesai |
|---|---|---|---|---|
| Kecil | Rp8.000.000 | 1,75% | Rp100.000.000 | 5 hari kerja |
| Menengah | Rp12.000.000–Rp15.000.000 | 2,65% | Rp250.000.000 | Konsultasikan |
| Besar | Rp20.000.000–Rp30.000.000 | 3% | Rp500.000.000 | Konsultasikan |
| Spesialis | Rp8.000.000–Rp12.000.000 | Sesuai tarif berlaku | Tidak ada minimum | Konsultasikan |
Untuk konteks: biaya pengurusan SBU RT001 Kecil Rp8.000.000 setara dengan penghematan PPh dari satu kontrak FS infrastruktur senilai Rp355 juta saja (selisih tarif 4% vs 1,75% = 2,25% × Rp355 juta = Rp8 juta). Artinya, SBU RT001 sudah balik modal dari kontrak pertama yang menggunakan tarif PPh yang benar.
Untuk informasi detail tentang komponen biaya, baca panduan biaya SBU RT001 lengkap atau syarat dokumen lengkap SBU RT001. Jika mengalami kendala saat proses pengajuan, baca kendala umum pengurusan SBU RT001 dan solusinya.
Bagaimana Kasus Nyata Pengurusan SBU RT001 di Lapangan?
Dari 5–8 permohonan SBU RT001 yang kami tangani setiap bulan, berikut satu kasus yang paling representatif untuk firma advisory infrastruktur kelas Kecil yang baru pertama kali mengurus SBU.
Studi Kasus: CV Konsultan Kualifikasi Kecil, Jakarta, Ekuitas Rp345 Juta
Situasi awal: CV ini sudah 4 tahun mengerjakan feasibility study infrastruktur jalan dan SPAM melalui penunjukan langsung dari dinas daerah, tanpa SBU. Ketika mencoba mengikuti tender seleksi jasa konsultansi FS jalan tol dari BPJT untuk pertama kalinya, penawaran ditolak karena dua masalah bersamaan: tidak memiliki SBU RT001, dan KBLI di NIB OSS adalah 71109 bukan 70209.
Proses pengurusan yang dijalankan: Langkah pertama adalah update KBLI di OSS RBA dari 71109 ke 70209 — selesai dalam 2 hari kerja. SKK PJTBU jenjang 7 bidang ekonomi infrastruktur sudah aktif dan tidak merangkap. PJSKBU jenjang 7 sudah siap. Surat komitmen SMAP disiapkan karena kualifikasi Kecil cukup komitmen tertulis. Neraca keuangan sudah memenuhi ekuitas minimum Rp100 juta dengan nilai Rp345 juta. SBU RT001 terbit dalam 5 hari kerja.
Hasil setelah SBU terbit: Empat minggu kemudian, CV tersebut lulus prakualifikasi tender FS infrastruktur SPAM senilai Rp800 juta dari DJCK Kementerian PUPR. Penghematan PPh dari satu kontrak itu: selisih tarif 4% vs 1,75% menghemat Rp18 juta — lebih dari dua kali lipat biaya pengurusan SBU yang Rp8 juta. Pelajaran kunci: dengan persiapan dokumen yang matang dan KBLI yang sudah benar, SBU RT001 dapat selesai dalam 5 hari kerja tanpa hambatan.
Catatan untuk badan usaha yang sudah berjalan: Jika Anda sudah mengerjakan studi investasi infrastruktur selama lebih dari 1 tahun, segera input rekaman pengalaman ke SIMPAN sebelum mengajukan perpanjangan SBU — ini persyaratan yang sering terlewat oleh firma yang pertama kali memperpanjang.
Apa Saja Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan tentang SBU RT001?
- Mengapa RT001 memakai KBLI 70209, bukan 71109 seperti RK dan RT lain?
- Karena jenis layanan RT001 adalah konsultansi manajemen dan advisory bisnis (KBLI 70209 — Aktivitas Konsultansi Manajemen dan Bisnis Lainnya), bukan rekayasa teknik (KBLI 71109 — Aktivitas Rekayasa). Studi investasi dan KPBU advisory lebih dekat ke konsultansi bisnis daripada rekayasa teknis, sehingga diklasifikasikan berbeda sejak PP 28/2025. Periksa NIB Anda di OSS RBA sebelum mengajukan ke SIKI LPJK untuk menghindari penolakan otomatis.
- Apakah transaction advisory KPBU memerlukan SBU RT001?
- Ya. DJPPR Kemenkeu menetapkan bahwa transaction advisor yang mengelola PJPK dari penyiapan OBC dan FBC hingga financial close harus memiliki SBU RT001. Ini berlaku untuk semua sektor KPBU — jalan, pelabuhan, air minum, rumah sakit, dan bandara. Tanpa RT001, dokumen penawaran transaction advisory gugur di tahap verifikasi administrasi.
- Bisakah badan usaha memiliki RT001 bersamaan dengan RK003 atau RK002?
- Bisa dan sangat direkomendasikan. Konsultan infrastruktur yang mengerjakan feasibility study komprehensif biasanya memerlukan RT001 untuk aspek finansial sekaligus RK003 untuk aspek teknis sipil transportasi, atau RK002 untuk aspek teknis SDA. Banyak firma besar memiliki keduanya dalam satu badan usaha, atau mengerjakan proyek dalam konsorsium. Memiliki RT001 dan RK003 sekaligus memperluas jangkauan tender secara signifikan.
