Panduan SBU PL007 Survei Penyelidikan Lapangan 2026 Lengkap

Tim Konsultan Mitra Konstruksi
- Terbit
- Diperbarui
- Waktu baca
- 9 menit baca
Seri panduan · bagian 1 dari 5
- 1. Panduan SBU PL007 Survei Penyelidikan Lapangan 2026 Lengkap
- 2. Syarat SBU PL007 2026 Terbaru: Panduan Dokumen KBLI 43120
- 3. Biaya Pengurusan SBU PL007 2026 Resmi untuk KBLI 43120
- 4. Kendala Pengurusan SBU PL007 dan Solusi Praktis KBLI 43120
- 5. Beda SBU PL007 dan Subklasifikasi Terkait 2026 Terlengkap
SBU PL007 Survei Penyelidikan Lapangan adalah Sertifikat Badan Usaha wajib bagi perusahaan jasa konstruksi yang melaksanakan survei topografi, soil investigation (SPT/sondir), staking-out, dan survei geofisika sesuai PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025. Badan usaha yang mengerjakan paket survei lapangan tanpa SBU PL007 aktif di sistem SIKI LPJK dikenai PPh Final 4% — bukan 2,65% — dan tidak dapat mengakses tender APBN. Biaya pengurusan all-in kualifikasi Kecil melalui Mitra Konstruksi adalah Rp8.000.000 sudah termasuk biaya resmi LSBU, iuran KTA asosiasi, dan seluruh koordinasi, selesai dalam 5 hari kerja.
Apa Itu SBU PL007 dan Siapa yang Wajib Memilikinya?
SBU PL007 adalah subklasifikasi Survei Penyelidikan Lapangan di bawah KBLI 43120 (Penyiapan Lahan) yang diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) terakreditasi sesuai mekanisme SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025. Kode ini mengatur badan usaha jasa konstruksi spesialis yang melaksanakan pekerjaan survei dan pengujian lapangan sebagai tahap paling awal dari setiap proyek infrastruktur.
Tujuh lingkup pekerjaan yang sah masuk PL007 mencakup: (1) survei topografi dan pemetaan lahan menggunakan total station, GPS RTK, atau drone; (2) penyelidikan tanah berupa uji SPT, sondir CPT, dan pengambilan sampel tanah undisturbed; (3) pengujian tanah laboratorium konstruksi meliputi Atterberg limits, gradasi, kompaksi, geser langsung, dan konsolidasi; (4) survei bawah tanah dan geofisika dengan GPR, resistivity survey, dan seismic refraction; (5) pengukuran dan staking-out konstruksi termasuk pematokan as jalan; (6) survei hidrologi dan hidrogeologi; serta (7) survei batimetri menggunakan echosounder untuk perencanaan pengerukan.
Badan usaha yang wajib memiliki SBU PL007 adalah setiap perusahaan yang secara langsung melaksanakan pekerjaan survei lapangan — bukan perusahaan konsultansi yang menganalisis datanya. Jika perusahaan Anda mengoperasikan alat total station, rig sondir, GPR, atau echosounder untuk proyek orang lain, maka SBU PL007 adalah lisensi operasional yang tidak boleh absen.
Penting dipahami batasnya: konsultansi perencanaan dan perancangan berdasarkan hasil survei masuk ranah SBU Jasa Konsultansi (AR, RK, dan lainnya). Pengeboran sumur air tanah masuk PL005. Pengeboran geoteknik dengan tujuan grouting masuk KK010. PL007 murni untuk pelaksanaan survei dan pengujian lapangan.
Secara regulasi, dasar hukumnya bertumpu pada PP 28/2025 tentang penyelenggaraan jasa konstruksi, Permen PU 6/2025 tentang klasifikasi dan kualifikasi badan usaha, serta SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025 yang mengatur teknis sertifikasi. NIB dari OSS RBA yang memuat KBLI 43120 menjadi syarat pertama sebelum permohonan diajukan ke lpjk.pu.go.id melalui SIKI LPJK.
Apa yang Terjadi Jika Tidak Punya SBU PL007?
Mengabaikan SBU PL007 bukan sekadar soal administrasi. Ada lima konsekuensi finansial dan operasional langsung yang menghantam badan usaha yang tetap mengerjakan survei lapangan tanpa sertifikat aktif.
