Beda SBU AR002 dan Subklasifikasi Terkait 2026: Panduan Lengkap

Tim Konsultan Mitra Konstruksi
- Terbit
- Diperbarui
- Waktu baca
- 7 menit baca
Seri panduan · bagian 5 dari 5
- 1. Panduan SBU AR002 Jasa Arsitektural Lainnya 2026: Syarat, Biaya, Proses
- 2. Syarat SBU AR002 2026 Terbaru: 9 Dokumen Wajib & Checklist Lengkap
- 3. Biaya Pengurusan SBU AR002 2026: Paket All-In & Perbandingan
- 4. Kendala Pengurusan SBU AR002 dan Solusi Praktisnya di 2025
- 5. Beda SBU AR002 dan Subklasifikasi Terkait 2026: Panduan Lengkap
Pilih AR002 Jasa Arsitektural Lainnya jika proyek Anda mencakup perancangan lanskap, urban design, monumen, wayfinding, atau master plan kawasan — bukan perancangan arsitektur bangunan gedung. Berdasarkan PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025, AR002 berbasis KBLI 71101 dan mencakup lingkup arsitektur di luar bangunan gedung konvensional. Jika proyek Anda adalah perancangan fasad atau denah bangunan hunian maupun non-hunian, gunakan AR001. Jika menyangkut interior ruang dalam, gunakan AR003. Jika Anda membangun — bukan merancang — fasilitas outdoor, gunakan BS016. Kesalahan memilih subklasifikasi menyebabkan gugur administrasi tender sejak tahap verifikasi dokumen kualifikasi di SIKI LPJK.
Apa Bedanya AR002 dengan Subklasifikasi Terkait?
Tabel berikut membandingkan AR002 dengan empat subklasifikasi yang paling sering tertukar dalam proses pengajuan SBU di lpjk.pu.go.id maupun saat pengurusan melalui OSS RBA:
| Dimensi | AR002 | AR001 | AR003 | BS016 | RK001 |
|---|---|---|---|---|---|
| Fungsi Utama | Lansekap, urban design, monumen, wayfinding, master plan kawasan | Perancangan arsitektur bangunan gedung hunian & non-hunian | Perancangan interior ruang dalam bangunan | Konstruksi fasilitas olahraga outdoor | Rekayasa struktur dan MEP bangunan gedung |
| KBLI | 71101 | 71101 | 74120 | 41019 | 71102 |
| Kualifikasi Tersedia | Kecil, Menengah, Besar, Spesialis | Kecil, Menengah, Besar, Spesialis | Kecil, Menengah, Besar | Kecil, Menengah, Besar | Kecil, Menengah, Besar, Spesialis |
| Ekuitas Minimum (Kecil) | Rp100.000.000 | Rp100.000.000 | Rp100.000.000 | Rp100.000.000 | Rp100.000.000 |
| SKK Minimum PJSKBU (Kecil) | Jenjang 6 | Jenjang 6 | Jenjang 6 | Jenjang 6 | Jenjang 6 |
| Kapan Pilih | Proyek lanskap, RTH, urban design, monumen, wayfinding, master plan kawasan | Proyek arsitektur bangunan gedung — hunian dan non-hunian | Proyek desain interior kantor, hotel, atau hunian | Pelaksanaan konstruksi fasilitas olahraga outdoor | Rekayasa struktur, MEP, atau fondasi bangunan |
| Kapan Tidak Pilih | Jika proyek adalah perancangan bangunan gedung itu sendiri atau desain interior | Jika proyek tidak melibatkan bangunan gedung sebagai produk utama | Jika ruang yang dirancang bersifat eksterior atau kawasan | Jika peran perusahaan adalah perancang, bukan kontraktor | Jika tidak ada rekayasa struktur atau MEP yang menjadi produk utama |
Apa Perbedaan Menentukan antara AR002 dan Kode Pembanding Utamanya?
Berdasarkan SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025 yang mengatur ruang lingkup subklasifikasi jasa konsultansi konstruksi, terdapat empat perbedaan paling krusial yang sering menjadi sumber kesalahan pilih:
AR002 vs AR001: Produk Rancangan adalah Kawasan, Bukan Bangunan
AR001 dan AR002 sama-sama berbasis KBLI 71101, tetapi produk akhirnya berbeda fundamental. AR001 menghasilkan gambar arsitektur bangunan gedung — denah lantai, tampak, potongan, detail konstruksi. AR002 menghasilkan rancangan yang subjeknya adalah ruang luar dan kawasan: site plan taman kota, masterplan RTH, blok plan urban design, atau layout jalur pejalan kaki. Jika dokumen tender mensyaratkan "jasa arsitektur lansekap" atau "perancangan ruang terbuka", AR002 adalah pilihan wajib. Dokumen yang mencantumkan AR001 dalam kondisi tersebut akan ditolak saat verifikasi di SIMPK.
