Panduan Lengkap SBU BG001 Gedung Hunian: Syarat, Biaya, dan Cara Mengurus [2026]
![Ilustrasi panduan Panduan Lengkap SBU BG001 Gedung Hunian: Syarat, Biaya, dan Cara Mengurus [2026] — Mitra Jasa Legalitas](/gambar/cover/panduan/panduan-sbu-bg001-gedung-hunian.webp?v=287d6590)
Tim Konsultan Mitra Konstruksi
- Terbit
- Diperbarui
- Waktu baca
- 11 menit baca
Seri panduan · bagian 1 dari 5
- 1. Panduan Lengkap SBU BG001 Gedung Hunian: Syarat, Biaya, dan Cara Mengurus [2026]
- 2. 9 Syarat SBU BG001 2026: Checklist Dokumen yang Sering Terlewat
- 3. Biaya Pengurusan SBU BG001 2026: Rincian Transparan dan Simulasi PPh
- 4. 5 Kendala Umum Pengajuan SBU BG001 dan Solusi yang Terbukti
- 5. BG001 vs BG002 vs GT001: Pilih Subklasifikasi yang Tepat [2026]
SBU BG001 adalah Sertifikat Badan Usaha wajib untuk perusahaan konstruksi yang mengerjakan pembangunan gedung hunian — rumah tinggal, apartemen, rusun, dan asrama — dengan KBLI 41011 Konstruksi Konvensional Gedung Hunian. Tanpa BG001, perusahaan Anda gugur otomatis dari tender pemerintah sebelum berkas dinilai, dan menanggung PPh Final 4% alih-alih 2,65% — selisih Rp67.500.000 untuk setiap kontrak Rp5 miliar. Persyaratan utama kualifikasi Kecil: ekuitas Rp300.000.000, PJTBU jenjang 6, dan satu peralatan tercatat di SIMPK. Pengurusan melalui Mitra Konstruksi selesai dalam 5 hari kerja sejak dokumen dinyatakan lengkap, dengan biaya all-in mulai Rp8.000.000 — sudah termasuk biaya LSBU, KTA asosiasi, dan seluruh administrasi resmi.
Acuan regulasi: PP 28/2025 · Permen PU 6/2025 · SK Dirjen BK 37/KPTS/DK/2025 · OSS RBA · SIKI LPJK · SIMPK · SIMPAN · lpjk.pu.go.id
Apa Itu SBU BG001 dan Siapa yang Wajib Memilikinya?
SBU BG001 Konstruksi Gedung Hunian adalah sertifikasi resmi dari LPJK Kementerian PUPR yang menyatakan bahwa badan usaha Anda memiliki kompetensi teknis, SDM bersertifikat, dan kemampuan keuangan untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi gedung hunian secara konvensional. Kode ini melekat pada KBLI 41011 — Konstruksi Konvensional Gedung Hunian, sesuai pembaruan klasifikasi KBLI 2025 yang berlaku berdasarkan Permen PU 6/2025.
Setiap badan usaha jasa konstruksi yang memenangkan atau akan mengikuti tender pembangunan gedung hunian — baik proyek pemerintah, BUMN, maupun swasta yang mensyaratkan SBU — wajib memiliki BG001 yang aktif dan sesuai lingkup pekerjaan. Kewajiban ini diatur dalam PP 28/2025 sebagai turunan UU 2/2017 tentang Jasa Konstruksi.