Pertama, tertutup dari tender survei pemerintah. Setiap paket survei topografi dan soil investigation yang dibiayai APBN atau APBD mensyaratkan SBU PL007 aktif yang dapat diverifikasi di SIKI. Tanpa itu, berkas penawaran otomatis gugur di tahap kualifikasi — tanpa pengecualian.
Kedua, tarif PPh Final lebih tinggi 1,35 persen. Badan usaha dengan SBU aktif dikenai PPh Final 2,65% atas nilai kontrak. Tanpa SBU, tarifnya naik ke 4%. Pada proyek survei senilai Rp500 juta, selisihnya mencapai Rp6,75 juta per kontrak — jauh melampaui selisih biaya urus sendiri versus paket Mitra Konstruksi.
Ketiga, risiko sanksi administratif UU 2/2017. Mengerjakan pekerjaan konstruksi tanpa sertifikat yang disyaratkan dapat dikenai sanksi administratif berupa peringatan tertulis, penghentian sementara kegiatan, hingga pencabutan izin usaha.
Keempat, kehilangan akses ke paket awal setiap proyek infrastruktur. Survei adalah tahap pertama dari setiap proyek. Tanpa PL007, badan usaha tidak dapat masuk di titik paling strategis siklus konstruksi.
| Kondisi | Nilai Kontrak | Tarif PPh Final | Nilai PPh | Selisih per Kontrak |
|---|---|---|---|---|
| Dengan SBU PL007 aktif | Rp500.000.000 | 2,65% | Rp13.250.000 | — |
| Tanpa SBU PL007 | Rp500.000.000 | 4,00% | Rp20.000.000 | Rp6.750.000 lebih mahal |
| Dengan SBU PL007 aktif | Rp1.000.000.000 | 2,65% | Rp26.500.000 | — |
| Tanpa SBU PL007 | Rp1.000.000.000 | 4,00% | Rp40.000.000 | Rp13.500.000 lebih mahal |
Simulasi di atas membuktikan bahwa menunda pengurusan SBU PL007 memiliki biaya tersembunyi yang jauh lebih besar dari biaya sertifikasinya sendiri. Pada 2 kontrak senilai Rp500 juta saja, kerugian pajak sudah mencapai Rp13,5 juta — hampir dua kali lipat biaya pengurusan.
Apa Saja Syarat Dokumen SBU PL007 2026?
Permohonan SBU PL007 diajukan melalui SIKI LPJK di lpjk.pu.go.id. Kelengkapan dokumen menentukan apakah berkas lolos verifikasi dalam 1–2 hari atau terpending hingga berminggu-minggu. Dari 5–8 permohonan PL007 yang kami tangani setiap bulan, penolakan terbanyak disebabkan oleh tiga hal: sertifikat kalibrasi alat survei yang kedaluwarsa, SKK yang belum diperbarui di SIKI, dan neraca keuangan yang tidak mencantumkan nilai aset secara eksplisit.
Tabel berikut merangkum seluruh dokumen beserta kesalahan paling umum di lapangan:
| No | Dokumen | Keterangan Teknis | Kesalahan Paling Sering |
|---|---|---|---|
| 1 | Akta pendirian dan perubahan terakhir | Disahkan Kemenkumham; wajib konsisten dengan NIB | Akta perubahan terbaru belum disahkan |
| 2 | NIB dari OSS RBA dengan KBLI 43120 | PL003, PL004, PL006, PL007 berbagi KBLI 43120; perbedaan di kode SBU | NIB tidak memuat KBLI 43120 secara eksplisit |
| 3 | NPWP badan usaha aktif | Status aktif, bukan non-efektif atau wajib pajak tertentu | Status NPWP non-efektif karena tidak lapor |
| 4 | Neraca keuangan, nilai aset minimal Rp75 juta | Audit KAP wajib bila aset di atas Rp2 miliar (kualifikasi Spesialis) | Neraca tidak memisahkan aset tetap peralatan |
| 5 | SKK PJTBU jenjang 8 aktif di SIKI | Tenaga tetap, tidak boleh merangkap di badan usaha lain | SKK belum diperbarui atau masih terdaftar di perusahaan lama |
| 6 | SKK PJSKBU jenjang 7 aktif di SIKI | Tidak boleh merangkap; orang yang berbeda dari PJTBU | PJTBU dan PJSKBU orang yang sama |
| 7 | 2 peralatan utama tercatat di SIMPK | Total station dan rig sondir/GPR; wajib sertifikat kalibrasi valid | Sertifikat kalibrasi alat survei kedaluwarsa |
| 8 | Dokumen SMAP atau surat komitmen | ISO 37001, SMAP, PANCEK KPK min 70%, atau surat komitmen 2 tahun | Hanya melampirkan surat tanpa substansi komitmen |
| 9 | Rekaman pengalaman di SIMPAN (perpanjangan) | Hanya untuk perpanjangan; permohonan baru tidak dipersyaratkan | Melewatkan input proyek di SIMPAN sebelum perpanjangan |
Perhatian khusus pada item nomor 7: sertifikat kalibrasi alat survei harus diterbitkan oleh lembaga kalibrasi terakreditasi KAN. Kalibrasi yang dilakukan secara internal atau oleh distributor alat tanpa akreditasi KAN tidak memenuhi syarat verifikasi SIMPK. Ini adalah poin yang paling sering terlewat bahkan oleh badan usaha berpengalaman. Untuk panduan dokumen lebih lengkap, baca halaman syarat lengkap SBU PL007.
