Logo Mitra Jasa Legalitas — jasa pengurusan SBU konstruksi, SKK, dan legalitas usaha

Panduan SBU BS017 Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya 2026 Lengkap

Ilustrasi panduan Panduan SBU BS017 Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya 2026 Lengkap — Mitra Jasa Legalitas
Bagikan halaman ini:

Tim Konsultan Mitra Konstruksi

Terbit
Diperbarui
Waktu baca
12 menit baca
SBU BS017 Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya adalah sertifikat wajib untuk badan usaha yang mengerjakan bangunan sipil yang tidak masuk dalam kategori BS001–BS016, seperti shelter kebencanaan, monumen, infrastruktur pemakaman, taman kota, dan kawasan khusus. Dasar hukumnya adalah PP 28/2025, Permen PU 6/2025, dan SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025. KBLI yang digunakan adalah 42999. Syarat kualifikasi Kecil mencakup ekuitas minimal Rp300.000.000, SKK PJTBU jenjang 6, SKK PJSKBU jenjang 5, dan satu peralatan utama tercatat di SIMPK. Tanpa SBU BS017, badan usaha gugur otomatis dari tender, dikenai PPh Final 4% dibanding 2,65% pemegang SBU, dan berisiko sanksi administratif UU 2/2017. Biaya pengurusan all-in kualifikasi Kecil melalui Mitra Konstruksi adalah Rp8.000.000, selesai dalam 5 hari kerja.

Apa itu SBU BS017 Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya? Ini adalah Sertifikat Badan Usaha wajib bagi kontraktor pelaksana pekerjaan sipil yang tidak tercakup dalam kategori standar BS001BS016, seperti monumen, shelter kebencanaan, infrastruktur pemakaman, dan taman kota. Dasar hukum utamanya adalah PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025. Mengapa sangat krusial? Tanpa SBU ini, Anda gugur otomatis di tender pemerintah dan terkena penalti PPh Final 4% alih-alih 2,65%. Biaya pengurusan lengkap all-in melalui Mitra Konstruksi untuk kualifikasi Kecil dipatok pasti Rp8.000.000—sudah mencakup biaya resmi LSBU, iuran KTA asosiasi, dan operasional tuntas. Pengurusan ini selesai hanya dalam 5 hari kerja, menghemat 30 hingga 45 hari waktu Anda jika mengurusnya sendiri.

Apa Itu SBU BS017 dan Siapa yang Wajib Memilikinya?

SBU BS017 merupakan subklasifikasi krusial di bawah kelompok Bangunan Sipil dengan sandi KBLI 42999 (Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya YTDL). Kode ini dirancang khusus oleh pemerintah sebagai "kategori residual" atau penampung untuk setiap proyek konstruksi sipil yang wujudnya sangat spesifik dan belum terakomodasi dalam klasifikasi utama BS001 hingga BS016. Fleksibilitas inilah yang menjadikan SBU BS017 sangat berharga bagi badan usaha yang sering menggarap infrastruktur tematik atau kawasan khusus.

Lingkup pekerjaan resmi untuk BS017, sesuai penjabaran SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025, membentang luas mencakup tujuh pilar utama pembangunan sipil:

  • Pembangunan bangunan sipil pemakaman: Konstruksi jalan akses internal, pagar pembatas struktural, jaringan drainase kawasan, dan bangunan pendukung di area tempat pemakaman umum maupun pemakaman khusus.
  • Pembangunan infrastruktur sipil kawasan khusus: Pekerjaan sipil berat di area riset terpadu, instalasi pertahanan sipil non-gedung, serta infrastruktur kawasan observasi yang tidak dikategorikan sebagai jalan atau jembatan standar.
  • Pembangunan bangunan sipil penampungan dan kebencanaan: Konstruksi shelter evakuasi beton bertulang permanen, fondasi pos pengungsian darurat jangka panjang, serta jalur evakuasi sipil khusus.
  • Pembangunan bangunan sipil ruang terbuka hijau dan taman kota: Penataan saluran drainase taman, pengerasan jalan setapak, instalasi amfiteater terbuka, bangunan peneduh permanen, dan elemen sipil keras di ruang terbuka hijau.
  • Pembangunan monumen, tugu, dan bangunan sipil peringatan: Pengecoran dan pendirian struktur peringatan bersejarah, tugu batas kota, atau monumen batu berskala monumental yang tidak tergolong bangunan gedung.
  • Pembangunan infrastruktur sipil wahana rekreasi outdoor: Pembuatan kolam arung jeram buatan, menara luncur flying fox, fondasi roller coaster, dan infrastruktur taman hiburan berbasis struktur sipil.
  • Rehabilitasi bangunan sipil lainnya: Pekerjaan pemeliharaan, restorasi, dan penguatan struktur atas bangunan-bangunan sipil yang masuk dalam enam kategori di atas.