Lingkup Pekerjaan yang Dicakup BG001
| Lingkup Pekerjaan | Contoh Proyek Nyata |
|---|---|
| Rumah tinggal tunggal, deret, dan kopel | Rumah tapak, town house, klaster perumahan, rumah kopel dua unit berbagi dinding |
| Rusun, apartemen, dan flat bertingkat | Rusunami, apartemen mid-rise, kondotel dengan fungsi hunian |
| Asrama, mess, rumah dinas, dan barak | Asrama kampus, mess perusahaan, barak TNI/Polri, rumah dinas instansi pemerintah |
| Pekerjaan struktur hingga finishing hunian dalam satu kontrak | Proyek turnkey dari pondasi sampai pengecatan akhir |
| Perumahan skala kawasan beserta infrastruktur internalnya | Proyek developer 50–500 unit dalam satu hamparan lahan |
| Perluasan dan rehabilitasi struktural gedung hunian | Tambah lantai, penggantian pondasi atau rangka atap, sambungan bangunan |
| Pemeliharaan berkala gedung hunian | Perbaikan atap terjadwal, pengecekan struktur periodik, rehabilitasi saluran drainase |
Pekerjaan yang tidak masuk lingkup BG001: gedung perkantoran (→ BG002), hotel dan penginapan komersial (→ BG007), bangunan prapabrikasi atau modular (→ KP001), rancang bangun EPC dalam satu kontrak (→ GT001, hanya kualifikasi Besar), pekerjaan finishing berdiri sendiri tanpa pekerjaan struktur (→ PB003 atau PB007), dan pematangan lahan sebelum konstruksi (→ PL003).
Apa yang Terjadi Jika Perusahaan Anda Tidak Punya SBU BG001?
Ini bukan risiko abstrak. Setiap bulan ada badan usaha yang kehilangan tender, membayar pajak lebih mahal, dan menghadapi sanksi — hanya karena menunda pengurusan SBU. Berikut lima konsekuensi konkret yang bisa dihitung angkanya.
1. Gugur Otomatis di Tahap Prakualifikasi Tender
Sistem SPSE menolak penawaran dari badan usaha tanpa SBU yang sesuai lingkup pekerjaan. Dokumen tidak dibuka, harga tidak dinilai, rekam jejak tidak dilihat. Proyek senilai Rp2 miliar bisa lepas karena SBU kedaluwarsa satu minggu saja. Seluruh paket pengadaan pemerintah dan BUMN di bidang konstruksi gedung hunian — termasuk program perumahan ASN, rusun TNI/Polri, dan hunian MBR bersubsidi — mensyaratkan BG001 yang valid.
2. PPh Final Lebih Mahal — Kerugian yang Bisa Puluhan Juta per Kontrak
Badan usaha tanpa SBU dikenai PPh Final 4% atas nilai kontrak pelaksanaan konstruksi, dibandingkan tarif 2,65% untuk pemegang SBU aktif. Selisih 1,35% ini terlihat kecil, tetapi pada nilai kontrak yang signifikan angkanya bisa jauh melampaui biaya pengurusan SBU itu sendiri.
| Nilai Kontrak | PPh Final Tanpa SBU (4%) | PPh Final Dengan SBU (2,65%) | Selisih Hemat per Kontrak |
|---|---|---|---|
| Rp600.000.000 | Rp24.000.000 | Rp15.900.000 | Rp8.100.000 |
| Rp1.000.000.000 | Rp40.000.000 | Rp26.500.000 | Rp13.500.000 |
| Rp5.000.000.000 | Rp200.000.000 | Rp132.500.000 | Rp67.500.000 |
| Rp10.000.000.000 | Rp400.000.000 | Rp265.000.000 | Rp135.000.000 |
Biaya pengurusan SBU BG001 all-in melalui Mitra Konstruksi: Rp8.000.000. Satu kontrak senilai Rp600.000.000 sudah cukup untuk balik modal dari penghematan PPh Final saja — belum termasuk peluang tender yang terbuka.
3. Tertutup dari Proyek Pemerintah dan BUMN
Kontrak pengadaan barang dan jasa pemerintah serta BUMN mensyaratkan SBU yang valid. Tanpa BG001, badan usaha Anda hanya dapat bermain di segmen swasta yang tidak mensyaratkan sertifikasi — segmen yang semakin menyempit karena pemberi kerja swasta besar pun kini menjadikan SBU sebagai syarat minimum seleksi vendor.