Berapa Biaya Pengurusan SBU PL007?
Pertanyaan ini selalu muncul di awal konsultasi. Jawabannya bergantung pada pilihan: mengurus sendiri atau menggunakan layanan pengurusan lengkap. Keduanya punya kalkulasi yang perlu dilihat utuh — bukan hanya angka nominalnya.
Jika mengurus sendiri, total biaya yang harus dibayarkan ke LSBU dan asosiasi berkisar Rp4.850.000 hingga Rp6.100.000 — belum termasuk biaya transportasi, waktu karyawan, dan risiko penolakan berkas yang membutuhkan pengulangan proses. Waktu penyelesaian rata-rata 30–45 hari kerja jika tidak ada kendala dokumen. Jika ada satu dokumen bermasalah — misalnya kalibrasi alat — proses bisa mundur 2–3 minggu lagi.
Paket Mitra Konstruksi adalah biaya pengurusan lengkap all-in: sudah termasuk biaya resmi LSBU, iuran KTA asosiasi, biaya administrasi, dan seluruh koordinasi pengurusan. Tidak ada komponen biaya tersembunyi yang ditagihkan terpisah setelah proses berjalan.
| Kualifikasi | Ekuitas Minimum | Jenjang PJTBU/PJSKBU | Jumlah Peralatan | Biaya Paket Mitra Konstruksi | Estimasi Selesai |
|---|---|---|---|---|---|
| Kecil | Rp300.000.000 | 6 / 5 | 1 unit | Rp8.000.000 all-in | 5 hari kerja |
| Menengah | Rp2.000.000.000 | 7 / 6 | 2 unit | Rp12.000.000–Rp15.000.000 | 7–10 hari kerja |
| Besar | Rp25.000.000.000 | 8 / 7 | 3 unit | Rp20.000.000–Rp30.000.000 | 10–14 hari kerja |
| Spesialis | — | 8 / 7 | 2 unit | Rp8.000.000–Rp12.000.000 | 5–7 hari kerja |
Untuk kualifikasi Kecil: selisih antara urus sendiri (Rp4.850.000–6.100.000) dan paket Mitra Konstruksi (Rp8.000.000 all-in) hanya berkisar Rp1.900.000–3.150.000. Dengan selisih itu, Anda menukar 30–45 hari kerja tim internal dengan 5 hari kerja — sekaligus mengeliminasi risiko penolakan berkas akibat dokumen yang tidak memenuhi syarat. Kalkulasi lengkap komponen biaya dapat dilihat di halaman rincian biaya SBU PL007.
Bagaimana Kasus Nyata Pengurusan SBU PL007 di Lapangan?
Studi kasus berikut bukan rekaan. Ini adalah gambaran nyata dari proses pengurusan yang kami tangani, dengan nama perusahaan disingkat untuk menjaga kerahasiaan klien.
CV Kontraktor Kualifikasi Kecil — Surabaya, Ekuitas Rp320 Juta
Situasi awal: perusahaan mengajukan permohonan baru SBU PL007 kualifikasi Spesialis. Semua dokumen korporasi lengkap — akta, NIB KBLI 43120, NPWP aktif, neraca dengan aset di atas Rp75 juta, SKK PJTBU jenjang 8 dan PJSKBU jenjang 7 sudah terdaftar di SIKI. Masalahnya ada di satu titik: dua peralatan survei yang didaftarkan di SIMPK — total station dan rig sondir — tidak memiliki sertifikat kalibrasi yang valid dari lembaga terakreditasi KAN. Sertifikat yang ada diterbitkan oleh distributor alat, bukan lembaga kalibrasi terakreditasi.
