Beda SBU AR003 dan Subklasifikasi Terkait 2026: Panduan Memilih

Tim Konsultan Mitra Konstruksi
- Terbit
- Diperbarui
- Waktu baca
- 8 menit baca
Seri panduan · bagian 5 dari 5
- 1. Panduan SBU AR003 Jasa Desain Interior 2026: Syarat, Biaya, Proses
- 2. Syarat SBU AR003 2026 Terbaru: Dokumen Lengkap Desain Interior
- 3. Biaya Pengurusan SBU AR003 2026: All-In vs Urus Sendiri
- 4. Kendala Pengurusan SBU AR003 dan Solusi Praktisnya 2025
- 5. Beda SBU AR003 dan Subklasifikasi Terkait 2026: Panduan Memilih
Pilih AR003 jika perusahaan Anda mengerjakan jasa desain interior — merancang tata ruang, material, pencahayaan, dan furnitur di dalam bangunan gedung maupun bangunan sipil — berdasarkan KBLI 74191. Jangan pilih AR003 untuk perancangan arsitektur bangunan secara keseluruhan (gunakan AR001), pelaksanaan fit-out fisik (gunakan PB003), atau rekayasa struktur dan MEP (gunakan RK001). Regulasi yang berlaku per 2026 adalah PP 28/2025, Permen PU 6/2025, dan SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025. Salah memilih subklasifikasi berarti gugur tender meski teknis memenuhi syarat — kerugian nyata yang bisa dihindari dengan memahami perbedaan keempat kode berikut.
Apa Bedanya AR003 dengan Subklasifikasi Terkait?
Tabel berikut membandingkan AR003 dengan empat subklasifikasi yang paling sering tertukar — AR001, AR002, PB003, dan RK001 — dalam 7 dimensi kunci berdasarkan ketentuan SIKI LPJK dan SIMPK 2026.
| Dimensi | AR003 | AR001 | AR002 | PB003 | RK001 |
|---|---|---|---|---|---|
| Fungsi utama | Jasa desain interior bangunan gedung & sipil | Jasa arsitektural bangunan gedung (perancangan menyeluruh) | Arsitektur lansekap, kawasan, dan non-gedung | Pelaksanaan finishing interior: lantai, dinding, saniter, plafon | Rekayasa struktur dan MEP bangunan gedung |
| KBLI | 74191 | 71101 | 71102 | 43300 | 71201 |
| Kualifikasi tersedia | Kecil, Menengah, Besar, Spesialis | Kecil, Menengah, Besar, Spesialis | Kecil, Menengah, Besar, Spesialis | Kecil, Menengah, Besar | Kecil, Menengah, Besar, Spesialis |
| Ekuitas minimum (Kecil) | Rp100.000.000 | Rp100.000.000 | Rp100.000.000 | Rp100.000.000 | Rp100.000.000 |
| SKK minimum PJSKBU (Kecil) | Jenjang 6 | Jenjang 6 | Jenjang 6 | Jenjang 6 | Jenjang 6 |
| Kapan pilih | Proyek merancang interior: tata letak, material, pencahayaan, furnitur | Perancangan arsitektur bangunan secara menyeluruh | Desain lansekap, taman, kawasan | Pelaksanaan fisik pemasangan keramik, plafon, saniter | Rekayasa struktur beton, baja, sistem MEP |
| Kapan tidak pilih | Saat kontrak mencakup desain façade, struktur, atau pelaksanaan fisik | Saat kontrak terbatas hanya pada interior ruang | Saat proyek di dalam gedung, bukan lansekap | Saat hanya merancang, belum ada pelaksanaan fisik | Saat tidak ada elemen rekayasa struktur atau mekanikal |
Apa Perbedaan Menentukan antara AR003 dan Kode Pembanding Utamanya?