4. Posisi Negosiasi Lebih Lemah di Proyek Swasta
Pemberi kerja swasta yang profesional menggunakan SBU sebagai bukti kompetensi teknis dan kapasitas keuangan kontraktor. Tanpa BG001, badan usaha Anda kehilangan leverage negosiasi nilai kontrak dan bergantung pada proyek dengan seleksi yang lebih longgar — umumnya proyek dengan margin lebih rendah dan risiko lebih tinggi.
5. Risiko Sanksi Administratif PP 28/2025
Apa Saja Syarat Dokumen SBU BG001 2026?
Berdasarkan SK Dirjen Bina Konstruksi No. 37/KPTS/DK/2025, berikut 9 dokumen wajib untuk pengajuan BG001 kualifikasi Kecil beserta kesalahan yang paling sering terjadi di lapangan. Kami mencatat pola ini dari 5–8 permohonan per bulan yang kami tangani.
| # | Dokumen | Detail Persyaratan | Kesalahan yang Paling Sering Terjadi |
|---|---|---|---|
| 1 | Akta pendirian & perubahan terakhir | PT: wajib SK pengesahan Kemenkumham. CV: cukup akta notaris. | Akta lama tidak diperbarui setelah ada perubahan susunan direksi atau komisaris |
| 2 | NIB dari OSS RBA dengan KBLI 41011 | Wajib sudah dikonversi ke KBLI 2025 — bukan KBLI 2020 dengan judul lama | NIB masih KBLI 2020 → sistem SIKI LPJK otomatis menolak pengajuan |
| 3 | NPWP badan usaha aktif | Status aktif — bukan non-efektif. Verifikasi di ereg.pajak.go.id sebelum mengajukan | NPWP berstatus non-efektif karena telat lapor SPT tahunan |
| 4 | Neraca keuangan dengan ekuitas ≥ Rp300.000.000 | Kualifikasi Kecil boleh neraca sendiri tanpa audit KAP | Ekuitas tidak mencukupi ketika mengajukan 2 subklasifikasi sekaligus tanpa kalkulasi awal |
| 5 | SKK PJTBU jenjang 6 aktif di SIKI LPJK | Tidak boleh merangkap sebagai PJTBU di badan usaha lain. Cek di lpjk.pu.go.id | Penyebab penolakan terbanyak — SKK masih terdaftar aktif di perusahaan lain |
| 6 | SKK PJSKBU jenjang 5 aktif di SIKI LPJK | Tidak boleh merangkap di badan usaha lain. Beda orang dengan PJTBU | Rangkap jabatan terdeteksi sistem SIKI — proses terhenti tanpa pemberitahuan jelas |
| 7 | 1 peralatan utama tercatat di SIMPK | Milik sendiri atau sewa dengan perjanjian resmi minimum 1 tahun | Dokumen sewa tidak resmi (surat di bawah tangan tanpa materai dan notaris) |
| 8 | Dokumen SMAP atau surat komitmen | Pilihan: sertifikat ISO 37001, penerapan SMAP, PANCEK KPK ≥70% indikator, atau surat komitmen (berlaku 3 tahun untuk Kecil — tidak berlaku pada perpanjangan) | Mengira SMAP hanya wajib untuk kualifikasi Menengah atau Besar |
| 9 | Rekaman pengalaman kerja di SIMPAN | Hanya untuk perpanjangan. Kontrak yang dicatat harus sesuai lingkup BG001 | Melampirkan pengalaman dari subklasifikasi lain yang tidak relevan dengan BG001 |
Perbandingan Persyaratan Antar Kualifikasi BG001
BG001 tersedia dalam tiga kualifikasi. Pilih kualifikasi yang sesuai dengan ekuitas, kapasitas SDM, dan nilai kontrak yang akan dikejar.