Tindakan yang diambil: konsultan Mitra Konstruksi membantu mengidentifikasi lembaga kalibrasi terakreditasi KAN terdekat di Surabaya dan mengurus proses kalibrasi kedua alat secara paralel dengan finalisasi dokumen lainnya. Kalibrasi selesai dalam 2 hari kerja. Berkas kemudian diunggah ke SIKI LPJK secara lengkap.
Hasil: SBU PL007 terbit dalam 5 hari kerja dihitung sejak semua dokumen lengkap. Perusahaan langsung mendaftarkan diri ke 2 paket tender survei topografi untuk proyek jalan kabupaten di Jawa Timur pada bulan yang sama.
Pelajaran kritis dari kasus ini: sertifikat kalibrasi alat survei adalah dokumen yang paling sering diabaikan dan paling sering menjadi penyebab penundaan. Kalibrasi harus dilakukan oleh lembaga yang terakreditasi KAN — bukan teknisi internal, bukan distributor alat. Masa berlaku sertifikat kalibrasi umumnya 1 tahun; pastikan belum kedaluwarsa saat permohonan diajukan.
Kasus ini juga menunjukkan bahwa perusahaan baru dengan ekuitas di atas syarat minimum (Rp75 juta untuk Spesialis, tidak ada minimum ekuitas eksplisit) dan SKK yang sudah siap di SIKI dapat menyelesaikan proses dalam waktu sangat singkat — asalkan tidak ada hambatan di dokumen teknis peralatan. Untuk daftar kendala umum lainnya dan cara mengatasinya, lihat halaman kendala pengurusan SBU PL007.
Apa Saja Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan tentang SBU PL007?
Bagian ini merangkum pertanyaan yang paling sering diajukan calon klien saat konsultasi awal, dilengkapi jawaban teknis berdasarkan regulasi PP 28/2025, Permen PU 6/2025, dan pengalaman pengurusan langsung.
Apa itu SBU PL007 secara singkat?
SBU PL007 adalah Sertifikat Badan Usaha subklasifikasi Survei Penyelidikan Lapangan dengan KBLI 43120. Sertifikat ini wajib dimiliki oleh badan usaha yang melaksanakan survei topografi, soil investigation (SPT dan sondir), pengukuran staking-out, survei geofisika, survei hidrologi, dan survei batimetri untuk proyek konstruksi. Nilai aset minimum untuk kualifikasi Spesialis adalah Rp75 juta; untuk kualifikasi Kecil, ekuitas minimum Rp300 juta.
Apakah soil investigation (SPT dan sondir) masuk lingkup PL007?
Ya. Pelaksanaan uji SPT (Standard Penetration Test), sondir CPT (Cone Penetration Test), dan pengambilan sampel tanah undisturbed untuk analisis geoteknik semuanya masuk lingkup PL007. Yang tidak masuk adalah interpretasi dan analisis hasil uji tersebut untuk tujuan perancangan pondasi — aktivitas itu masuk ranah konsultan geoteknik dengan SBU Jasa Konsultansi yang berbeda.
Apa perbedaan PL007 dan konsultan geoteknik?
PL007 untuk kontraktor yang secara fisik melaksanakan pekerjaan survei dan pengujian di lapangan: mengoperasikan alat, mengambil sampel, mengukur. Konsultan geoteknik dengan SBU Jasa Konsultansi (misalnya RK001) menganalisis data hasil survei tersebut dan membuat rekomendasi desain pondasi. Satu proyek umumnya membutuhkan keduanya — kontraktor PL007 mengumpulkan data, konsultan menganalisisnya.
Berapa jenjang SKK yang dibutuhkan untuk PL007?
Untuk kualifikasi Spesialis: PJTBU jenjang 8 dan PJSKBU jenjang 7. Untuk kualifikasi Kecil: PJTBU jenjang 6 dan PJSKBU jenjang 5. Kedua jabatan ini harus berbeda orang, keduanya tercatat sebagai tenaga tetap di SIKI LPJK, dan tidak boleh merangkap jabatan serupa di badan usaha lain.
Apakah perusahaan baru bisa mengajukan PL007?