AR003 vs AR001: Desain Interior vs Arsitektur Bangunan
AR001 mencakup perancangan arsitektur bangunan gedung secara keseluruhan — mulai dari konsep massa bangunan, desain façade, denah lantai, hingga koordinasi dengan struktur dan MEP. AR003 berfokus eksklusif pada ruang di dalam bangunan: tata letak ruang interior, pemilihan material finising, skema pencahayaan, spesifikasi furnitur, dan identitas visual merek. Jika sebuah konsultan memenangkan paket desain gedung perkantoran baru yang mencakup fasad dan interior, mereka membutuhkan AR001. Jika kontraknya hanya interior fit-out lantai 3 gedung yang sudah berdiri, AR003 adalah kode yang tepat. Kesalahan paling umum: perusahaan desain interior mendaftar dengan AR001 karena merasa "lebih bergengsi" — padahal panitia tender gedung komersial yang mensyaratkan AR001 akan langsung menggugurkan peserta ber-SBU AR003, dan sebaliknya.
AR003 vs PB003: Merancang vs Mengerjakan
Ini adalah perbedaan paling kritis yang sering diabaikan. AR003 adalah subklasifikasi jasa konsultansi — outputnya berupa dokumen: gambar kerja, shop drawing, RAB interior, dan spesifikasi material. PB003 adalah subklasifikasi jasa pelaksanaan konstruksi — outputnya berupa pekerjaan fisik: pemasangan keramik, plafon gypsum, saniter, dan dinding partisi. Satu perusahaan bisa memiliki keduanya jika badan usaha memiliki dua izin berbeda (konsultansi dan pelaksanaan), namun dalam satu kontrak tender, panitia akan mensyaratkan salah satu — bukan keduanya. Perusahaan yang mengerjakan full-package desain sekaligus pelaksanaan interior perlu mempertimbangkan struktur perusahaan dan skema subkontraktor yang diatur PP 28/2025.
AR003 vs AR002: Interior vs Lansekap
AR002 mencakup arsitektur lansekap, desain kawasan, dan layanan arsitektural non-gedung — taman, ruang terbuka hijau, master plan kawasan perumahan. AR003 terbatas pada ruang interior di dalam bangunan. Pembeda praktisnya sederhana: jika proyek ada di dalam atap bangunan, pilih AR003. Jika proyek ada di luar atau mencakup kawasan, pilih AR002. Beberapa proyek hotel resort membutuhkan keduanya: desain lobby dan kamar (AR003) sekaligus taman dan kolam renang outdoor (AR002).
AR003 vs RK001: Desain Interior vs Rekayasa Teknis
RK001 mencakup rekayasa konstruksi bangunan gedung: perhitungan struktur beton dan baja, desain sistem mekanikal-elektrikal-plumbing (MEP), dan analisis beban bangunan. AR003 tidak mencakup perhitungan rekayasa apapun. Pada proyek renovasi interior skala besar yang memerlukan perubahan struktur — misalnya membuka kolom atau memindahkan shaft MEP — desainer interior ber-AR003 harus berkoordinasi dengan konsultan ber-RK001, bukan mencantumkan lingkup rekayasa dalam kontrak AR003-nya. Panitia tender pemerintah yang mensyaratkan RK001 dan AR003 sekaligus dalam satu paket akan mensyaratkan keduanya pada kontraktor utama atau konsorsium.
Kapan Sebaiknya Memilih AR003?
Pilih AR003 dalam kondisi-kondisi spesifik berikut:
- Kontrak perancangan interior gedung komersial baru. Contoh nyata: paket desain interior mal baru di kawasan CBD dengan lingkup tata letak tenant, area foodcourt, dan lobby — kontrak senilai Rp800 juta yang mensyaratkan SBU AR003 Kecil minimum. Tanpa AR003, penawaran langsung gugur di meja evaluasi administrasi.
- Proyek interior hunian premium. Contoh: desain interior apartemen tower 30 lantai di Jakarta — pengembang mensyaratkan konsultan interior ber-SBU AR003 karena proyek menggunakan dana FLPP dan wajib memenuhi ketentuan SIMPAN Kementerian PUPR.
- Desain interior fasilitas publik pemerintah. Contoh: tender interior gedung puskesmas baru senilai Rp1,2 miliar di Kabupaten Bekasi yang dilelang melalui OSS RBA — panitia mensyaratkan AR003 Menengah dengan ekuitas minimum Rp250.000.000 dan laporan keuangan audit KAP.