| Persyaratan | Kecil | Menengah | Besar |
|---|---|---|---|
| Ekuitas minimum | Rp300.000.000 | Rp2.000.000.000 | Rp25.000.000.000 |
| Penjualan tahunan minimum | Tidak dipersyaratkan | Rp2.500.000.000 | Rp50.000.000.000 |
| Jenjang PJTBU | Jenjang 6 | Jenjang 7 | Jenjang 8 |
| Jenjang PJSKBU | Jenjang 5 | Jenjang 6 | Jenjang 7 |
| Jumlah peralatan di SIMPK | 1 unit | 2 unit | 3 unit |
| Audit laporan keuangan oleh KAP | Tidak wajib | Wajib | Wajib |
| Masa berlaku SBU | 3 tahun | 3 tahun | 3 tahun |
| Tenggat waktu SMAP | 3 tahun (surat komitmen) | 2 tahun | 1 tahun |
Selengkapnya tentang setiap dokumen dan cara menghindari penolakan, baca: 9 Syarat SBU BG001 2026: Checklist Lengkap yang Sering Terlewat.
Berapa Biaya Pengurusan SBU BG001 dan Mengapa All-In Lebih Efisien?
Banyak badan usaha mengira mengurus sendiri lebih hemat. Faktanya, jika dihitung total — biaya resmi ke LSBU dan asosiasi ditambah waktu internal yang terpakai — selisihnya jauh lebih kecil dari yang dibayangkan.
| Komponen Biaya | Estimasi Biaya | Dibayarkan Ke |
|---|---|---|
| Biaya sertifikasi LSBU (kualifikasi Kecil, per subklasifikasi) | Rp2.850.000 | LSBU mitra yang ditunjuk |
| Iuran KTA asosiasi BUJK (misal GAPENSI, GAPEKSINDO) | Rp1.500.000 – Rp2.500.000 | Asosiasi terkait |
| Biaya administrasi asosiasi | Rp500.000 – Rp750.000 | Asosiasi terkait |
| Subtotal komponen resmi jika urus sendiri | Rp4.850.000 – Rp6.100.000 | + 30–45 hari kerja waktu internal Anda |
| Paket all-in Mitra Konstruksi (kualifikasi Kecil) | Rp8.000.000 flat | Sudah termasuk seluruh komponen di atas + koordinasi penuh |
Selisih antara urus sendiri dan paket all-in kami hanya Rp1.900.000 – Rp3.150.000 — dengan imbalan menghemat 30–45 hari kerja, bebas dari risiko penolakan dokumen, dan kepastian SBU terbit dalam 5 hari kerja. Untuk konteks: penghematan PPh Final dari satu kontrak Rp600.000.000 saja sudah mencapai Rp8.100.000 — lebih dari biaya paket all-in kami.
Rincian lengkap dan simulasi penghematan PPh per nilai kontrak: Biaya Pengurusan SBU BG001: Transparan + Simulasi PPh Final.
Berapa Lama Proses Pengurusan SBU BG001?
| Kondisi Pengurusan | Estimasi Waktu Selesai |
|---|---|
| Dokumen lengkap dan benar → via Mitra Konstruksi | 5 hari kerja |
| Ada koreksi dokumen minor | 5 + 1–2 hari kerja koreksi |
| SKK masih merangkap → perlu proses pelepasan dahulu | 5 + 3–5 hari kerja tambahan |
| KBLI belum diperbarui ke KBLI 2025 di OSS RBA | 5 + 2–3 hari kerja pembaruan NIB |
| Urus sendiri tanpa konsultan (rata-rata lapangan) | 30–45 hari kerja |
Bagaimana Kasus Nyata Pengurusan SBU BG001 di Lapangan?
Dari 5–8 permohonan SBU yang kami tangani setiap bulan, dua pola masalah ini muncul paling sering pada subklasifikasi BG001. Keduanya dapat diantisipasi jika pemeriksaan awal dilakukan sebelum pengajuan dimulai.