Lantas, siapa yang wajib memilikinya? Segala entitas badan usaha jasa konstruksi—baik berbentuk PT, CV, maupun Koperasi—yang memenangkan kontrak atau menjalankan proyek pada lingkup-lingkup tersebut mutlak diwajibkan memiliki SBU BS017. Status aktif SBU ini harus terverifikasi di SIKI LPJK dan portal resmi lpjk.pu.go.id. Keharusan ini mengikat tanpa pandang bulu, baik untuk pekerjaan bersumber dana APBN/APBD maupun proyek investasi swasta murni yang nilai transaksinya menembus batas minimal dalam PP 28/2025.

Perlu ditekankan kembali prinsip utama klasifikasi ini: BS017 adalah opsi paling akhir. Anda wajib membedah Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS) proyek untuk memastikan tidak ada kode BS spesifik lain yang lebih cocok. Jika Anda membangun stadion terbuka, pilih BS016. Jika Anda membangun bendungan, gunakan BS010. Namun, ketika RKS meminta pembangunan tugu alun-alun atau shelter tsunami beton, maka SBU BS017 adalah satu-satunya jawaban sah yang diterima panitia tender.

Apa yang Terjadi Jika Tidak Punya SBU BS017?

Beroperasi tanpa SBU BS017 di era digitalisasi perizinan OSS RBA adalah tindakan gegabah yang mengundang kerugian finansial langsung. PP 28/2025 secara tegas menutup celah bagi kontraktor tanpa sertifikasi. Inilah lima konsekuensi absolut yang akan meremukkan operasional badan usaha Anda:

1. Gugur Otomatis pada Tender Bangunan Sipil Khusus Pemerintah

Sistem pengadaan elektronik LPSE dirancang untuk membaca data perizinan secara otomatis terintegrasi. Ketika panitia melelang paket rehabilitasi taman kota senilai Rp2 Miliar, syarat kualifikasi mutlaknya adalah SBU BS017. Ketiadaan dokumen ini membuat badan usaha langsung tereliminasi pada menit pertama pembukaan dokumen penawaran (tahap evaluasi administrasi). Tidak ada kesempatan melakukan sanggah atau negosiasi teknis.

2. Kerugian Signifikan Akibat Selisih PPh Final

Sanksi paling nyata memukul arus kas (cash flow) perusahaan. Direktorat Jenderal Pajak membedakan tarif PPh Final Jasa Konstruksi secara drastis: 2,65% untuk pemilik SBU, dan 4% bagi yang tidak memiliki SBU. Selisih 1,35 poin persentase ini setara dengan menguapnya puluhan hingga ratusan juta rupiah laba bersih secara cuma-cuma dari kas perusahaan Anda.

Nilai Kontrak (Rp) PPh Final Tanpa SBU (4%) PPh Final Dengan SBU (2,65%) Selisih Kerugian (Laba Menguap)
1.000.000.000 40.000.000 26.500.000 13.500.000
2.500.000.000 100.000.000 66.250.000 33.750.000
5.000.000.000 200.000.000 132.500.000 67.500.000
10.000.000.000 400.000.000 265.000.000 135.000.000

3. Terkuncinya Akses Paket Bangunan Sipil Kategori Khusus

Tren pengadaan infrastruktur daerah saat ini mengarah pada proyek-proyek tematik yang meningkatkan nilai tata ruang wilayah. Pembangunan lanskap kota, amfiteater taman, atau monumen sejarah tidak pernah absen dari buku APBD tahunan. Tanpa mengantongi BS017, kontraktor sepenuhnya memblokir diri sendiri dari segmen pasar yang sangat menguntungkan ini. Anda hanya akan menjadi penonton sementara kompetitor meraup margin dari pekerjaan khusus tersebut.