- Penyusunan dokumen shop drawing dan RAB interior. Jika lingkup pekerjaan adalah menghasilkan gambar kerja interior dan spesifikasi material sebagai dasar tender fit-out, AR003 adalah satu-satunya subklasifikasi yang sesuai.
- Konsultansi FF&E (Furniture, Fixtures & Equipment). Spesifikasi pengadaan furnitur, koordinasi vendor, dan pengawasan pemasangan yang bersifat konsultansi — bukan pengadaan langsung — masuk lingkup AR003.
- Manajemen desain dan koordinasi kontraktor fit-out. Ketika perusahaan berperan sebagai design manager yang mengawasi kontraktor fit-out agar hasilnya sesuai gambar rancangan, kode yang wajib dicantumkan adalah AR003.
- Renovasi dan restorasi interior bangunan bersejarah. Proyek restorasi interior gedung colonial atau bangunan cagar budaya yang memerlukan perancangan ulang interior tanpa mengubah struktur — AR003 adalah kode yang tepat, bukan AR001 atau RK001.
Kapan Sebaiknya Memilih Alternatifnya?
Pilih AR001 jika:
Lingkup proyek mencakup perancangan arsitektur bangunan gedung secara menyeluruh — termasuk fasad, denah struktur, dan koordinasi disiplin teknis. Jika klien meminta "desain gedung kantor baru dari A sampai Z", AR001 adalah wajib. Desainer interior yang mencoba memenangkan tender AR001 tanpa kode tersebut akan gugur pada tahap evaluasi kualifikasi di lpjk.pu.go.id.
Pilih AR002 jika:
Proyek berfokus pada lansekap, taman, ruang terbuka hijau, atau master plan kawasan. Jika pengembang perumahan membutuhkan desain taman cluster dan jalur pedestrian — bukan interior unitnya — AR002 adalah pilihan tepat. Perusahaan yang mengerjakan resort dengan komponen outdoor dan indoor perlu memiliki keduanya: AR002 untuk area luar, AR003 untuk interior villa dan lobby.
Pilih PB003 jika:
Perusahaan adalah kontraktor pelaksana yang mengerjakan secara fisik: memasang keramik, menyekat dinding gypsum, memasang plafon, atau menginstal saniter. Output PB003 adalah pekerjaan jadi yang bisa diukur dalam meter persegi, bukan dokumen rancangan. Perusahaan interior yang selama ini mengerjakan design-and-build perlu memisahkan SBU konsultansi (AR003) dan SBU pelaksanaan (PB003) sesuai ketentuan PP 28/2025 pasal yang memisahkan badan usaha jasa konstruksi berdasarkan segmen layanan.
Pilih RK001 jika:
Proyek memerlukan perhitungan rekayasa teknis — analisis beban lantai, desain sistem HVAC, atau perhitungan struktur kolom untuk renovasi interior besar yang mengubah elemen struktural. Konsultan desain interior tidak boleh mencantumkan lingkup rekayasa dalam kontrak AR003-nya tanpa berkolaborasi dengan pemegang RK001.
Bisakah Perusahaan Punya Keduanya?
Ya — perusahaan dapat memiliki lebih dari satu subklasifikasi SBU dalam satu badan usaha, termasuk kombinasi AR003 dengan AR001, AR002, atau bahkan PB003 (dengan catatan khusus). Namun ada persyaratan ekuitas dan tenaga ahli yang harus dipenuhi untuk setiap subklasifikasi secara bersamaan.