Kasus 1 — Ekuitas Tidak Cukup untuk Dua Subklasifikasi Sekaligus (Tangerang)
PT kontraktor kualifikasi Kecil, Tangerang — ekuitas Rp500.000.000. Klien mengajukan BG001 dan BG002 dalam satu permohonan. Masalah yang teridentifikasi saat review: dua subklasifikasi membutuhkan total ekuitas minimum Rp600.000.000 — melebihi ekuitas yang tersedia. Jika langsung disubmit tanpa pengecekan, permohonan akan ditolak LSBU dan waktu terbuang 2–3 minggu.
Tindakan: Kami sarankan ajukan BG001 saja terlebih dahulu. SBU BG001 terbit dalam 5 hari kerja. Bulan berikutnya BG002 diajukan dan berhasil terbit. Pelajaran kritis: hitung total kebutuhan ekuitas sebelum menentukan jumlah subklasifikasi yang diajukan dalam satu permohonan. Satu subklasifikasi per permohonan lebih aman jika ekuitas berada di kisaran minimum.
Kasus 2 — PJSKBU Masih Aktif di Badan Usaha Lain (Surabaya)
CV kontraktor kualifikasi Menengah, Surabaya — ekuitas Rp3.000.000.000, perpanjangan BG001. Klien datang dengan keyakinan dokumen sudah siap. Sebelum submit, kami cek status SKK di lpjk.pu.go.id — hasilnya: PJSKBU yang diajukan masih tercatat aktif di badan usaha lain. Tanpa pengecekan ini, permohonan akan tertahan di sistem SIKI LPJK tanpa penjelasan yang jelas kepada pemohon.
Tindakan: Kami koordinasikan proses pelepasan jabatan PJSKBU dari badan usaha lama (3 hari kerja), lalu submit permohonan perpanjangan. SBU terbit dalam 5 hari kerja setelah submit. Total 8 hari kerja dari awal — jauh lebih cepat dari rata-rata 3–4 minggu jika diurus tanpa pengecekan awal. Pelajaran kritis: selalu verifikasi status SKK PJTBU dan PJSKBU di portal lpjk.pu.go.id sebelum memulai proses apapun.
Kendala lengkap dan cara mengatasinya: 5 Kendala Umum SBU BG001 dan Cara Mengatasinya.
Apa Perbedaan BG001 dengan Subklasifikasi Konstruksi Gedung Lainnya?
Memilih subklasifikasi yang salah berakibat SBU tidak diterima sistem SPSE meski sudah terbit. Tabel berikut membantu Anda memastikan BG001 memang subklasifikasi yang tepat untuk pekerjaan Anda.
| Kode | Judul Subklasifikasi | Pembeda Utama dari BG001 | Kapan Pilih Ini | Kualifikasi Tersedia |
|---|---|---|---|---|
| BG001 | Konstruksi Gedung Hunian | — | Anda membangun hunian berdasarkan gambar perencana terpisah | Kecil, Menengah, Besar |
| BG002 | Konstruksi Gedung Perkantoran | Fungsi bangunan perkantoran, bukan hunian | Bangunan yang dikerjakan berfungsi sebagai kantor atau ruko | Kecil, Menengah, Besar |
| BG007 | Konstruksi Gedung Penginapan | Fungsi komersial penginapan — hotel, losmen, hostel | Bangunan dikomersilkan sebagai penginapan berbayar | Kecil, Menengah, Besar |
| GT001 | Konstruksi Gedung Hunian Terintegrasi | Rancang bangun EPC dalam satu kontrak; ekuitas minimum Rp25.000.000.000 | Anda merancang sekaligus melaksanakan konstruksi dalam satu kontrak | Hanya Besar |
| KP001 | Pekerjaan Konstruksi Prapabrikasi Bangunan Gedung | Metode prapabrikasi — komponen diproduksi di pabrik, dirakit di lokasi | Anda menggunakan metode prapabrikasi atau modular | Spesialis |
| PB003 | Pengerjaan Lantai, Dinding, Saniter, dan Plafon | Hanya pekerjaan penyelesaian — tanpa pekerjaan struktur sama sekali | Anda subkontraktor finishing, bukan pelaksana bangunan utuh | Kecil, Menengah |
Panduan terperinci memilih subklasifikasi yang tepat berdasarkan jenis pekerjaan dan nilai kontrak: Checklist Subklasifikasi SBU Konstruksi Gedung 2026.