4. Sanksi Administratif Mengikat Sesuai UU 2/2017 dan PP 28/2025

Pelaksanaan proyek konstruksi di lapangan tanpa kelengkapan SBU merupakan pelanggaran berat atas UU Jasa Konstruksi Nomor 2 Tahun 2017. Inspektur pengawasan dari Kementerian PU berhak menghentikan proyek seketika. Sanksi berjenjang dijatuhkan mulai dari teguran tertulis berturut-turut, denda administratif bernilai miliaran, pembekuan NIB di OSS RBA, hingga pencabutan izin berusaha secara permanen.

5. Degradasi Fleksibilitas Kompetitif sebagai Kontraktor

Di pasar konstruksi Indonesia yang sangat dinamis, reputasi adalah segalanya. Badan usaha yang memiliki SBU BS017 dipandang lebih kredibel dan serbaguna oleh pihak pemberi tugas (owner). Ketiadaan SBU ini mereduksi profil perusahaan Anda menjadi sekadar kontraktor medioker yang hanya mampu mengerjakan proyek-proyek standar dan padat pesaing, kehilangan peluang diversifikasi bisnis.

Apa Saja Syarat Dokumen SBU BS017 2026?

Prosedur pengajuan SBU di tahun 2026 menuntut tingkat kepresisian tinggi. Setiap berkas yang diunggah ke sistem perizinan akan divalidasi oleh verifikator LSBU secara ketat berdasarkan Permen PU 6/2025. Sedikit saja kesalahan redaksional dapat menyebabkan berkas dikembalikan (status "Dikembalikan untuk Perbaikan"), membuang waktu berharga berminggu-minggu. Simak tabel persyaratan krusial berikut ini beserta panduan menghindari kesalahan fatal, selengkapnya juga dapat Anda baca di syarat dokumen SBU BS017.

No Komponen Dokumen Detail Ketentuan Resmi 2026 Penyebab Kegagalan Verifikasi Paling Sering
1 Akta Pendirian & Perubahan Terakhir PT wajib melampirkan SK pengesahan Kemenkumham (AHU online). CV cukup dengan akta notaris yang terdaftar. Tidak mengunggah akta perubahan terbaru yang memuat struktur pengurus aktif saat ini.
2 NIB Berbasis Risiko (OSS RBA) Wajib mencantumkan kode KBLI 42999 dengan status terverifikasi dan memenuhi standar KBLI 2025. KBLI pada NIB masih versi KBLI 2020 lama yang belum dimigrasikan/dikonversi di sistem OSS.
3 NPWP Badan Usaha Aktif Status wajib pajak harus "Aktif". Validasi dilakukan mandiri lewat portal ereg.pajak.go.id. Status NPWP Non-Efektif (NE) akibat kelalaian pelaporan SPT Tahunan berturut-turut.
4 Neraca Keuangan Perusahaan Ekuitas minimal Rp300.000.000 untuk kelas Kecil. Bisa berupa neraca internal (tanpa KAP). Angka ini diakumulasikan berdasar jumlah subklasifikasi. Nilai total aset dikurangi liabilitas (ekuitas bersih) ternyata di bawah batas minimal Rp300 juta.
5 SKK PJTBU (Penanggung Jawab Teknik) Sertifikat Kompetensi Kerja jenjang 6. Berstatus aktif di SIKI LPJK sebagai tenaga kerja penuh waktu di badan usaha pemohon. Tenaga ahli masih "terkunci" statusnya di SIKI LPJK pada badan usaha tempat ia bekerja sebelumnya.
6 SKK PJSKBU (Penanggung Jawab Subklasifikasi) Sertifikat Kompetensi Kerja jenjang 5. Aturan rangkap jabatan dilarang keras secara sistemik. Pemohon keliru menyodorkan SKK jenjang 4 yang tidak memenuhi standar minimal teknis kelas Kecil.
7 Peralatan Konstruksi Utama di SIMPK Satu unit alat utama tercatat sah di SIMPK. Alat sewa sah diajukan asal kontrak perjanjian sewa minimal 12 bulan (1 tahun). Surat perjanjian sewa alat tidak menyertakan bukti registrasi SIMPK dari pihak pemilik/penyewa alat pertama.
8 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) Untuk permohonan baru: Surat pernyataan komitmen SMAP sah digunakan. Namun opsi ini tertutup jika melakukan perpanjangan SBU. Mengandalkan surat komitmen belaka padahal sedang mengurus perpanjangan SBU periode kedua.
9 Pengalaman Kerja di SIMPAN Hanya diwajibkan khusus bagi permohonan perpanjangan dan peningkatan kelas. Badan usaha baru (pengajuan awal) dibebaskan. Mengunggah PDF kontrak fisik tanpa memastikan data historis tersebut tervalidasi di portal SIMPAN Kementerian PU.