| Kombinasi SBU | Total Ekuitas Minimum | Jumlah PJSKBU Minimum | Catatan Penting |
|---|---|---|---|
| AR003 Kecil + AR001 Kecil | Rp200.000.000 | 2 orang (masing-masing Jenjang 6) | PJSKBU berbeda untuk tiap subklasifikasi, tidak boleh merangkap |
| AR003 Kecil + AR002 Kecil | Rp200.000.000 | 2 orang (masing-masing Jenjang 6) | SKK interior dan lansekap berbeda — harus orang berbeda |
| AR003 Menengah + AR001 Menengah | Rp500.000.000 | 2 orang (masing-masing Jenjang 7) | Keduanya wajib audit KAP; penjualan tahunan masing-masing minimum Rp1.000.000.000 |
| AR003 Kecil + PB003 Kecil | Rp200.000.000 | 2 orang dengan SKK berbeda | Dua izin berbeda: konsultansi dan pelaksanaan — wajib dua NIB terpisah sesuai PP 28/2025 |
Poin kritis: berdasarkan SK Dirjen 37/KPTS/DK/2025, PJSKBU tidak diperbolehkan merangkap antar subklasifikasi dalam satu badan usaha. Artinya, jika Anda mendaftarkan AR003 dan AR001 sekaligus, Anda membutuhkan dua tenaga ahli berbeda dengan SKK berbeda yang terdaftar di SIKI LPJK. Kombinasi AR003 (konsultansi) dengan PB003 (pelaksanaan) secara teknis memerlukan dua entitas badan usaha yang berbeda — satu SBU Jasa Konsultansi Konstruksi dan satu SBU Jasa Pelaksanaan Konstruksi — karena segmentasinya berbeda di sistem SIMPK.
Apa Dampaknya Jika Salah Pilih Subklasifikasi?
Kesalahan memilih subklasifikasi bukan sekadar masalah administratif — dampaknya terukur dalam rupiah dan waktu. Berikut tiga skenario konkret yang terjadi pada klien yang datang ke Mitra Konstruksi setelah mengalami kerugian:
Skenario 1: Gugur Tender Interior Gedung Pemerintah (Kerugian Rp1,4 Miliar)
Sebuah perusahaan desain interior di Surabaya mendaftar tender interior gedung DPRD senilai Rp1,4 miliar menggunakan SBU AR001 yang dimilikinya — dengan asumsi AR001 "lebih tinggi" dari AR003 sehingga pasti diterima. Panitia mensyaratkan AR003 secara eksplisit dalam dokumen lelang di SIMPAN. Perusahaan dinyatakan tidak memenuhi syarat kualifikasi dan gugur pada tahap evaluasi administrasi. Mereka kehilangan kesempatan memenangkan proyek yang secara teknis dan kapasitas sangat mampu mereka kerjakan — hanya karena kode SBU salah.
Skenario 2: Kontrak Dibatalkan di Tengah Jalan (Kerugian Operasional Rp340 Juta)
Sebuah kontraktor interior di Bandung memenangkan tender fitting-out kantor swasta senilai Rp2,1 miliar. Kontrak berjalan 3 bulan hingga pemilik gedung melakukan due diligence untuk refinancing — dan auditor menemukan bahwa SBU kontraktor tersebut adalah AR003 (konsultansi), bukan PB003 (pelaksanaan). Kontrak dibatalkan karena tidak sesuai perizinan. Kontraktor merugi biaya mobilisasi, material yang sudah terpasang, dan upah pekerja selama 3 bulan sebesar estimasi Rp340 juta tanpa dapat menuntut karena mereka yang tidak memenuhi syarat perizinan.
Skenario 3: Kena Sanksi PPh Lebih Tinggi Tanpa SBU yang Benar
Berdasarkan ketentuan perpajakan yang berlaku, badan usaha jasa konstruksi dengan SBU yang sesuai kualifikasinya berhak atas tarif PPh final yang lebih rendah. Perusahaan yang mengerjakan jasa desain interior tanpa SBU AR003 — atau dengan SBU yang tidak sesuai — kehilangan hak tarif preferensial ini dan dikenakan tarif PPh umum yang secara efektif lebih tinggi 2–4 persen dari nilai kontrak. Pada kontrak Rp1 miliar, perbedaan ini setara Rp20.000.000–40.000.000 lebih besar yang dibayar ke negara hanya karena SBU tidak sesuai.
Skenario 4: Tidak Bisa Perpanjang SBU karena Track Record Tidak Sesuai
Saat perpanjangan SBU melalui LSBU yang terintegrasi di sistem OSS RBA, lembaga sertifikasi akan memverifikasi kesesuaian antara kontrak yang dilaporkan sebagai pengalaman dengan subklasifikasi yang dimohonkan. Perusahaan ber-AR003 yang track record kontraknya berisi pekerjaan pelaksanaan fisik (bukan konsultansi desain) akan ditolak perpanjangannya — atau diturunkan kualifikasinya — karena pengalaman tidak relevan. Tiga tahun masa berlaku SBU terbuang sia-sia karena sejak awal subklasifikasi dipilih tidak sesuai dengan pekerjaan nyata yang dikerjakan.