AR002 vs AR003: Eksterior vs Interior
AR003 Jasa Desain Interior mencakup perancangan ruang dalam bangunan yang sudah ada: tata letak furnitur, material dinding, plafon, dan pencahayaan. AR002 bekerja di luar bangunan — lansekap tapak, elemen keras jalan setapak, pergola, sculpture, dan tata hijau. Konflik paling sering terjadi pada proyek kawasan resort atau mixed-use: tim interior menggunakan AR003, tim lansekap menggunakan AR002, dan keduanya dibutuhkan secara bersamaan untuk paket tender yang terintegrasi.
AR002 vs BS016: Merancang vs Membangun
BS016 adalah subklasifikasi untuk kontraktor yang melaksanakan konstruksi fasilitas olahraga outdoor — tribun, lintasan atletik, lapangan outdoor. AR002 adalah subklasifikasi untuk konsultan yang merancang fasilitas tersebut sebelum dibangun. Dalam satu proyek, konsultan perancang fasilitas olahraga outdoor membutuhkan AR002, sementara kontraktor pelaksananya membutuhkan BS016. Dua entitas berbeda, dua SBU berbeda.
AR002 vs RK001: Arsitektur Kawasan vs Rekayasa Struktur
RK001 Jasa Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung berfokus pada perhitungan dan perancangan struktur, fondasi, serta sistem MEP bangunan. AR002 tidak menghasilkan perhitungan struktur — produknya adalah dokumen rancangan kawasan yang bersifat spasial dan estetis. Proyek perancangan kawasan TOD (Transit Oriented Development) biasanya membutuhkan AR002 untuk master plan kawasan dan RK001 untuk rekayasa bangunan stasiun atau bangunan komersial di atasnya.
Kapan Sebaiknya Memilih AR002?
Pilih AR002 dalam 7 kondisi spesifik berikut, sesuai lingkup yang ditetapkan dalam Permen PU 6/2025:
- Tender perancangan taman kota dan RTH: Pemerintah daerah yang membangun ruang terbuka hijau mewajibkan SBU AR002 untuk konsultan perancangannya. Contoh nyata: perancangan taman alun-alun kabupaten seluas 2,4 hektare dengan nilai konsultansi Rp450 juta.
- Proyek urban design pemerintah pusat: Kementerian PUPR dan BPIW menerbitkan paket pekerjaan urban design untuk kawasan strategis nasional. Dokumen lelang secara eksplisit mencantumkan kode AR002 sebagai syarat kualifikasi.
- Perancangan monumen dan bangunan memorial: Proyek tugu peringatan, sculpture publik, atau bangunan memorial yang memerlukan pendekatan arsitektural khusus masuk lingkup AR002, bukan AR001, karena produknya bukan bangunan gedung fungsional.
- Desain signage dan wayfinding kawasan: Perancangan sistem penanda kawasan wisata, rumah sakit, atau bandara yang bersifat eksterior dan mencakup identitas visual lingkungan terbangun.
- Perancangan jalur sepeda dan fasilitas rekreasi outdoor: Proyek amenitas ruang publik seperti bike lane design, taman bermain, atau jogging track yang merupakan proyek perancangan, bukan pelaksanaan konstruksi.
- Adaptive reuse kawasan heritage: Revitalisasi kawasan bersejarah seperti kota tua atau cagar budaya yang membutuhkan pendekatan arsitektur khusus dengan mempertahankan nilai historis.
- Master plan kawasan perumahan dan mixed-use: Developer yang memerlukan konsultan penyusun master plan kawasan — bukan arsitektur unit bangunannya — membutuhkan konsultan ber-SBU AR002.
Kapan Sebaiknya Memilih Alternatifnya?
Pilih AR001 — Jika Produk Utama adalah Gambar Arsitektur Bangunan Gedung
AR001 adalah pilihan tepat ketika klien membutuhkan gambar kerja arsitektur bangunan — denah, tampak, potongan, detail — baik untuk bangunan hunian (rumah tinggal, apartemen) maupun non-hunian (kantor, rumah sakit, sekolah, mal). Jika nilai proyek Anda didominasi oleh perancangan bangunan gedung dan lansekap hanya menjadi elemen pendukung minor, AR001 lebih sesuai. Dalam banyak proyek, konsultan memiliki keduanya: AR001 untuk bangunan dan AR002 untuk tapak.