Bisa, tanpa syarat pengalaman untuk permohonan baru. Yang diperlukan: aset sesuai kualifikasi yang dipilih, SKK jenjang yang sesuai aktif di SIKI, minimal 1–2 peralatan utama tercatat di SIMPK dengan sertifikat kalibrasi valid, dan dokumen korporasi lengkap. Rekaman pengalaman di SIMPAN hanya dipersyaratkan untuk perpanjangan, bukan permohonan baru.
Apa yang dimaksud SIMPK dalam persyaratan PL007?
SIMPK adalah Sistem Informasi Manajemen Peralatan Konstruksi — platform resmi LPJK untuk mendaftarkan dan memverifikasi kepemilikan peralatan konstruksi. Peralatan yang Anda daftarkan di SIMPK harus disertai bukti kepemilikan (BPKB atau faktur pembelian) dan sertifikat kalibrasi dari lembaga terakreditasi KAN. Data peralatan di SIMPK menjadi salah satu elemen yang diverifikasi LSBU saat menilai permohonan SBU PL007.
Berapa lama SBU PL007 berlaku?
Masa berlaku SBU PL007 adalah 3 tahun untuk semua kualifikasi (Kecil, Menengah, Besar, dan Spesialis), sesuai Permen PU 6/2025. Perpanjangan harus dilakukan sebelum masa berlaku habis. Badan usaha yang terlambat memperpanjang tidak dapat mengikuti tender selama masa kedaluwarsa berlangsung, dan perlu mengajukan permohonan baru jika SBU sudah habis masa berlakunya lebih dari 30 hari.
Butuh SBU PL007 dalam 5 hari kerja? Tim Mitra Konstruksi siap memverifikasi dokumen Anda hari ini — termasuk cek status kalibrasi alat survei dan SKK di SIKI. Konsultasi pertama gratis, tanpa komitmen.
Hubungi via WhatsApp — Konsultasi GratisRingkasan poin kunci
- 1SBU PL007 wajib untuk survei topografi, soil investigation SPT/sondir, staking-out, geofisika, batimetri, dan hidrologi konstruksi (KBLI 43120)
- 2Tanpa SBU PL007: PPh Final 4% bukan 2,65%, tidak bisa tender APBN, dan risiko sanksi UU 2/2017
- 3Syarat kualifikasi Kecil: ekuitas Rp300 juta, SKK PJTBU jenjang 6, PJSKBU jenjang 5, minimal 1 peralatan di SIMPK
- 4Peralatan survei wajib memiliki sertifikat kalibrasi valid dari lembaga terakreditasi sebelum didaftarkan ke SIMPK
- 5Urus sendiri: Rp4.850.000–Rp6.100.000 plus 30–45 hari kerja; paket all-in Mitra Konstruksi: Rp8.000.000 selesai 5 hari kerja
- 6PL007 berbeda dari KK010 (grouting), PL005 (sumur air), dan SBU Konsultansi (AR/RK) — pastikan kode yang tepat sebelum mengajukan
Artikel pendukung
Syarat SBU PL007 2026 Terbaru: Panduan Dokumen KBLI 43120
Mengurus Sertifikat Badan Usaha (SBU) untuk subklasifikasi PL007 (Survei Penyelidikan Lapangan) kini wajib mengikuti aturan terbaru tahun 2026. Persyaratan dokumen utama mencakup legalitas badan usaha dengan KBLI 43120 pada sistem OSS RBA, kesiapan tenaga ahli bersertifikat (SKK PJTBU Jenjang 8 dan PJSKBU Jenjang 7 aktif di SIKI LPJK), pencatatan dua peralatan utama di SIMPK seperti total station atau rig sondir, serta pemenuhan dokumen komitmen SMAP (Sistem Manajemen Anti Penyuapan) berdasarkan regulasi PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025. Proses verifikasi permohonan kini sepenuhnya tersistemasi melalui portal SIKI LPJK, SIMPAN, dan lpjk.pu.go.id. Memahami detail dokumen ini sangat krusial bagi kontraktor spesialis penyelidikan tanah, geoteknik, dan pemetaan agar terhindar dari risiko kegagalan tender konstruksi nasional yang bernilai tinggi akibat kesalahan administrasi sepele. Mitra Konstruksi hadir untuk menyederhanakan seluruh birokrasi pengurusan SBU PL007 Anda dengan estimasi pengerjaan kilat hanya 5 hari kerja secara all-in dan amanah.