Apa Saja Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan tentang SBU BG001?
Apa itu SBU BG001 dan apa fungsinya?
BG001 adalah subklasifikasi SBU untuk pelaksanaan konstruksi gedung hunian konvensional — rumah tinggal, apartemen, rusun, asrama — dengan KBLI 41011. SBU ini berfungsi sebagai bukti kompetensi teknis dan keuangan badan usaha, syarat wajib untuk mengikuti tender pemerintah, dan dasar pengenaan tarif PPh Final yang lebih rendah (2,65% vs 4%). Tersedia untuk kualifikasi Kecil, Menengah, dan Besar.
Berapa ekuitas minimum untuk BG001 kualifikasi Kecil?
Rp300.000.000 per subklasifikasi, dihitung dari neraca keuangan badan usaha. Jika Anda mengajukan dua subklasifikasi sekaligus, total ekuitas minimum yang dibutuhkan adalah Rp600.000.000. Kualifikasi Kecil tidak mewajibkan audit laporan keuangan oleh Kantor Akuntan Publik — neraca yang ditandatangani direksi sudah memadai.
SKK apa yang diperlukan untuk BG001 kualifikasi Kecil?
PJTBU minimal jenjang 6 dan PJSKBU minimal jenjang 5. Keduanya harus berstatus tenaga tetap di badan usaha Anda, tidak boleh merangkap jabatan di badan usaha lain, dan harus tercatat aktif di SIKI LPJK. Verifikasi status masing-masing di lpjk.pu.go.id sebelum memulai proses pengajuan.
Apa perbedaan BG001 dan GT001?
BG001 untuk pelaksanaan konstruksi saja berdasarkan gambar dari perencana yang terpisah. GT001 untuk rancang bangun terintegrasi — Anda merancang sekaligus melaksanakan konstruksi dalam satu kontrak EPC. GT001 hanya tersedia untuk kualifikasi Besar dengan ekuitas minimum Rp25.000.000.000 dan tidak ada kualifikasi Kecil atau Menengah untuk GT001.
Apakah peralatan wajib untuk BG001 kualifikasi Kecil?
Ya. Minimal satu peralatan utama harus tercatat di SIMPK. Peralatan boleh milik sendiri atau disewa dengan perjanjian sewa resmi bernotaris dan berdurasi minimal 1 tahun. Pemilik alat yang menyewakan juga wajib mencatatkan alatnya di SIMPK agar dokumen sewa dapat diverifikasi sistem.
Berapa biaya dan berapa lama pengurusan BG001 kualifikasi Kecil?
Melalui Mitra Konstruksi: biaya all-in Rp8.000.000 untuk kualifikasi Kecil — sudah termasuk biaya LSBU, KTA asosiasi, biaya administrasi, dan seluruh koordinasi pengurusan. Selesai dalam 5 hari kerja sejak dokumen dinyatakan lengkap. Review dokumen awal gratis tanpa komitmen. Jika urus sendiri: komponen biaya resmi Rp4.850.000–Rp6.100.000 dengan rata-rata waktu penyelesaian 30–45 hari kerja.
Apakah perusahaan saya perlu BG001 jika hanya mengerjakan proyek swasta?
Tidak secara hukum wajib untuk proyek swasta yang pemberi kerjanya tidak mensyaratkan SBU. Namun secara praktis, semakin banyak pengembang swasta besar menjadikan SBU sebagai filter seleksi vendor. Tanpa BG001, Anda juga tetap membayar PPh Final 4% (bukan 2,65%) untuk seluruh kontrak pelaksanaan konstruksi — kerugian yang terus berulang di setiap kontrak.