Pilih AR003 — Jika Proyek adalah Desain Interior Ruang Dalam
AR003 dibutuhkan ketika klien adalah pemilik bangunan yang sudah berdiri dan ingin merancang ulang interior — tata letak, material, furnitur, dan pencahayaan. Proyek fit-out kantor, renovasi hotel bintang lima, atau perancangan interior ritel sepenuhnya masuk lingkup AR003. AR002 tidak relevan untuk jenis proyek ini karena tidak menyentuh ruang dalam bangunan.
Pilih BS016 — Jika Perusahaan adalah Kontraktor Pelaksana Fasilitas Olahraga
Perusahaan konstruksi yang memenangkan kontrak membangun lapangan sepak bola, lintasan atletik, atau fasilitas olahraga outdoor membutuhkan BS016. Ini bukan ranah konsultansi — ini ranah konstruksi. Salah menggunakan AR002 pada tender pelaksanaan konstruksi akan langsung menyebabkan gugur kualifikasi karena jenis SBU yang diminta adalah SBU Pelaksana, bukan SBU Perencana.
Pilih RK001 — Jika Perusahaan Mengerjakan Rekayasa Struktur atau MEP
Konsultan rekayasa yang produk utamanya adalah perhitungan struktur, desain fondasi, atau perancangan sistem mekanikal-elektrikal-plumbing membutuhkan RK001. Dalam proyek kawasan terintegrasi, konsultan lansekap ber-SBU AR002 dan konsultan struktur ber-SBU RK001 bekerja secara paralel — bukan saling menggantikan.
Bisakah Perusahaan Punya Keduanya?
Ya — perusahaan jasa konsultansi konstruksi dapat memiliki lebih dari satu SBU secara bersamaan, termasuk AR002 bersama AR001, AR003, atau subklasifikasi lain, selama memenuhi syarat kumulatif yang diatur dalam PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025.
Syarat utama yang perlu diperhatikan saat mengajukan dua atau lebih SBU sekaligus:
- Ekuitas minimum terpenuhi untuk masing-masing kualifikasi: Jika mengajukan AR002 Kecil (Rp100 juta) dan AR001 Kecil (Rp100 juta), ekuitas perusahaan harus mencukupi. Tidak ada penjumlahan wajib secara eksplisit, tetapi auditor LSBU akan memverifikasi kecukupan ekuitas terhadap seluruh kualifikasi yang diajukan.
- PJSKBU berbeda untuk setiap subklasifikasi: Setiap SBU membutuhkan Penanggung Jawab Subklasifikasi yang memegang SKK sesuai jenjang minimum — Jenjang 6 untuk kualifikasi Kecil. Satu orang PJSKBU tidak dapat merangkap untuk dua subklasifikasi berbeda secara bersamaan.
- Kualifikasi Menengah ke atas wajib audit KAP: Jika salah satu SBU yang diajukan adalah Menengah (ekuitas minimum Rp250 juta, penjualan tahunan minimum Rp1 miliar), laporan keuangan wajib diaudit oleh Kantor Akuntan Publik. Syarat ini berlaku meskipun SBU lainnya masih Kecil.
- SMAP dan SIMPK: Seluruh data PJTU, PJSKBU, dan dokumen perusahaan harus terintegrasi di SIKI LPJK dan SIMPAN sebelum penerbitan SBU. Sistem OSS RBA akan memverifikasi konsistensi data lintas subklasifikasi.
Kombinasi AR002 + AR001 adalah yang paling umum di antara perusahaan arsitektur yang menangani proyek berskala kawasan. Dari 5–8 permohonan per bulan yang kami tangani, sekitar 40% adalah pengajuan kombinasi dua subklasifikasi sekaligus.
Apa Dampaknya Jika Salah Pilih Subklasifikasi?
Kesalahan memilih subklasifikasi SBU bukan sekadar masalah administratif — dampaknya langsung terhadap pendapatan dan reputasi perusahaan. Berikut tiga skenario konkret berdasarkan regulasi yang berlaku:
Skenario 1: Gugur Tender Perancangan RTH Senilai Rp680 Juta
Sebuah konsultan arsitektur di Jawa Tengah mengajukan penawaran tender perancangan ruang terbuka hijau kota menggunakan SBU AR001 karena menganggap cakupannya "mirip arsitektur". Panitia lelang LPSE menolak dokumen kualifikasi pada tahap verifikasi administrasi karena dokumen lelang secara eksplisit mensyaratkan AR002. Perusahaan kehilangan peluang pendapatan Rp680 juta dan tidak dapat mengajukan sanggah karena persyaratan SBU bersifat final sesuai SIKI LPJK. Waktu yang terbuang: 3 minggu proses lelang.