Matriks Syarat Ekuitas dan Personel Per Kualifikasi

Kualifikasi SBU Ekuitas Minimum (Rp) Syarat Penjualan Tahunan (Rp) Jenjang PJTBU Jenjang PJSKBU Peralatan Kewajiban Audit KAP
Kecil 300.000.000 Tidak ada batas (N/A) Jenjang 6 Jenjang 5 1 unit utama Tidak diwajibkan
Menengah 2.000.000.000 2.500.000.000 Jenjang 7 Jenjang 6 2 unit utama Mutlak Wajib
Besar 25.000.000.000 50.000.000.000 Jenjang 8 Jenjang 7 3 unit utama Mutlak Wajib
Spesialis Tidak ditetapkan khusus Tidak ditetapkan khusus Jenjang 8 Jenjang 7 2 unit utama Tidak diwajibkan

Berapa Biaya Pengurusan SBU BS017?

Terkait anggaran pembuatan SBU, pengusaha konstruksi dihadapkan pada dua lintasan pilihan yang berimplikasi besar pada beban operasional dan kecepatan penyelesaian. Mari bedah secara transparan perbandingan antara mengurus SBU sendiri (swadaya) berhadapan dengan efisiensi layanan pengurusan profesional dari Mitra Konstruksi. Untuk pembedahan anggaran lebih rinci, tautan rincian biaya SBU BS017 ini dapat membantu Anda.

Lintasan 1: Swadaya (Mengurus Sendiri)

Apabila manajemen memutuskan menempuh jalur mandiri, terdapat kewajiban tarif dasar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan retribusi lembaga yang tidak bisa ditawar. Pengeluaran resmi ini, yang ditransfer ke kas LSBU, keanggotaan KTA Asosiasi tahap awal, serta biaya registrasi platform, akan menyedot dana di rentang Rp4.850.000 hingga Rp6.100.000. Namun, biaya tersembunyi (hidden costs) justru menjadi beban terberat:

  • Staf admin Anda akan kehilangan 30 hingga 45 hari kerja produktif murni untuk mengawal, memantau pergerakan berkas, mondar-mandir di portal OSS, dan berkorespondensi dengan helpdesk LSBU.
  • Risiko dokumen terjebak (stuck) di tahap perbaikan sangat tinggi. Kesalahan KBLI di NIB atau SKK PJTBU yang gagal tersinkronisasi di SIKI LPJK sering kali memaksa Anda mengulang proses dari titik nol.
  • Waktu terbitnya SBU tidak bisa diprediksi. Ini berisiko membuat perusahaan gagal mengikuti jadwal lelang tender krusial yang sudah ada di depan mata.

Lintasan 2: Pengurusan All-In Bersama Mitra Konstruksi

Solusi pragmatis yang diadopsi kontraktor modern adalah pendelegasian penuh. Paket pengurusan komprehensif dari Mitra Konstruksi untuk kualifikasi Kecil ditetapkan di angka Rp8.000.000 All-In. Nominal tersebut bukan semata biaya "jasa", melainkan anggaran menyeluruh. Seluruh komponen dasar tadi (Rp4.850.000 hingga Rp6.100.000 untuk setoran resmi LSBU, pembayaran retribusi, pembuatan KTA Asosiasi pertama, serta seluruh tarif portal) sudah tercover sempurna dalam paket tunggal ini. Anda tidak akan menjumpai tagihan tambahan mendadak di tengah jalan.