Berapa Lama dan Biaya Urus SBU BG001 Sampai Selesai?
Dari permohonan SBU yang kami tangani setiap bulan, hampir semuanya selesai dalam 5 hari kerja — karena kami memeriksa seluruh dokumen sebelum mengajukan, bukan setelah LSBU menolak. Review awal gratis, tanpa komitmen. Tim kami merespons dalam 5 menit di jam kerja.
Hubungi via WhatsApp — Konsultasi GratisRingkasan poin kunci
- 1BG001 berlaku untuk rumah tapak, rusun, apartemen, asrama, dan rehabilitasi struktural gedung hunian (KBLI 41011)
- 2Tanpa SBU BG001, perusahaan gugur otomatis di SPSE dan dikenai PPh Final 4% versus 2,65% untuk pemegang SBU aktif
- 3Syarat kualifikasi Kecil: ekuitas minimum Rp300.000.000, PJTBU jenjang 6, PJSKBU jenjang 5, dan 1 peralatan tercatat di SIMPK
- 4NIB wajib sudah dikonversi ke KBLI 2025 di OSS RBA — sistem SIKI LPJK menolak pengajuan dengan data KBLI 2020 yang belum diperbarui
- 5Verifikasi status SKK di lpjk.pu.go.id sebelum submit — rangkap jabatan PJTBU atau PJSKBU adalah penyebab penolakan terbanyak
- 6Biaya urus sendiri Rp4.850.000–6.100.000 plus 30–45 hari kerja; paket all-in Mitra Konstruksi Rp8.000.000 selesai 5 hari kerja
Artikel pendukung
9 Syarat SBU BG001 2026: Checklist Dokumen yang Sering Terlewat
Checklist 9 syarat dokumen SBU BG001 kualifikasi Kecil sesuai SK Dirjen BK 37/2025. Penjelasan lengkap per item beserta risiko jika salah — SKK rangkap jabatan, KBLI 2025 belum diperbarui, dan ekuitas tidak cukup adalah tiga penyebab penolakan terbanyak yang kami temui.
Biaya Pengurusan SBU BG001 2026: Rincian Transparan dan Simulasi PPh
Rincian lengkap biaya pengurusan SBU BG001 2026: komponen biaya resmi LSBU Rp2,85 juta, iuran KTA, dan jasa Mitra Konstruksi Rp8 juta flat untuk kualifikasi Kecil. Dilengkapi simulasi penghematan PPh Final yang bisa mencapai Rp67,5 juta per kontrak Rp5 miliar.
5 Kendala Umum Pengajuan SBU BG001 dan Solusi yang Terbukti
Lima kendala paling umum dalam pengajuan SBU BG001 berdasarkan ratusan permohonan yang ditangani Mitra Konstruksi: SKK rangkap jabatan, KBLI belum dikonversi ke KBLI 2025, ekuitas kurang untuk multi-subklasifikasi, peralatan tidak tercatat di SIMPK, dan NPWP non-efektif. Setiap kendala dilengkapi solusi langkah demi langkah dan estimasi waktu perbaikan.
BG001 vs BG002 vs GT001: Pilih Subklasifikasi yang Tepat [2026]
Panduan memilih subklasifikasi yang tepat antara BG001 (gedung hunian), BG002 (gedung perkantoran), GT001 (rancang bangun terintegrasi), KP001 (prapabrikasi), dan PB003 (finishing). Termasuk tabel perbandingan 7 dimensi dan panduan keputusan praktis berdasarkan jenis proyek yang dikerjakan.
Sumber: belum diverifikasi · Diverifikasi:
Diskusikan kasus badan usaha Anda
Kirim data ringkas badan usaha Anda, kami bantu petakan subklasifikasi dan persyaratan yang perlu dipenuhi.