Skenario 2: Sanksi PP 28/2025 atas Penggunaan SBU Tidak Sesuai
PP 28/2025 Pasal 94 mengatur bahwa badan usaha jasa konstruksi yang melaksanakan pekerjaan di luar subklasifikasi SBU yang dimiliki dapat dikenai sanksi administratif berupa pembekuan izin usaha. Jika perusahaan terlanjur menandatangani kontrak perancangan urban design menggunakan SBU AR001 tanpa AR002, risiko sanksi ini nyata — terutama jika proyek diaudit oleh BPKP atau inspektorat daerah.
Skenario 3: PPh Final 4% vs Tarif Normal
Perusahaan jasa konstruksi dengan SBU aktif berhak atas tarif PPh final 4% atas penghasilan bruto jasa konstruksi. Jika SBU yang digunakan tidak sesuai dengan lingkup pekerjaan yang dikerjakan, Direktorat Jenderal Pajak dapat menilai bahwa pekerjaan tersebut bukan jasa konstruksi yang sah secara regulasi — sehingga tarif normal PPh Badan berlaku. Selisih beban pajak ini bisa signifikan untuk kontrak di atas Rp500 juta.
Biaya Remediasi Jauh Lebih Mahal dari Biaya Pengurusan Awal
Mengurus SBU AR002 dari awal — sebelum mengikuti tender — jauh lebih murah daripada kehilangan tender atau menghadapi sanksi. Jika mengurus sendiri, Anda membayar Rp4.850.000–Rp6.100.000 ke LSBU dan asosiasi, ditambah 30–45 hari kerja waktu Anda untuk koordinasi dengan SIKI LPJK, SIMPK, dan SIMPAN. Paket all-in Mitra Konstruksi Rp8.000.000 sudah mencakup biaya resmi LSBU, iuran KTA asosiasi, biaya administrasi, dan seluruh koordinasi pengurusan — selesai dalam 5 hari kerja. Selisihnya hanya Rp1.900.000–Rp3.150.000 untuk menghemat satu bulan penuh kerja Anda.
Jangan biarkan kesalahan pilih subklasifikasi memblokir akses Anda ke tender perancangan kawasan bernilai ratusan juta rupiah. Verifikasi kode SBU yang tepat sebelum dokumen lelang ditutup.
Ringkasan poin kunci
- 1AR002 mencakup lansekap, urban design, dan perancangan kawasan — bukan arsitektur bangunan gedung (AR001)
- 2Ekuitas minimum AR002 kualifikasi Kecil Rp100 juta; Menengah Rp250 juta; Besar Rp500 juta
- 3PJSKBU AR002 wajib memiliki SKK minimum jenjang 6 (Kecil) hingga jenjang 8 (Besar)
- 4Salah pilih subklasifikasi menyebabkan gugur administrasi tender dan potensi sanksi PP 28/2025
- 5Perusahaan boleh memiliki AR002 sekaligus AR001 atau AR003 dengan memenuhi syarat ekuitas masing-masing
- 6Pengurusan SBU AR002 kualifikasi Kecil all-in Rp8.000.000 selesai 5 hari kerja melalui Mitra Konstruksi
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa perbedaan utama SBU AR002 dan AR001?
Apakah AR002 bisa digunakan untuk proyek taman perumahan?
Berapa ekuitas minimum untuk mendaftar SBU AR002 kualifikasi Kecil?
Bolehkah satu perusahaan memegang AR002 sekaligus AR001?
Apa risiko jika perusahaan menggunakan AR001 untuk tender proyek lansekap?
Sumber: belum diverifikasi · Diverifikasi:
Bagian dari panduan
Panduan SBU AR002 Jasa Arsitektural Lainnya 2026: Syarat, Biaya, ProsesSBU AR002 Jasa Arsitektural Lainnya merupakan Sertifikat Badan Usaha legal yang wajib dimiliki oleh seluruh konsultan perancangan lansekap, urban design, dan arsitektur non-gedung di Indonesia pada tahun 2026. Tanpa dokumen ini, perusahaan menghadapi risiko sanksi berat sesuai PP 28/2025 dan tarif PPh final yang membengkak hingga 4%. Kami mengupas tuntas syarat administratif, rincian biaya resmi, perbandingan metode pengurusan, hingga solusi praktis pengurusan cepat.
Perlu bantuan menerapkan panduan ini?
Kami dampingi mulai dari pemetaan subklasifikasi hingga pengajuan ke LSBU.