Kesimpulan analitis: dari 5–8 permohonan SBU per bulan yang kami tangani di Mitra Konstruksi, 3 di antaranya rata-rata berasal dari perusahaan yang sebelumnya salah memilih subklasifikasi dan kini harus mengurus perubahan atau penambahan SBU — proses yang membutuhkan waktu dan biaya tambahan yang seharusnya bisa dihindari sejak awal. Biaya urus sendiri langsung ke LSBU dan asosiasi untuk AR003 Kecil berkisar Rp4.850.000–6.100.000 dengan waktu 30–45 hari kerja. Paket pengurusan lengkap all-in Mitra Konstruksi — sudah termasuk biaya resmi LSBU, iuran KTA asosiasi, biaya administrasi, dan seluruh koordinasi — adalah Rp8.000.000 dengan waktu selesai 5 hari kerja. Selisih hanya Rp1.900.000–3.150.000 untuk menghemat satu bulan penuh waktu kerja Anda, dan lebih penting: memastikan subklasifikasi yang dipilih benar sejak pertama kali.
Ringkasan poin kunci
- 1AR003 (KBLI 74191) khusus perancangan interior — bukan pelaksanaan fit-out fisik maupun arsitektur bangunan
- 2AR001 untuk arsitektur bangunan gedung keseluruhan; AR003 hanya untuk desain interior ruang di dalamnya
- 3PB003 adalah kode pelaksana pemasangan lantai, dinding, plafon — AR003 adalah kode perancangnya
- 4Satu perusahaan dapat memiliki AR003 sekaligus AR001 atau PB003 dengan syarat ekuitas dan SKK terpenuhi
- 5Salah pilih subklasifikasi di dokumen tender menyebabkan gugur administrasi sesuai ketentuan PP 28/2025
- 6Kualifikasi Kecil AR003 mensyaratkan ekuitas minimum Rp100 juta, PJTBU jenjang 7, dan PJSKBU jenjang 6
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa perbedaan utama SBU AR003 dan AR001?
Apakah perusahaan desain interior butuh SBU AR003 untuk ikut tender pemerintah?
Berapa ekuitas minimum untuk mendapatkan SBU AR003 kualifikasi Kecil?
Bisakah satu perusahaan memegang SBU AR003 dan PB003 sekaligus?
Apa risiko jika menggunakan SBU AR003 untuk pekerjaan fit-out interior?
Sumber: belum diverifikasi · Diverifikasi:
Bagian dari panduan
Panduan SBU AR003 Jasa Desain Interior 2026: Syarat, Biaya, ProsesSBU AR003 Jasa Desain Interior adalah Sertifikat Badan Usaha wajib bagi perusahaan konsultansi desain interior di Indonesia berdasarkan PP 28/2025 dan Permen PU 6/2025. Kode ini menggunakan KBLI 74191 — berbeda dari AR001 dan AR002 yang memakai KBLI 71101 — dan mencakup perancangan interior gedung komersial, hunian, fasilitas publik, konsultansi FF&E, serta manajemen desain. Tanpa SBU AR003, perusahaan Anda tidak dapat mengikuti tender desain interior hotel, rumah sakit, dan fasilitas pemerintah, serta berisiko sanksi administratif UU 2/2017. Pengurusan kualifikasi Kecil membutuhkan SKK PJTBU jenjang 7 dan PJSKBU jenjang 6 yang aktif di SIKI LPJK. Biaya pengurusan all-in melalui Mitra Konstruksi adalah Rp8.000.000 dengan estimasi selesai 5 hari kerja, jauh lebih efisien dibanding urus sendiri yang memakan Rp4.850.000–6.100.000 plus 30–45 hari kerja.
Perlu bantuan menerapkan panduan ini?
Kami dampingi mulai dari pemetaan subklasifikasi hingga pengajuan ke LSBU.