- Apakah analisis permintaan (traffic study, demand study) termasuk RT001 atau RK003?
- Traffic study sebagai bagian dari FS infrastruktur jalan untuk menentukan kelayakan investasi masuk RT001. Traffic study untuk keperluan rekayasa geometri jalan dan desain simpang yang berhubungan langsung dengan desain teknis masuk RK003. Dalam praktik, kedua jenis studi ini sering dikerjakan bersamaan oleh konsorsium RT001 dan RK003 — masing-masing mengerjakan bagian yang sesuai lingkup SBU-nya.
- SKK apa yang diperlukan untuk PJTBU RT001?
- PJTBU untuk RT001 memerlukan SKK jenjang 7 dengan bidang yang relevan — ekonomi infrastruktur, keuangan proyek, atau perencanaan wilayah dan kota. SKK dengan bidang teknik sipil tidak cukup untuk RT001 karena bidang keilmuannya berbeda. Pastikan SKK PJTBU yang diajukan sudah terdaftar aktif di SIKI LPJK dan tidak merangkap di badan usaha lain sebelum pengajuan.
- Berapa lama SBU RT001 berlaku dan apa yang perlu dipersiapkan untuk perpanjangan?
- SBU RT001 berlaku 3 tahun sejak tanggal terbit. Untuk perpanjangan, rekaman pengalaman pekerjaan studi investasi infrastruktur sesuai lingkup RT001 harus sudah diinput ke SIMPAN. Firma yang lupa menginput pengalaman selama masa berlaku SBU sering mengalami hambatan saat perpanjangan. Biasakan menginput setiap kontrak selesai agar rekaman SIMPAN selalu terkini.
Siap Mengurus SBU RT001 Sekarang?
Program KPBU Indonesia terus menghasilkan paket tender baru setiap kuartal — dari SPAM regional, jalan tol baru, hingga bandara dan rumah sakit daerah. Kami menangani pengurusan RT001 untuk firma advisory dan konsultan FS infrastruktur, termasuk koordinasi perubahan KBLI di OSS RBA jika NIB Anda masih mencantumkan 71109. Dari 5–8 permohonan RT001 yang kami tangani setiap bulan, rata-rata selesai dalam 5 hari kerja dengan dokumen yang disiapkan dengan benar dari awal. Konsultasi gratis, jawaban dalam 30 menit.
Hubungi via WhatsApp — Konsultasi GratisRingkasan poin kunci
- 1RT001 adalah SBU konsultansi studi investasi — feasibility study, KPBU, advisory infrastruktur
- 2KBLI 70209 (bukan 71109 seperti RT002/RT003) — pastikan NIB benar
- 3SKK PJTBU jenjang 7 — ekonom dan analis keuangan infrastruktur bersertifikat
- 4Tidak perlu peralatan di SIMPK — hanya SDM analis keuangan dan ekonom bersertifikat
- 5Biaya mulai Rp8 juta per subklasifikasi
- 6Transaction advisor KPBU biasanya mensyaratkan SBU RT001
Artikel pendukung
Syarat SBU RT001 Studi Investasi 2026: Checklist
SBU RT001 (KBLI 70209) mensyaratkan 9 dokumen berdasarkan SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025. Kesalahan paling umum: NIB mencantumkan KBLI 71109 bukan 70209, SKK PJTBU tidak relevan studi investasi, dan surat komitmen SMAP diajukan untuk kualifikasi Menengah. Kualifikasi Kecil butuh ekuitas minimum Rp100.000.000 dan audit KAP wajib jika aset melebihi Rp250 juta.
Biaya Pengurusan SBU RT001 2026: Rincian + Simulasi PPh
Biaya pengurusan SBU RT001 kualifikasi Kecil adalah Rp8.000.000 all-in, mencakup biaya resmi LSBU, iuran KTA asosiasi, administrasi OSS RBA, koordinasi SIKI LPJK, dan seluruh tenaga pengurusan. Selesai 5 hari kerja, mengacu pada PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025.
5 Kendala SBU RT001 yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya
Lima kendala utama pengurusan SBU RT001 yang paling sering terjadi: SKK PJTBU/PJSKBU merangkap di perusahaan lain, KBLI 70209 belum tercantum di NIB OSS RBA, tenaga ahli belum terdaftar di SIKI LPJK, neraca keuangan belum diaudit KAP, dan dokumen SMAP tidak sesuai format LSBU. Tanpa penanganan terencana, total penundaan bisa mencapai 15–25 hari kerja.
RT001 vs RK003 vs RT002: Pilih Subklasifikasi Konsultansi Infrastruktur yang Tepat
RT001 (KBLI 70209) untuk studi investasi dan KPBU advisory; RK002/RK003/RT002 (KBLI 71109) untuk rekayasa teknis. Salah pilih subklasifikasi SBU menyebabkan gugur administrasi tender dan potensi sanksi PP 28/2025. Satu badan usaha boleh memiliki multi-SBU dengan PJSKBU tersendiri per subklasifikasi.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu RT001?
KBLI RT001 apa?
Beda RT001 dan RK003?
Transaction advisor KPBU butuh RT001?
Biaya RT001?
RT001 perlu peralatan?
Sumber: belum diverifikasi · Diverifikasi:
Diskusikan kasus badan usaha Anda
Kirim data ringkas badan usaha Anda, kami bantu petakan subklasifikasi dan persyaratan yang perlu dipenuhi.