Komponen Evaluasi Prosedur Mengurus Sendiri Paket All-In Mitra Konstruksi
Biaya Setoran LSBU + KTA + Tarif Sistem Rp4.850.000 – Rp6.100.000 Sudah mencakup seluruhnya
Beban Operasional Koordinasi & Verifikasi Staf perusahaan bekerja ekstra 30–45 hari kerja Dieksekusi penuh oleh pakar regulasi Mitra
Risiko Berkas Ditolak/Revisi KBLI NIB Ditanggung mutlak oleh perusahaan pemohon Dimitigasi proaktif oleh tim legal Mitra
Total Ekuivalen Anggaran Tunai Rp4.850.000 – Rp6.100.000 + Gaji 1 Bulan Staf Rp8.000.000 (Pasti tanpa tersembunyi)
Target Pencapaian Terbit SBU Spekulatif, berkisar 30 hingga 45 hari kerja Garansi selesai dalam 5 hari kerja
Analisis Rasio Keuntungan Bersih Anda berinvestasi selisih sebesar Rp1.900.000 – Rp3.150.000 untuk mengamankan produktivitas 1 bulan penuh dan jaminan kelolosan tender.

Hitung-hitungan bisnis di atas membuktikan bahwa selisih dana operasional Rp1.900.000–Rp3.150.000 sangatlah kecil. Mengorbankan sebulan kalender untuk trial and error mengurus SBU artinya manajemen menutup peluang mendapatkan satu atau dua proyek baru pada bulan tersebut. Sementara itu, untuk kontraktor yang membutuhkan kapasitas lebih, layanan kualifikasi Menengah bernilai Rp12.000.000–Rp15.000.000, dan kualifikasi Besar di rentang Rp20.000.000–Rp30.000.000. Verifikasi harga ini secara komprehensif dijabarkan di biaya pengurusan SBU BS017.

Bagaimana Kasus Nyata Pengurusan SBU BS017 di Lapangan?

Portofolio keberhasilan Mitra Konstruksi merekam fakta bahwa kami konsisten memfasilitasi 5–8 permohonan penerbitan SBU setiap bulan dengan rasio penyelesaian sempurna. Kendala teknis adalah makanan sehari-hari yang berhasil kami redam, seperti terlihat dalam studi kasus dari tanah Sumatra berikut ini.

Studi Kasus Kritis: CV Kontraktor Kualifikasi Kecil di Pekanbaru

Situasi Awal: Sebuah CV rintisan yang terfokus pada pengerjaan infrastruktur taman kota memiliki posisi ekuitas sehat sebesar Rp305 Juta. Namun, birokrasi internal mereka alpa memonitor perizinan. SBU BS017 mereka telah melampaui tanggal kedaluwarsa selama lebih dari 1 bulan penuh saat mereka bermaksud melakukan permohonan "perpanjangan" standar.

Ancaman Fatal yang Dihadapi: Matinya status SBU selama 30 hari menempatkan perusahaan dalam bahaya sanksi operasional instan menurut audit PP 28/2025. Jika dewan pengawas daerah menginspeksi proyek aktif mereka di bulan tersebut, surat perintah pembekuan NIB dapat dikeluarkan seketika, menghentikan termin pencairan dana APBD.

Tindakan Strategis Mitra Konstruksi: Mengidentifikasi status genting, tim ahli hukum kami melancarkan pengurusan krisis. Dokumen dikonsolidasikan dalam hitungan jam. Verifikasi paralel dilakukan pada database perpajakan (menjamin SPT nihil terekam). Pengecekan krusial pada portal lpjk.pu.go.id menyingkap fakta bahwa PJTBU mereka nyaris terdegradasi statusnya akibat kelamaan inaktif, sehingga intervensi pembaruan data di SIKI dieksekusi secara kilat. Status satu unit excavator yang habis sewa diperpanjang di SIMPK hari itu juga.

Hasil Akhir: Hanya dalam durasi 5 hari kerja efisien, SBU BS017 aktif bertengger kembali di platform OSS RBA, mengamankan perusahaan dari badai sanksi. Pembelajaran esensial: memiliki mekanisme mitigasi seperti notifikasi kadaluarsa 90 hari sebelum hari-H dari Mitra Konstruksi adalah tameng pelindung aset. Eksplorasi rekam jejak penyelesaian kendala lainnya di kendala umum pengurusan SBU BS017.

Apa Saja Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan tentang SBU BS017?

Apa itu SBU BS017 secara operasional?

BS017 adalah izin sertifikasi yang diberikan negara kepada badan usaha yang mempunyai kapabilitas teknis mengerjakan bangunan sipil luar biasa yang tidak tergabung di himpunan BS001 hingga BS016. Sektor utamanya adalah monumen tugu bersejarah, konstruksi sipil penampungan pengungsi permanen, struktur infrastruktur di area tempat pemakaman, hingga konstruksi wahana taman outdoor komersial. Ia bermuara pada kesesuaian sandi KBLI 42999 (Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya YTDL).