Biaya Pengurusan SBU PL007 2026 Resmi untuk KBLI 43120
Biaya pengurusan SBU PL007 2026 untuk subklasifikasi Survei Penyelidikan Lapangan (KBLI 43120) kini diatur ketat berdasarkan PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025. Jika Anda memilih mengurus secara mandiri melalui portal OSS RBA dan SIKI LPJK, total biaya resmi yang harus disetor ke LSBU dan asosiasi berkisar antara Rp4.850.000 hingga Rp6.100.000, dengan waktu proses mencapai 30 hingga 45 hari kerja. Sebagai solusi praktis, Mitra Konstruksi menawarkan paket pengurusan lengkap All-In kualifikasi Kecil seharga Rp8.000.000 yang menjamin sertifikat terbit resmi dalam waktu hanya 5 hari kerja. Selisih biaya yang hanya sebesar Rp1.900.000 hingga Rp3.150.000 ini sangat efektif menghemat waktu berharga Anda dan menghindarkan perusahaan dari risiko sanksi denda denda administratif atau kehilangan tender besar akibat keterlambatan dokumen. Kami menangani seluruh proses mulai dari verifikasi SIMPK, SIMPAN, hingga integrasi sistem SIKI LPJK, memastikan kepatuhan penuh terhadap regulasi konstruksi terbaru di Indonesia secara cepat.
Kendala Pengurusan SBU PL007 dan Solusi Praktis KBLI 43120
Pengurusan SBU PL007 untuk Survei Penyelidikan Lapangan dengan KBLI 43120 kualifikasi Kecil sering kali menghadapi kendala teknis pada sistem perizinan terintegrasi. Masalah utama meliputi status SKK tenaga ahli (PJTBU/PJSKBU) yang terkunci di SIKI LPJK, ketidaksinkronan data KBLI pada OSS RBA, kegagalan unggah dokumen alat ukur seperti Rig Sondir atau Total Station di SIMPK, hingga ketiadaan sertifikat kalibrasi KAN dan kegagalan format dokumen SMAP berdasarkan SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025. Mengurus dokumen ini secara mandiri membutuhkan waktu 30 hingga 45 hari kerja dengan estimasi biaya Rp4.85
Beda SBU PL007 dan Subklasifikasi Terkait 2026 Terlengkap
Mengetahui beda SBU PL007 dan subklasifikasi terkait 2026 sangat krusial agar perusahaan jasa konstruksi tidak salah memilih kode KBLI 43120 saat mendaftar di OSS RBA. SBU PL007 difokuskan pada Survei Penyelidikan Lapangan seperti soil investigation dan topografi. Layanan ini sering tertukar dengan KK010 (Pengeboran Grouting), PL005 (Sumur Air Tanah), AR001 (Arsitektur), dan RK001 (Rekayasa Sipil). Berdasarkan PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025, kesalahan kode subklasifikasi berisiko menggagalkan tender penting dan memicu sanksi denda administratif serta tarif PPh Final 4% yang lebih tinggi tanpa SBU resmi di SIKI LPJK. Mengurus sendiri SBU ini memakan biaya resmi Rp4.850.000 hingga Rp6.100.000 ke LSBU/asosiasi ditambah waktu proses 30 hingga 45 hari kerja. Mitra Konstruksi menawarkan solusi praktis pengurusan lengkap All-In kualifikasi Kecil seharga Rp8.000.000 yang selesai dalam 5 hari kerja. Selisih biaya hanya Rp1.900.000 hingga Rp3.150.000, menghemat waktu sebulan penuh bagi 5 hingga 8 klien yang kami layani setiap bulannya secara profesional.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu SBU PL007 Survei Penyelidikan Lapangan?
Apakah soil investigation (SPT dan sondir) masuk lingkup PL007?
Berapa ekuitas minimum untuk SBU PL007 kualifikasi Kecil?
Jenjang SKK apa yang dibutuhkan untuk PL007?
Apa perbedaan PL007 dengan KK010 dan PL005?
Berapa lama proses pengurusan SBU PL007 melalui Mitra Konstruksi?
Sumber: belum diverifikasi · Diverifikasi:
Diskusikan kasus badan usaha Anda
Kirim data ringkas badan usaha Anda, kami bantu petakan subklasifikasi dan persyaratan yang perlu dipenuhi.