Kapan tepatnya badan usaha harus menggunakan BS017 dan bukan kode BS lain?

Prinsip eliminasi diberlakukan di sini. Kapanpun tender terbit, periksa lebih dulu daftar BS001 sampai BS016. Bila konstruksi berwujud bendungan besar, mutlak terapkan BS010. Bila membuat trek atletik lari (fasilitas olahraga), gunakan BS016. SBU BS017 semata-mata dimanfaatkan apabila spesifikasi proyek sipil sangat khusus dan jelas terlempar dari ruang lingkup keenam belas kode yang ada. Konsultan Mitra Konstruksi selalu siap mendampingi penelaahan RKS lelang Anda.

Apa sebenarnya letak perbedaan antara BS017 dan BG009?

Garis pemisahnya sangat lugas: domain wujud fisiknya. BS017 mengikat semua "bangunan sipil" tanpa atap berongga arsitektural utuh (seperti struktur pengeras penahan tsunami, amfiteater taman beton). Sedangkan BG009 (Konstruksi Gedung Lainnya) memayungi entitas "bangunan gedung" yang didesain memiliki elemen utuh atap, dinding penyekat interior, serta diorientasikan bagi aktivitas fungsional tertutup yang tidak terakomodasi di BG001-BG008 (contoh: gedung ibadah kontemporer).

Berapa syarat mutlak ekuitas minimum untuk BS017?

Berdasarkan PP 5 Tahun 2021 dan peraturan turunannya, kualifikasi SBU berakar pada ambang batas ekuitas yang diajukan. Bagi badan usaha Kecil, siapkan ekuitas terekam minimal Rp300.000.000 (tidak diharuskan berpredikat audit KAP independen). Kualifikasi Menengah melambung di angka Rp2.000.000.000 disertai keharusan audit pembukuan KAP resmi. Kualifikasi Besar menyentuh patokan Rp25.000.000.000 disertai pembuktian penjualan tahunan bernilai masif serta kewajiban verifikasi KAP tanpa kompromi.

Berapa jenjang SKK PJTBU yang dipersyaratkan untuk SBU BS017 kualifikasi Kecil?

Tenaga Inti teknik (PJTBU) wajib memiliki jenjang sertifikasi 6. Selain itu, tenaga bersangkutan diwajibkan menyandang status pekerja tetap purnawaktu dalam entitas perusahaan Anda. Pemblokiran permanen di SIKI LPJK (lpjk.pu.go.id) akan teraktivasi manakala PJTBU kedapatan merangkap ke badan usaha lain secara sembunyi-sembunyi. Sementara PJSKBU minimal dikomandoi tenaga berjenjang 5 dengan peraturan ketidakrangkapan yang identik.

Bisa tidak sebuah badan usaha rintisan (baru berdiri) mengajukan permohonan SBU BS017?

Sangat bisa. Pengusaha konstruksi baru mendapatkan privilese merintis masuk sektor ini melalui level kualifikasi Kecil. Parameter persetujuannya hanya bertumpu pada ketersediaan ekuitas saldo Rp300 Juta, pemenuhan profil keahlian SDM (PJTBU jenjang 6 & PJSKBU jenjang 5) yang aktif dalam data base SIKI, serta pendaftaran sekurang-kurangnya 1 (satu) unit mesin peralatan utama melalui jalur verifikasi SIMPK. Laporan nilai penjualan tahunan murni dibebaskan bagi pendaftar perdana.

Apa peran vital sistem SIMPK dalam kaitan peralatan konstruksi?

SIMPK (Sistem Informasi Material, Peralatan, dan Konstruksi) adalah tulang punggung teknologi data Kementerian PU guna mendata inventaris sarana alat berat dan mekanis sipil nasional. Agar pengajuan alat terverifikasi valid, status alat tersebut, entah kepemilikan pribadi perusahaan atau dari sumber vendor rental dengan durasi sewa minimal 1 tahun, harus telah tercatatkan di bank data ini. Ironisnya, keteledoran vendor rental dalam mengupdate data SIMPK sering kali menjadi biang penolakan dokumen pengusaha di meja LSBU.

Ringkasan poin kunci

  • 1SBU BS017 wajib untuk bangunan sipil yang tidak masuk BS001–BS016: monumen, shelter kebencanaan, infrastruktur pemakaman, dan taman kota
  • 2Kualifikasi Kecil mensyaratkan ekuitas minimal Rp300.000.000, SKK PJTBU jenjang 6, PJSKBU jenjang 5, dan 1 peralatan di SIMPK
  • 3Tanpa SBU BS017, PPh Final naik dari 2,65% menjadi 4% — selisih Rp67.500.000 per kontrak Rp5 miliar
  • 4Biaya pengurusan all-in kualifikasi Kecil Rp8.000.000 selesai 5 hari kerja, urus sendiri Rp4.850.000–6.100.000 plus 30–45 hari kerja
  • 5KBLI 42999 harus sudah termuat di NIB OSS RBA sebelum pengajuan ke LSBU melalui SIMPK
  • 6SKK PJTBU dan PJSKBU wajib berstatus tenaga tetap di satu badan usaha, tidak boleh merangkap — cek lpjk.pu.go.id sebelum daftar

Artikel pendukung

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu SBU BS017 Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya?
SBU BS017 adalah Sertifikat Badan Usaha untuk pekerjaan konstruksi bangunan sipil yang tidak masuk dalam klasifikasi BS001–BS016 maupun BG001–BG009. Lingkupnya mencakup infrastruktur pemakaman, shelter kebencanaan permanen, monumen dan tugu, taman kota dan RTH, kawasan riset dan pertahanan sipil, serta wahana rekreasi outdoor. KBLI yang digunakan adalah 42999 sesuai SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025.
Kapan harus memilih BS017 dan bukan kode BS lain?
Pilih BS017 bila bangunan sipil yang dikerjakan tidak secara spesifik masuk dalam BS001–BS016. Selalu periksa dahulu apakah ada kode yang lebih spesifik: BS016 untuk fasilitas olahraga, BS010 untuk prasarana sumber daya air, BG009 untuk bangunan gedung. BS017 adalah kode residual — gunakan hanya setelah memastikan tidak ada kode yang lebih tepat.
Apa beda BS017 dan BG009?
BS017 mencakup bangunan sipil yang tidak masuk BS001–BS016 seperti monumen, shelter kebencanaan, dan infrastruktur pemakaman. BG009 mencakup bangunan gedung yang tidak masuk BG001–BG008. Perbedaan mendasar: BS017 untuk bangunan sipil non-gedung, BG009 untuk bangunan gedung. Salah memilih kode menyebabkan gugur tender meski SBU aktif.
Berapa ekuitas minimum untuk SBU BS017 kualifikasi Kecil?
Ekuitas minimum untuk kualifikasi Kecil adalah Rp300.000.000 per subklasifikasi. Kualifikasi Menengah mensyaratkan Rp2.000.000.000 dengan audit KAP, dan kualifikasi Besar mensyaratkan Rp25.000.000.000 dengan audit KAP. Untuk kualifikasi Kecil, neraca sendiri tanpa audit KAP diperbolehkan sesuai Permen PU 6/2025.
Berapa jenjang SKK yang dibutuhkan untuk BS017?
Kualifikasi Kecil: PJTBU jenjang 6 dan PJSKBU jenjang 5. Kualifikasi Menengah: PJTBU jenjang 7 dan PJSKBU jenjang 6. Kualifikasi Besar: PJTBU jenjang 8 dan PJSKBU jenjang 7. Semua SKK harus berstatus aktif di SIKI LPJK dan tidak merangkap di badan usaha lain. Verifikasi di lpjk.pu.go.id sebelum mengajukan permohonan.
Perusahaan baru tanpa pengalaman bisa mengajukan SBU BS017?
Bisa, untuk kualifikasi Kecil. Pengajuan baru tidak mensyaratkan penjualan tahunan minimum. Syarat yang wajib dipenuhi: ekuitas Rp300.000.000, SKK PJTBU jenjang 6 dan PJSKBU jenjang 5 aktif di SIKI, satu peralatan utama tercatat di SIMPK, NIB dengan KBLI 42999 dari OSS RBA, dan dokumen SMAP atau surat komitmen antisuap.

Sumber: belum diverifikasi · Diverifikasi:

Diskusikan kasus badan usaha Anda

Kirim data ringkas badan usaha Anda, kami bantu petakan subklasifikasi dan persyaratan yang perlu dipenuhi.

Cek Kelayakan